Cite This        Tampung        Export Record
Judul IMPLEMENTASI PROGRAM JAKARTA ENTREPRENEUR (JAKPRENEUR) DALAM MENGURANGI ANGKA PENGANGGURAN TERBUKA DI KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR PROVINSI DKI JAKARTA / Razaq Ahnaf Naufal
Pengarang Razaq Ahnaf Naufal
Pratiwi Nurhascaryani
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 14 :Ilus
Subjek Pengangguran
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengangguran terbuka masih menjadi permasalahan yang serius yang dihadapi pemerintah, termasuk di Provinsi DKI Jakarta. Kota Administrasi Jakarta Timur menjadi salah satu wilayah dengan tingkat pengangguran terbuka tertinggi di provinsi ini. Sebagai respon, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menginisiasi program Jakarta Entrepreneur (Jakpreneur), guna memberdayakan masyarakat melalui pengembangan kewirausahaan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi program Jakpreneur dalam mengurangi angka pengangguran terbuka di Kota Administrasi Jakarta Timur Provinsi DKI Jakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode ini dipilih karena memiliki ciri khas berupa penjelasan yang mendalam dan rinci pada suatu topik yang memang harus dilakukan pendeskripsian lengkap tidak hanya menggunakan rangkaian angka angka. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dan dokumentasi pada beberapa dokumen pendukung dan juga foto. Teori utama yang dipakai untuk menganalisis topik ini adalah Teori Implementasi kebijakan Charles O Jones (1996). Infoman yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah 8 informan. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan serta verifikasi. Penelitian ini menggunakan human instrument atau penulis sebegai instrument tunggal. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis masing masing dimensi dilakukan, dimana pada dimensi organisasi sebenarnya sudah terdapat badan pelaksana yang jelas akan tetapi peran sumber daya manusia yang ada didalamnya masih belum maksimal, selanjutnya pada dimensi interpretasi diketahui bahwa hasil penelitian menunjukkan belum adanya pemahaman yang baik ditengah Masyarakat terhadap tujuan adanya Jakpreneur ini, selanjutnya pada dimensi aplikasi, sebenarnya sudah terdapat aplikasi SOP Pelaksanaan yang baik namun dalam praktiknya masih menemui beberapa kendala teknis yang perlu diperbaiki. Kesimpulan: Secara umum hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi program Jakpreneur dalam mengurangi angka pengangguran terbuka di Kota Administrasi Jakarta Timur masih belum optimal, karena beberapa indikator yang masih belum mencapai hasil yang diharapkan. Kata Kunci: Jakpreneur, Pengangguran Terbuka, Kewirausahaan, Implementasi Kebijakan, Jakarta Timur.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24386

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06638/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001191975
005 20260119085755
035 # # $a 0010-0126000420
082 # # $a 331.137 598 225
084 # # $a 331.137 598 225 RAZ i
100 0 # $a Razaq Ahnaf Naufal
245 1 # $a IMPLEMENTASI PROGRAM JAKARTA ENTREPRENEUR (JAKPRENEUR) DALAM MENGURANGI ANGKA PENGANGGURAN TERBUKA DI KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR PROVINSI DKI JAKARTA /$c Razaq Ahnaf Naufal
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 14 : $b Ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengangguran terbuka masih menjadi permasalahan yang serius yang dihadapi pemerintah, termasuk di Provinsi DKI Jakarta. Kota Administrasi Jakarta Timur menjadi salah satu wilayah dengan tingkat pengangguran terbuka tertinggi di provinsi ini. Sebagai respon, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menginisiasi program Jakarta Entrepreneur (Jakpreneur), guna memberdayakan masyarakat melalui pengembangan kewirausahaan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi program Jakpreneur dalam mengurangi angka pengangguran terbuka di Kota Administrasi Jakarta Timur Provinsi DKI Jakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode ini dipilih karena memiliki ciri khas berupa penjelasan yang mendalam dan rinci pada suatu topik yang memang harus dilakukan pendeskripsian lengkap tidak hanya menggunakan rangkaian angka angka. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dan dokumentasi pada beberapa dokumen pendukung dan juga foto. Teori utama yang dipakai untuk menganalisis topik ini adalah Teori Implementasi kebijakan Charles O Jones (1996). Infoman yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah 8 informan. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan serta verifikasi. Penelitian ini menggunakan human instrument atau penulis sebegai instrument tunggal. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis masing masing dimensi dilakukan, dimana pada dimensi organisasi sebenarnya sudah terdapat badan pelaksana yang jelas akan tetapi peran sumber daya manusia yang ada didalamnya masih belum maksimal, selanjutnya pada dimensi interpretasi diketahui bahwa hasil penelitian menunjukkan belum adanya pemahaman yang baik ditengah Masyarakat terhadap tujuan adanya Jakpreneur ini, selanjutnya pada dimensi aplikasi, sebenarnya sudah terdapat aplikasi SOP Pelaksanaan yang baik namun dalam praktiknya masih menemui beberapa kendala teknis yang perlu diperbaiki. Kesimpulan: Secara umum hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi program Jakpreneur dalam mengurangi angka pengangguran terbuka di Kota Administrasi Jakarta Timur masih belum optimal, karena beberapa indikator yang masih belum mencapai hasil yang diharapkan. Kata Kunci: Jakpreneur, Pengangguran Terbuka, Kewirausahaan, Implementasi Kebijakan, Jakarta Timur.
650 # 4 $a Pengangguran
700 0 # $a Pratiwi Nurhascaryani
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24386
Content Unduh katalog