Cite This        Tampung        Export Record
Judul IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENURUNAN STUNTING DI KABUPATEN TELUK WONDAMA PROVINSI PAPUA BARAT / Karubuy, Ichwal Farizan Nugraha
Pengarang Karubuy, Ichwal Farizan Nugraha
Roslianah
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2024
Deskripsi Fisik 11 :ilus
Subjek Penanganan Masalah Stunting
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP bahwa Distrik Wondiboi Kabupaten Teluk Wondama Provinsi Papua Barat setiap tahun mengalami peningkatan jumlah stunting. Masih terdapat banyak hambatan di dalamnya sehingga membuat pelaksanaannya belum optimal, oleh karena itu Pemerintahah Kabupaten Teluk Wondama mengambil langkah kebijakan penurunan stunting berdasar Keputusan Bupati Nomor 13 Tahun 2019 Tentang Penurunan Stunting. Tujuan: Penelitian ini untuk menganalisis Implementasi 2 Implementasi Kebijakan Penurunan Stunting Di Kabupaten Teluk Wondama Provinsi Papua Barat. Metode: Pendekatan Penelitian yang digunakan penulis adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan teori Implementasi dari teori Van Meter dan Carl Van Horn (wahab, 2014) serta menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah penyajian data, analisis data, triangulasi data, dan penarikan kesimpulan dalam menelaah kebijakan penurunan stunting di Distrik Wondiboi Kabupaten Teluk Wondama telah berjalan dengan baik meskipun belum optimal dalam pelaksanaannya. Hasil/Temuan: Implementasi Kebijakan Penurunan Stunting di Distrik Wondiboi Kabupaten Teluk Wondama Provinsi Papua Barat menunjukkan hasil beragam. Standar dan Tujuan Kebijakan serta Sumber Daya masih belum optimal, ditandai dengan peningkatan angka stunting dan kekurangan sumber daya. Karakteristik Organisasi Pelaksana, Komunikasi Antar Organisasi, dan Sikap Para Pelaksana telah mencapai optimalitas. Lingkungan belum optimal, terlihat dari minimnya pengetahuan masyarakat dan peningkatan angka stunting. Kesimpulan: Implementasi Kebijakan Penurunan Stunting di Distrik Wondiboi menunjukkan bahwa meskipun beberapa dimensi seperti Karakteristik Organisasi, Komunikasi, dan Sikap Para Pelaksana telah optimal, dimensi Standar dan Tujuan, Sumber Daya, dan Lingkungan masih memerlukan perbaikan. Faktor pendukung termasuk kebijakan lokal dan koordinasi yang baik, sementara faktor penghambat adalah kekurangan sumber daya dan pengetahuan masyarakat. Upaya lebih lanjut diperlukan untuk mencapai penurunan stunting yang lebih efektif.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19714

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04809/IPDN/2024 363.809 598 833 2 KAR i Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193476
005 20260206091657
035 # # $a 0010-0226000560
082 # # $a 363.809 598 833 2
084 # # $a 363.809 598 833 2 KAR i
100 0 # $a Karubuy, Ichwal Farizan Nugraha
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENURUNAN STUNTING DI KABUPATEN TELUK WONDAMA PROVINSI PAPUA BARAT /$c Karubuy, Ichwal Farizan Nugraha
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024
300 # # $a 11 : $b ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP bahwa Distrik Wondiboi Kabupaten Teluk Wondama Provinsi Papua Barat setiap tahun mengalami peningkatan jumlah stunting. Masih terdapat banyak hambatan di dalamnya sehingga membuat pelaksanaannya belum optimal, oleh karena itu Pemerintahah Kabupaten Teluk Wondama mengambil langkah kebijakan penurunan stunting berdasar Keputusan Bupati Nomor 13 Tahun 2019 Tentang Penurunan Stunting. Tujuan: Penelitian ini untuk menganalisis Implementasi 2 Implementasi Kebijakan Penurunan Stunting Di Kabupaten Teluk Wondama Provinsi Papua Barat. Metode: Pendekatan Penelitian yang digunakan penulis adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan teori Implementasi dari teori Van Meter dan Carl Van Horn (wahab, 2014) serta menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah penyajian data, analisis data, triangulasi data, dan penarikan kesimpulan dalam menelaah kebijakan penurunan stunting di Distrik Wondiboi Kabupaten Teluk Wondama telah berjalan dengan baik meskipun belum optimal dalam pelaksanaannya. Hasil/Temuan: Implementasi Kebijakan Penurunan Stunting di Distrik Wondiboi Kabupaten Teluk Wondama Provinsi Papua Barat menunjukkan hasil beragam. Standar dan Tujuan Kebijakan serta Sumber Daya masih belum optimal, ditandai dengan peningkatan angka stunting dan kekurangan sumber daya. Karakteristik Organisasi Pelaksana, Komunikasi Antar Organisasi, dan Sikap Para Pelaksana telah mencapai optimalitas. Lingkungan belum optimal, terlihat dari minimnya pengetahuan masyarakat dan peningkatan angka stunting. Kesimpulan: Implementasi Kebijakan Penurunan Stunting di Distrik Wondiboi menunjukkan bahwa meskipun beberapa dimensi seperti Karakteristik Organisasi, Komunikasi, dan Sikap Para Pelaksana telah optimal, dimensi Standar dan Tujuan, Sumber Daya, dan Lingkungan masih memerlukan perbaikan. Faktor pendukung termasuk kebijakan lokal dan koordinasi yang baik, sementara faktor penghambat adalah kekurangan sumber daya dan pengetahuan masyarakat. Upaya lebih lanjut diperlukan untuk mencapai penurunan stunting yang lebih efektif.
650 # 4 $a Penanganan Masalah Stunting
700 0 # $a Roslianah
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19714
Content Unduh katalog