
| Judul | PENGEMBANGAN PARIWISATA PULAU PENYENGAT GUNA MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT OLEH DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA DI KOTA TANJUNGPINANG KEPULAUAN RIAU : - / Vera Christin Mangunsong |
| Pengarang | Vera Christin Mangunsong |
| EDISI | - |
| Penerbitan | Sumedang : IPDN, 2024 |
| Deskripsi Fisik | 12 hlm :Ilus ;-- |
| ISBN | - |
| Subjek | pariwisata kepariwisataan |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengembangan Pulau Penyengat oleh Dinas Kebudayaan dan Parisiwata Kota Tanjungpinang belum maksimal dikarenakan infrastruktur fasilitas yang belum lengkap juga menjadi penyebab belum berhasilnya pengembangan Pulau Penyengat sebagai obyek wisata unggulan di Kota Tanjungpinang, seperti sangat minimnya fasilitas seperti Toilet dan yang lainnya serta kuranganya kesadaran masyarakat terhadap objek wisata Pulau Penyengat. Tujuan: Penelitian diadakan guna mengetahui dan menganalisis Pengembangan Pariwisata Pulau Penyengat oleh Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik Wawancara Semistruktur, Observasi partisipatif & pendekatan teorisasi deduktif, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran serta uraian proses fenomena sosial maupun interaksi yang terbentuk dalam lingkup penelitian. Hasil/Temuan: Hasil Penelitian diperoleh bahwa Pulau Penyengat memiliki kondisi internal yang tinggi dalam pengembangan pariwisata berbasis budaya, namun belum mencapai tujuan yang optimal dan ada faktor yang menjadi penghambat dalam pengembangan pariwisata ini serta Penelitian ini merumuskan beberapa upaya yang dapat dilakukan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam pengembangan destinasi wisata Pulau Penyengat. Kesimpulan: Pengembangan Objek wisata Pulau Penyengat perlu dukangan dan masih perlu perhatain oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang serta masyarakat lokat di sekitaran objek wisata Pulau Penyengat. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19409 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 04894/IPDN/2024 | 910.598 143 7 VER p | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001193591 | ||
| 005 | 20260206120208 | ||
| 020 | # | # | $a - |
| 035 | # | # | $a 0010-0226000675 |
| 082 | # | # | $a 910.598 143 7 |
| 084 | # | # | $a 910.598 143 7 VER p |
| 100 | 0 | # | $a Vera Christin Mangunsong |
| 245 | 1 | # | $a PENGEMBANGAN PARIWISATA PULAU PENYENGAT GUNA MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT OLEH DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA DI KOTA TANJUNGPINANG KEPULAUAN RIAU : $b - /$c Vera Christin Mangunsong |
| 250 | # | # | $a - |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 |
| 300 | # | # | $a 12 hlm : $b Ilus ; $c -$e - |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengembangan Pulau Penyengat oleh Dinas Kebudayaan dan Parisiwata Kota Tanjungpinang belum maksimal dikarenakan infrastruktur fasilitas yang belum lengkap juga menjadi penyebab belum berhasilnya pengembangan Pulau Penyengat sebagai obyek wisata unggulan di Kota Tanjungpinang, seperti sangat minimnya fasilitas seperti Toilet dan yang lainnya serta kuranganya kesadaran masyarakat terhadap objek wisata Pulau Penyengat. Tujuan: Penelitian diadakan guna mengetahui dan menganalisis Pengembangan Pariwisata Pulau Penyengat oleh Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik Wawancara Semistruktur, Observasi partisipatif & pendekatan teorisasi deduktif, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran serta uraian proses fenomena sosial maupun interaksi yang terbentuk dalam lingkup penelitian. Hasil/Temuan: Hasil Penelitian diperoleh bahwa Pulau Penyengat memiliki kondisi internal yang tinggi dalam pengembangan pariwisata berbasis budaya, namun belum mencapai tujuan yang optimal dan ada faktor yang menjadi penghambat dalam pengembangan pariwisata ini serta Penelitian ini merumuskan beberapa upaya yang dapat dilakukan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam pengembangan destinasi wisata Pulau Penyengat. Kesimpulan: Pengembangan Objek wisata Pulau Penyengat perlu dukangan dan masih perlu perhatain oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang serta masyarakat lokat di sekitaran objek wisata Pulau Penyengat. |
| 650 | # | 4 | $a pariwisata kepariwisataan |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19409 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :