
| Judul | PENGEMBANGAN WISATA BAHARI PULAU KARAMPUANG OLEH DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN MAMUJU PROVINSI SULAWESI BARAT : - / Muh Adrian H. |
| Pengarang | Muh Adrian H. Didi Supriadi |
| EDISI | - |
| Penerbitan | Sumedang : IPDN, 2024 |
| Deskripsi Fisik | 13 hlm :Ilus ;-- |
| ISBN | - |
| Subjek | pariwisata kepariwisataan |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pulau Karampuang menjadi salah satu destinasi wisata yang ada di Kabupaten Mamuju yang memiliki keindahan pantai, pulau dan surga bawah laut berupa keaneragaman hayati seperti terumbu karang dan biota laut yang eksotik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan wisata bahari pulau karampuang Oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju. Mengidentifikasi faktor penghambat serta upaya yang dilakukan dalam meningkatkan pengembangan wisata tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu dengan wawancara, observasi, kemudian dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pulau Karampuang memiliki beragam daya tarik wisata seperti pantai pasir putih, formasi batu karang yang memukau, dan kehidupan bawah laut yang menakjubkan. Budaya lokal seperti Sumur Jodoh juga menambah pesona pulau. Fasilitas seperti gazebo, toilet umum, tempat sampah, dan homestay tersedia. Akses menuju pulau diatur dengan kapal untuk mempertahankan nuansa tradisional. Promosi melalui media sosial dan kerjasama dengan pihak lain meningkatkan eksposur. Keamanan ditekankan melalui pos penjagaan oleh petugas lokal. Kendala seperti pemeliharaan fasilitas dan minimnya partisipasi masyarakat dapat diatasi dengan perbaikan infrastruktur, peningkatan kesadaran akan pelestarian alam, dan kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. Kesimpulan: Pulau Karampuang memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata dengan keindahan pantai, batu karang, dan kehidupan bawah laut yang menarik. Selain itu, pulau ini menawarkan pengalaman budaya lokal, fasilitas yang memadai, dan akses transportasi yang baik. Meskipun demikian, terdapat kendala seperti pemeliharaan fasilitas yang kurang, partisipasi masyarakat yang rendah, dan infrastruktur yang kurang optimal. Kerjasama antara pemerintah, swasta, dan masyarakat lokal sangat penting untuk perbaikan infrastruktur, promosi pariwisata, dan pelestarian lingkungan. Dengan kolaborasi yang baik, Pulau Karampuang dapat menjadi destinasi wisata berkualitas dan berkelanjutan, memberikan manfaat positif bagi daerah dan masyarakat. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19945 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 04903/IPDN/2024 | 910.598 461 2 MUH p | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001193600 | ||
| 005 | 20260206122902 | ||
| 020 | # | # | $a - |
| 035 | # | # | $a 0010-0226000684 |
| 082 | # | # | $a 910.598 461 2 |
| 084 | # | # | $a 910.598 461 2 MUH p |
| 100 | 0 | # | $a Muh Adrian H. |
| 245 | 1 | # | $a PENGEMBANGAN WISATA BAHARI PULAU KARAMPUANG OLEH DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN MAMUJU PROVINSI SULAWESI BARAT : $b - /$c Muh Adrian H. |
| 250 | # | # | $a - |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 |
| 300 | # | # | $a 13 hlm : $b Ilus ; $c -$e - |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pulau Karampuang menjadi salah satu destinasi wisata yang ada di Kabupaten Mamuju yang memiliki keindahan pantai, pulau dan surga bawah laut berupa keaneragaman hayati seperti terumbu karang dan biota laut yang eksotik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan wisata bahari pulau karampuang Oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju. Mengidentifikasi faktor penghambat serta upaya yang dilakukan dalam meningkatkan pengembangan wisata tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu dengan wawancara, observasi, kemudian dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pulau Karampuang memiliki beragam daya tarik wisata seperti pantai pasir putih, formasi batu karang yang memukau, dan kehidupan bawah laut yang menakjubkan. Budaya lokal seperti Sumur Jodoh juga menambah pesona pulau. Fasilitas seperti gazebo, toilet umum, tempat sampah, dan homestay tersedia. Akses menuju pulau diatur dengan kapal untuk mempertahankan nuansa tradisional. Promosi melalui media sosial dan kerjasama dengan pihak lain meningkatkan eksposur. Keamanan ditekankan melalui pos penjagaan oleh petugas lokal. Kendala seperti pemeliharaan fasilitas dan minimnya partisipasi masyarakat dapat diatasi dengan perbaikan infrastruktur, peningkatan kesadaran akan pelestarian alam, dan kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. Kesimpulan: Pulau Karampuang memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata dengan keindahan pantai, batu karang, dan kehidupan bawah laut yang menarik. Selain itu, pulau ini menawarkan pengalaman budaya lokal, fasilitas yang memadai, dan akses transportasi yang baik. Meskipun demikian, terdapat kendala seperti pemeliharaan fasilitas yang kurang, partisipasi masyarakat yang rendah, dan infrastruktur yang kurang optimal. Kerjasama antara pemerintah, swasta, dan masyarakat lokal sangat penting untuk perbaikan infrastruktur, promosi pariwisata, dan pelestarian lingkungan. Dengan kolaborasi yang baik, Pulau Karampuang dapat menjadi destinasi wisata berkualitas dan berkelanjutan, memberikan manfaat positif bagi daerah dan masyarakat. |
| 650 | # | 4 | $a pariwisata kepariwisataan |
| 700 | 0 | # | $a Didi Supriadi |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19945 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :