Cite This        Tampung        Export Record
Judul PENGARUH KUALITAS APLIKASI KUDUS MOBILE CITY TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA DALAM PELAYANAN PUBLIK MENGGUNAKAN METODE E-GOVQUAL DI KABUPATEN KUDUS / Muhammad Fajar Amiruddin
Pengarang Muhammad Fajar Amiruddin
Murdiyana
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 10 :Ilus
Subjek Aplikasi Pemerintah
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara ekspektasi dan persepsi pengguna terhadap kualitas layanan Aplikasi Kudus Mobile City, khususnya pada dimensi efisiensi dan keandalan. Meskipun aplikasi ini merupakan inovasi digital Pemerintah Kabupaten Kudus dalam rangka mendukung implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), masih ditemukan kendala dalam aspek teknis dan kepuasan pengguna. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kualitas Aplikasi Kudus Mobile City terhadap kepuasan pengguna dalam pelayanan publik di Kabupaten Kudus dengan menggunakan metode E-GovQual. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 75 responden yang merupakan pengguna aktif aplikasi dan dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner berbasis skala Likert, dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS versi 27. Kualitas aplikasi diukur berdasarkan empat dimensi E-GovQual, yaitu Efficiency, Trust, Reliability, dan Citizen Support. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat dimensi kualitas aplikasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 93,6%. Secara parsial, dimensi Trust dan Citizen Support memiliki pengaruh positif dan signifikan, sedangkan dimensi Efficiency dan Reliability memberikan pengaruh negatif namun tetap signifikan, yang menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara harapan dan persepsi pengguna terhadap efisiensi dan keandalan aplikasi. Kesimpulan: Kualitas Aplikasi Kudus Mobile City memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kepuasan pengguna dalam pelayanan publik. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kudus dan Diskominfo perlu meningkatkan performa teknis aplikasi, memperbaiki antarmuka pengguna agar lebih ramah dan intuitif, serta memperkuat layanan dukungan kepada masyarakat. Temuan ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan kebijakan pelayanan publik digital yang lebih efisien, inklusif, dan berkelanjutan sesuai arah pembangunan Smart City di Kabupaten Kudus. Kata kunci: Kudus Mobile City, E-GovQual, Kepuasan Pengguna, Pelayanan Publik, SPBE
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20734

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06696/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192069
005 20260120095913
035 # # $a 0010-0126000514
082 # # $a 004.678 598 266 1
084 # # $a 004.678 598 266 1 MUH p
100 0 # $a Muhammad Fajar Amiruddin
245 1 # $a PENGARUH KUALITAS APLIKASI KUDUS MOBILE CITY TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA DALAM PELAYANAN PUBLIK MENGGUNAKAN METODE E-GOVQUAL DI KABUPATEN KUDUS /$c Muhammad Fajar Amiruddin
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 10 : $b Ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara ekspektasi dan persepsi pengguna terhadap kualitas layanan Aplikasi Kudus Mobile City, khususnya pada dimensi efisiensi dan keandalan. Meskipun aplikasi ini merupakan inovasi digital Pemerintah Kabupaten Kudus dalam rangka mendukung implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), masih ditemukan kendala dalam aspek teknis dan kepuasan pengguna. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kualitas Aplikasi Kudus Mobile City terhadap kepuasan pengguna dalam pelayanan publik di Kabupaten Kudus dengan menggunakan metode E-GovQual. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 75 responden yang merupakan pengguna aktif aplikasi dan dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner berbasis skala Likert, dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS versi 27. Kualitas aplikasi diukur berdasarkan empat dimensi E-GovQual, yaitu Efficiency, Trust, Reliability, dan Citizen Support. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat dimensi kualitas aplikasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 93,6%. Secara parsial, dimensi Trust dan Citizen Support memiliki pengaruh positif dan signifikan, sedangkan dimensi Efficiency dan Reliability memberikan pengaruh negatif namun tetap signifikan, yang menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara harapan dan persepsi pengguna terhadap efisiensi dan keandalan aplikasi. Kesimpulan: Kualitas Aplikasi Kudus Mobile City memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kepuasan pengguna dalam pelayanan publik. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kudus dan Diskominfo perlu meningkatkan performa teknis aplikasi, memperbaiki antarmuka pengguna agar lebih ramah dan intuitif, serta memperkuat layanan dukungan kepada masyarakat. Temuan ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan kebijakan pelayanan publik digital yang lebih efisien, inklusif, dan berkelanjutan sesuai arah pembangunan Smart City di Kabupaten Kudus. Kata kunci: Kudus Mobile City, E-GovQual, Kepuasan Pengguna, Pelayanan Publik, SPBE
650 # 4 $a Aplikasi Pemerintah
700 0 # $a Murdiyana
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20734
Content Unduh katalog