Cite This        Tampung        Export Record
Judul IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KOTA SORONG PROVINSI PAPUA BARAT DAYA / Tenau, Agnes Sisilia
Pengarang Tenau, Agnes Sisilia
Achmad Nur Sutikno
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 15
Subjek Pengamanan dari Bencana Banjir
Abstrak Permasalahan: Banjir merupakan bencana alam yang sering terjadi di Kota Sorong dan berdampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat serta pembangunan daerah. Penanggulangan bencana banjir oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sorong sangat bergantung pada penggunaan teknologi untuk pemantauan dan mitigasi. Namun, keterbatasan ketersediaan teknologi dan ketepatan penggunaannya menjadi hambatan utama dalam efektivitas penanggulangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan penanggulangan banjir oleh BPBD Kota Sorong dengan fokus pada aspek teknologi yang digunakan. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pejabat BPBD dan observasi lapangan terkait penggunaan teknologi seperti drone, Early Warning System (EWS), laptop, dan Handy Talky (HT). Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi kendala dan peluang dalam pemanfaatan teknologi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPBD Kota Sorong telah memanfaatkan berbagai teknologi sebagai alat bantu dalam mitigasi banjir, namun keterbatasan anggaran mengakibatkan teknologi yang ada tidak terawat dengan baik dan ketersediaan alat baru sangat minim. Ketergantungan pada peminjaman teknologi dari instansi lain, seperti Dinas PUPR, juga menghambat kelancaran operasional. Selain itu, kurangnya pelatihan dan kapasitas sumber daya manusia dalam mengoperasikan teknologi turut memengaruhi efektivitas pelaksanaan kebijakan. Kesimpulan: Keberhasilan penanggulangan banjir di Kota Sorong sangat dipengaruhi oleh ketepatan penggunaan dan ketersediaan teknologi yang memadai, dukungan anggaran, koordinasi antar lembaga, serta peningkatan kapasitas SDM. Diperlukan perbaikan manajemen teknologi dan penguatan sinergi antar instansi agar penanganan bencana dapat berjalan lebih efektif dan responsif. Kata kunci: Implementasi, Banjir, Penanggulangan Bencana
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23020

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06966/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192534
005 20260127102528
035 # # $a 0010-0126000979
082 # # $a 363.349 309 598 831 3
084 # # $a 363.349 309 598 831 3 TEN i
100 0 # $a Tenau, Agnes Sisilia
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KOTA SORONG PROVINSI PAPUA BARAT DAYA /$c Tenau, Agnes Sisilia
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 15
520 # # $a Permasalahan: Banjir merupakan bencana alam yang sering terjadi di Kota Sorong dan berdampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat serta pembangunan daerah. Penanggulangan bencana banjir oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sorong sangat bergantung pada penggunaan teknologi untuk pemantauan dan mitigasi. Namun, keterbatasan ketersediaan teknologi dan ketepatan penggunaannya menjadi hambatan utama dalam efektivitas penanggulangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan penanggulangan banjir oleh BPBD Kota Sorong dengan fokus pada aspek teknologi yang digunakan. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pejabat BPBD dan observasi lapangan terkait penggunaan teknologi seperti drone, Early Warning System (EWS), laptop, dan Handy Talky (HT). Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi kendala dan peluang dalam pemanfaatan teknologi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPBD Kota Sorong telah memanfaatkan berbagai teknologi sebagai alat bantu dalam mitigasi banjir, namun keterbatasan anggaran mengakibatkan teknologi yang ada tidak terawat dengan baik dan ketersediaan alat baru sangat minim. Ketergantungan pada peminjaman teknologi dari instansi lain, seperti Dinas PUPR, juga menghambat kelancaran operasional. Selain itu, kurangnya pelatihan dan kapasitas sumber daya manusia dalam mengoperasikan teknologi turut memengaruhi efektivitas pelaksanaan kebijakan. Kesimpulan: Keberhasilan penanggulangan banjir di Kota Sorong sangat dipengaruhi oleh ketepatan penggunaan dan ketersediaan teknologi yang memadai, dukungan anggaran, koordinasi antar lembaga, serta peningkatan kapasitas SDM. Diperlukan perbaikan manajemen teknologi dan penguatan sinergi antar instansi agar penanganan bencana dapat berjalan lebih efektif dan responsif. Kata kunci: Implementasi, Banjir, Penanggulangan Bencana
650 # 4 $a Pengamanan dari Bencana Banjir
700 0 # $a Achmad Nur Sutikno
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23020
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
PARTISIPASI DAN PERAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) PUBLIK DI KECAMATAN CIHIDEUNG KOTA TASIKMALAYA PROVINSI JAWA BARAT : PENELITIAN KELOMPOK / JULIATINI PRIHATINI, M.Si BUDIDAYA TERPADU PERTANIAN RAMAH LINGKUNGAN : MODUL PELATIHAN PERTANIAN / Ir. ACHMAD NUR SUTIKNO, M.Si EFEKTIVITAS PROGRAM RELOKASI PASAR DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PEDAGANG DI PASAR BAUNTUNG KOTA BANJARBARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN / NOVIANA MADANI WIBOWO PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KECAMATAN SINGKIL DALAM MITIGASI BENCANA BANJIR DI KOTA MANADO PROVINSI SULAWESI UTARA / Lumintang, Judha Joshua STRATEGI DINAS KETENAGAKERJAAN DALAM MENGURANGI ANGKA PENGANGGURAN DI KOTA MEDAN PROVINSI SUMATERA UTARA / Nasution, Muhammad Haoli Tidar Show More