Cite This        Tampung        Export Record
Judul IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN STUNTING DI KOTA TANGERANG SELATAN PROVINSI BANTEN / Emiralda Maheswari
Pengarang Emiralda Maheswari
Pratiwi Nurhascaryani
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2024
Deskripsi Fisik 11 :illus
Subjek Penanganan Masalah Stunting
Abstrak Permasalahan (GAP): Strategi untuk meningkatkan pencegahan stunting akan lebih tepat jika intervensi gizi spesifik serta intervensi gizi sensitif dilaksanakan secara berkesinambungan. Berkesinambungannya penyampaian layanan memerlukan kolaborasi dalam setiap pelaksanaan kegiatan mulai dari perencanaan hingga pemantauan untuk memberikan jaminan bahwa seluruh pelayanan intervensi gizi dapat dilaksanakan oleh sasaran terutama masyarakat yang tidak mampu. Tujuan: untuk mengetahui implementasi kebijakan penanggulangan stunting di Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten, faktor penghambat implementasi kebijakan penanggulangan stunting di Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten, dan Upaya apa saja yang dilakukan untuk mengatasi faktor penghambat dalam implementasi kebijakan penanggulangan stunting di Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan deduktif, pengumpulan data yang digunakan ialah data primer, yang bersumber kepada wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan menggunakan teknik triangulasi. Hasil/Temuan: 2 Kebijakan yang ditetapkan untuk menanggulangi stunting di Tangerang Selatan dituliskan dengan jelas dan ditetapkan sejalan dengan kebijakan yang ada. Dinas Kesehatan Tangerang Selatan mampu melaksanakan sikap yang tepat untuk menanggulangi stunting. Dinas Kesehatan Tangerang Selatan dapat bekerja sama untuk menentukan kebijakan yang tepat dalam menanggulangi stunting. Kesimpulan: Faktor penghambat dalam implementasi kebijakan penanggulangan stunting di Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten yaitu kurangnya anggaran sehingga kebijakan belum dapat terlaksana dengan maksimal. Upaya untuk mengatasi faktor penghambat dalam implementasi kebijakan penanggulangan stunting di Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten adalah Meningkatkan ketersediaan anggaran dengan bekerja sama dengan pemangku kepentingan lainnya.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19907

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04608/IPDN/2024 363.809 598 232 3 EMI i Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193233
005 20260204094622
035 # # $a 0010-0226000317
082 # # $a 363.809 598 232 3
084 # # $a 363.809 598 232 3 EMI i
100 0 # $a Emiralda Maheswari
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN STUNTING DI KOTA TANGERANG SELATAN PROVINSI BANTEN /$c Emiralda Maheswari
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024
300 # # $a 11 : $b illus
520 # # $a Permasalahan (GAP): Strategi untuk meningkatkan pencegahan stunting akan lebih tepat jika intervensi gizi spesifik serta intervensi gizi sensitif dilaksanakan secara berkesinambungan. Berkesinambungannya penyampaian layanan memerlukan kolaborasi dalam setiap pelaksanaan kegiatan mulai dari perencanaan hingga pemantauan untuk memberikan jaminan bahwa seluruh pelayanan intervensi gizi dapat dilaksanakan oleh sasaran terutama masyarakat yang tidak mampu. Tujuan: untuk mengetahui implementasi kebijakan penanggulangan stunting di Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten, faktor penghambat implementasi kebijakan penanggulangan stunting di Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten, dan Upaya apa saja yang dilakukan untuk mengatasi faktor penghambat dalam implementasi kebijakan penanggulangan stunting di Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan deduktif, pengumpulan data yang digunakan ialah data primer, yang bersumber kepada wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan menggunakan teknik triangulasi. Hasil/Temuan: 2 Kebijakan yang ditetapkan untuk menanggulangi stunting di Tangerang Selatan dituliskan dengan jelas dan ditetapkan sejalan dengan kebijakan yang ada. Dinas Kesehatan Tangerang Selatan mampu melaksanakan sikap yang tepat untuk menanggulangi stunting. Dinas Kesehatan Tangerang Selatan dapat bekerja sama untuk menentukan kebijakan yang tepat dalam menanggulangi stunting. Kesimpulan: Faktor penghambat dalam implementasi kebijakan penanggulangan stunting di Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten yaitu kurangnya anggaran sehingga kebijakan belum dapat terlaksana dengan maksimal. Upaya untuk mengatasi faktor penghambat dalam implementasi kebijakan penanggulangan stunting di Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten adalah Meningkatkan ketersediaan anggaran dengan bekerja sama dengan pemangku kepentingan lainnya.
650 # 4 $a Penanganan Masalah Stunting
700 0 # $a Pratiwi Nurhascaryani
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19907
Content Unduh katalog