Cite This        Tampung        Export Record
Judul IMPLEMENTASI PELAYANAN ADMINISTRASI TERPADU KECAMATAN (PATEN) DI KECAMATAN LOA JANAN ILIR KOTA SAMARINDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR / QAUSA YANOTAMA FARAKHAN
Pengarang QAUSA YANOTAMA FARAKHAN
Roslianah
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 11 :ilus
Subjek Administrasi Pemerintahan Daerah
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang(GAP) : Salah satu cara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik namun pada pelaksanaan di Kecamatan Loa Janan Ilir terjadi masalah seperti Kurangnya ketersediaan informasi dan masih rendahnya kualitas sumber daya. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana implementasi kebijakan, faktor pendukung dan penghambat serta upaya untuk meningkatkan Implementasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di Kecamatan Loa Janan Ilir Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur. Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan deduktif. Hasil/Temuan : temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Kebijakan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) belum berjalan dengan maksimal yang mana terdapat beberapa penghambat dalam pelaksanaannya yaitu dari dimensi sumber daya ditemukan kurangnya sarana dan prasarana untuk menunjang pelaksanaan kebijakan hal ini terlihat dari ketersediaan sarana dan prasarana dalam melayani masyarakat yang belum memadai, tingkat kualitas dan kuantitas sumber daya manusia yang rendah sehingga belum maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terlihat dari jumlah serta latar belakang pendidikan petugas, pada dimensi komunikasi ditemukan tingkat sosialisasi yang rendah kepada masyarakat sehingga masyarakat tidak mengetahui terkait PATEN, rendahnya tingkat laporan yang diberikan terlihat dari tidak konsistennya pelaporan kegiatan PATEN kepada tim teknis PATEN. Kesimpulan : Kebijakan yang diselenggarakan oleh penyelenggara pelayanan publik dapat dikatakan berhasil apabila berhasil mencapai tujuan ditetapkannya kebijakan tersebut. Dan didapatkan bahwa dimensi yang paling menonjol dan berpengaruh terhadap implementasi pelayanan administrasi terpadu kecamatan (PATEN) ini yaitu dimensi sumber daya.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14199

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06977/IPDN/2023 352.1509598 QAU i Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001195280
005 20260413042610
035 # # $a 0010-0426000425
082 # # $a 352.1509598
084 # # $a 352.1509598 QAU i
100 0 # $a QAUSA YANOTAMA FARAKHAN
245 1 # $a IMPLEMENTASI PELAYANAN ADMINISTRASI TERPADU KECAMATAN (PATEN) DI KECAMATAN LOA JANAN ILIR KOTA SAMARINDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR /$c QAUSA YANOTAMA FARAKHAN
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 11 : $b ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang(GAP) : Salah satu cara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik namun pada pelaksanaan di Kecamatan Loa Janan Ilir terjadi masalah seperti Kurangnya ketersediaan informasi dan masih rendahnya kualitas sumber daya. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana implementasi kebijakan, faktor pendukung dan penghambat serta upaya untuk meningkatkan Implementasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di Kecamatan Loa Janan Ilir Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur. Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan deduktif. Hasil/Temuan : temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Kebijakan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) belum berjalan dengan maksimal yang mana terdapat beberapa penghambat dalam pelaksanaannya yaitu dari dimensi sumber daya ditemukan kurangnya sarana dan prasarana untuk menunjang pelaksanaan kebijakan hal ini terlihat dari ketersediaan sarana dan prasarana dalam melayani masyarakat yang belum memadai, tingkat kualitas dan kuantitas sumber daya manusia yang rendah sehingga belum maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terlihat dari jumlah serta latar belakang pendidikan petugas, pada dimensi komunikasi ditemukan tingkat sosialisasi yang rendah kepada masyarakat sehingga masyarakat tidak mengetahui terkait PATEN, rendahnya tingkat laporan yang diberikan terlihat dari tidak konsistennya pelaporan kegiatan PATEN kepada tim teknis PATEN. Kesimpulan : Kebijakan yang diselenggarakan oleh penyelenggara pelayanan publik dapat dikatakan berhasil apabila berhasil mencapai tujuan ditetapkannya kebijakan tersebut. Dan didapatkan bahwa dimensi yang paling menonjol dan berpengaruh terhadap implementasi pelayanan administrasi terpadu kecamatan (PATEN) ini yaitu dimensi sumber daya.
650 # 4 $a Administrasi Pemerintahan Daerah
700 0 # $a Roslianah
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14199
Content Unduh katalog