Cite This        Tampung        Export Record
Judul EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI KEUANGAN DESA ADAT (SIKUAT) DALAM MENUNJANG AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DESA ADAT DI KOTA DENPASAR / I Wayan Surya Diatmika
Pengarang I Wayan Surya Diatmika
Agni Grandita Permata Sari
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 16 :Ilus
Subjek Aplikasi Pemerintah
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Desa Adat secara resmi menjadi tatanan pemerintahan terkecil di Provinsi Bali dengan dasar Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2019, dengan status tersebut pentingnya penguatan tata kelola keuangan desa adat yang transparan, efisien, dan akuntabel melalui digitalisasi sistem keuangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan aplikasi Sistem Informasi Keuangan Desa Adat (SIKUAT) dalam menunjang akuntabilitas pengelolaan keuangan desa adat di Kota Denpasar. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan yaitu model kesuksesan sistem informasi DeLone dan McLean digunakan untuk menilai efektivitas sistem. Penulis melakukan analisis data yang telah dikumpulkan dengan Model Miles dan Huberman serta Interpretive Structural Modelling (ISM). Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi SIKUAT sudah berjalan cukup efektif dalam meningkatkan akuntabilitas keuangan, meskipun masih terfokus pada dana hibah yang bersumber dari APBD Provinsi Bali. Terdapat beberapa kendala yang menghambat proses penyelesaian aduan masyarakat, yaitu rumitnya proses registrasi dan verifikasi akun, kecepatan pemrosesan aduan, dan user interface yang perlu disederhanakan lagi. Faktor pendukung keberlanjutan aplikasi ProDenpasar yaitu ratarata tingkat kepuasan layanan, terintegrasi di setiap Organisasi Perangkat Daerah, dan komitmen Pemerintah Kota Denpasar untuk melakukan pengembangan. Untuk mendorong peningkatan kualitas layanan pengaduan digital di Kota Denpasar secara menyeluruh, beberapa langkah strategis yang dapat dilakukan, yaitu ptimalisasi kecepatan respon dan penanganan aduan dan peningkatan antarmuka aplikasi dan integrasi data dan sistem Organisasi Perangkat Daerah. Kesimpulan: Efektivitas penerapan SIKUAT sudah berjalan efektif namun masih perlu adanya pengembangan lebih lanjut. Upaya Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali untuk mengatasi kendala penerapan SIKUAT antara lain bimbingan teknis bagi prajuru adat dan staf admin dinas, penyusunan modul petunjuk teknis aplikasi SIKUAT, monitoring dan evaluasi berkala, pendampingan teknis langsung dan pendampingan melalui grup Whatsapp prajuru desa adat. Kata Kunci: Sistem Informasi Keuangan Desa Adat, Akuntabilitas, Keuangan Desa Adat
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20185

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06705/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192090
005 20260120103543
035 # # $a 0010-0126000535
082 # # $a 004.678 598 622 1
084 # # $a 004.678 598 622 1 I W e
100 0 # $a I Wayan Surya Diatmika
245 1 # $a EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI KEUANGAN DESA ADAT (SIKUAT) DALAM MENUNJANG AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DESA ADAT DI KOTA DENPASAR /$c I Wayan Surya Diatmika
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 16 : $b Ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Desa Adat secara resmi menjadi tatanan pemerintahan terkecil di Provinsi Bali dengan dasar Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2019, dengan status tersebut pentingnya penguatan tata kelola keuangan desa adat yang transparan, efisien, dan akuntabel melalui digitalisasi sistem keuangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan aplikasi Sistem Informasi Keuangan Desa Adat (SIKUAT) dalam menunjang akuntabilitas pengelolaan keuangan desa adat di Kota Denpasar. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan yaitu model kesuksesan sistem informasi DeLone dan McLean digunakan untuk menilai efektivitas sistem. Penulis melakukan analisis data yang telah dikumpulkan dengan Model Miles dan Huberman serta Interpretive Structural Modelling (ISM). Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi SIKUAT sudah berjalan cukup efektif dalam meningkatkan akuntabilitas keuangan, meskipun masih terfokus pada dana hibah yang bersumber dari APBD Provinsi Bali. Terdapat beberapa kendala yang menghambat proses penyelesaian aduan masyarakat, yaitu rumitnya proses registrasi dan verifikasi akun, kecepatan pemrosesan aduan, dan user interface yang perlu disederhanakan lagi. Faktor pendukung keberlanjutan aplikasi ProDenpasar yaitu ratarata tingkat kepuasan layanan, terintegrasi di setiap Organisasi Perangkat Daerah, dan komitmen Pemerintah Kota Denpasar untuk melakukan pengembangan. Untuk mendorong peningkatan kualitas layanan pengaduan digital di Kota Denpasar secara menyeluruh, beberapa langkah strategis yang dapat dilakukan, yaitu ptimalisasi kecepatan respon dan penanganan aduan dan peningkatan antarmuka aplikasi dan integrasi data dan sistem Organisasi Perangkat Daerah. Kesimpulan: Efektivitas penerapan SIKUAT sudah berjalan efektif namun masih perlu adanya pengembangan lebih lanjut. Upaya Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali untuk mengatasi kendala penerapan SIKUAT antara lain bimbingan teknis bagi prajuru adat dan staf admin dinas, penyusunan modul petunjuk teknis aplikasi SIKUAT, monitoring dan evaluasi berkala, pendampingan teknis langsung dan pendampingan melalui grup Whatsapp prajuru desa adat. Kata Kunci: Sistem Informasi Keuangan Desa Adat, Akuntabilitas, Keuangan Desa Adat
650 # 4 $a Aplikasi Pemerintah
700 0 # $a Agni Grandita Permata Sari
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20185
Content Unduh katalog