
| Judul | STRATEGI DINAS KETENAGAKERJAAN DALAM MENGURANGI ANGKA PENGANGGURAN DI KOTA MEDAN PROVINSI SUMATERA UTARA / Nasution, Muhammad Haoli Tidar |
| Pengarang | Nasution, Muhammad Haoli Tidar Achmad Nur Sutikno |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 12 |
| Subjek | Pengangguran di Kota Medan |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Tingginya angka pengangguran di Kota Medan menjadi salah satu tantangan utama pembangunan daerah. Meskipun Dinas Ketenagakerjaan telah melaksanakan berbagai program pelatihan kerja dan penempatan tenaga kerja, tingkat pengangguran masih belum menunjukkan penurunan yang signifikan. Permasalahan ini menunjukkan perlunya strategi yang lebih terarah dan terukur dari lembaga terkait. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan dalam mengurangi angka pengangguran, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan strategi tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara mendalam, dokumentasi, dan observasi. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) digunakan untuk menentukan prioritas strategi yang paling efektif. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi prioritas Dinas Ketenagakerjaan meliputi pelatihan kerja berbasis kebutuhan industri, penempatan tenaga kerja melalui kerja sama dengan swasta, serta penguatan sistem informasi ketenagakerjaan seperti aplikasi SIDUTA. Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan anggaran, kurangnya tenaga pelatih profesional, serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam program ketenagakerjaan. Kesimpulan: Strategi pengurangan pengangguran akan lebih optimal jika Dinas Ketenagakerjaan memperkuat sinergi dengan sektor swasta, meningkatkan kualitas pelatihan kerja, serta memaksimalkan peran teknologi informasi dalam mendukung pelayanan ketenagakerjaan yang inklusif dan efisien. Kata Kunci: Pengangguran, Strategi Ketenagakerjaan, AHP |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24344 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 07209/IPDN/2025 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192828 | ||
| 005 | 20260129105052 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126001273 |
| 082 | # | # | $a 331.137 598 121 1 |
| 084 | # | # | $a 331.137 598 121 1 MUH s |
| 100 | 3 | # | $a Nasution, Muhammad Haoli Tidar |
| 245 | 1 | # | $a STRATEGI DINAS KETENAGAKERJAAN DALAM MENGURANGI ANGKA PENGANGGURAN DI KOTA MEDAN PROVINSI SUMATERA UTARA /$c Nasution, Muhammad Haoli Tidar |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 12 |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Tingginya angka pengangguran di Kota Medan menjadi salah satu tantangan utama pembangunan daerah. Meskipun Dinas Ketenagakerjaan telah melaksanakan berbagai program pelatihan kerja dan penempatan tenaga kerja, tingkat pengangguran masih belum menunjukkan penurunan yang signifikan. Permasalahan ini menunjukkan perlunya strategi yang lebih terarah dan terukur dari lembaga terkait. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan dalam mengurangi angka pengangguran, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan strategi tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara mendalam, dokumentasi, dan observasi. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) digunakan untuk menentukan prioritas strategi yang paling efektif. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi prioritas Dinas Ketenagakerjaan meliputi pelatihan kerja berbasis kebutuhan industri, penempatan tenaga kerja melalui kerja sama dengan swasta, serta penguatan sistem informasi ketenagakerjaan seperti aplikasi SIDUTA. Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan anggaran, kurangnya tenaga pelatih profesional, serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam program ketenagakerjaan. Kesimpulan: Strategi pengurangan pengangguran akan lebih optimal jika Dinas Ketenagakerjaan memperkuat sinergi dengan sektor swasta, meningkatkan kualitas pelatihan kerja, serta memaksimalkan peran teknologi informasi dalam mendukung pelayanan ketenagakerjaan yang inklusif dan efisien. Kata Kunci: Pengangguran, Strategi Ketenagakerjaan, AHP |
| 650 | # | 4 | $a Pengangguran di Kota Medan |
| 700 | 0 | # | $a Achmad Nur Sutikno |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24344 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :