Cite This        Tampung        Export Record
Judul OPTIMALISASI PEMANFAATAN ASET TETAP TANAH DAN BANGUNAN DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH PEMERINTAH KABUPATEN MANOKWARI : - / Roso Adi Satmoko
Pengarang Roso Adi Satmoko
Agni Grandita Permata Sari
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 17 hlm :- ;--
ISBN -
Subjek Pendapatan Daerah
Abstrak Salah satu kewenangan pemerintah daerah adalah terkait penyediaan BMD yang digunakan untuk pelaksanaan tusi maupun pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah daerah dituntut untuk menciptakan sistem manajemen yang mampu mendukung optimalisasi aset daerah secara efektif dan efisien. Karenanya, pengelolaan aset merupakan salah satu dari kunci keberhasilan pengelolaan ekonomi khususnya di daerah. Salah satu daerah yang memiliki kewenangan tersebut adalah Kabupaten Manokwari. Namun, masih banyak aset pemerintah Kabupaten Manokwari yang belum di manfaatkan. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan optimalsasi pemanfaatan asset tetap tanah dalam peningkatan pendapatan asli daerah di Kabupaten Manokwari beserta faktor penghambat dan upaya yang dilakukan. Metode: Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasai. Untuk menganalisis data, dilakukan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian mengemukakan bahwa Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Manokwari telah melaksanakan pengelolaan aset tetap berupa tanah dan bangunan melalui Kerjasama berupa sewa namun pemanfaatan aset tetap tanah dan bangunan yang dilakukan belum optimal mengingat empat dari lima dimensi optimalisasi aset tetap belum tercapai. Selain itu, masih banyaknya aset pemerintah pemda yang belum tersertifikasi karena ketidakjelasan permasalahan historis asset menjadi fak Kendati demikian, telah dilakukan beberapa upaya dalam pengoptimalisasian aset tetap milik pemerintah daerah Kabupaten Manokwari diantaranya adalah inventarisasi aset secara menyeluruh dengan memperhatikan potensi-potensi aset tetap yang dapat dimanfaatkan, evaluasi terhadap prosedur perizinan, kerjasama dengan pihak ketiga guna meningkatkan potensi pendapatan daerah serta melakukan monitoring secara rutin terhadap aset tetap baik yang belum dan sudah dikerjasamakan Kesimpulan: Berdasarkan penelitian tentang optimalisasi pemanfaatan aset tetap tanah dan bangunan di Kabupaten Manokwari, dapat disimpulkan bahwa pengelolaan aset oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah belum optimal, terhambat oleh sertifikasi aset yang belum memadai dan proses perizinan yang kompleks, meskipun telah dilakukan upaya inventarisasi dan pengamanan aset untuk meningkatkan pendapatan daerah.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19923

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04590/IPDN/2024 336.013 598 832 3 ROS o Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193191
005 20260204015905
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000275
082 # # $a 336.013 598 832 3
084 # # $a 336.013 598 832 3 ROS o
100 0 # $a Roso Adi Satmoko
245 1 # $a OPTIMALISASI PEMANFAATAN ASET TETAP TANAH DAN BANGUNAN DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH PEMERINTAH KABUPATEN MANOKWARI : $b - /$c Roso Adi Satmoko
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 17 hlm : $b - ; $c -$e -
520 # # $a Salah satu kewenangan pemerintah daerah adalah terkait penyediaan BMD yang digunakan untuk pelaksanaan tusi maupun pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah daerah dituntut untuk menciptakan sistem manajemen yang mampu mendukung optimalisasi aset daerah secara efektif dan efisien. Karenanya, pengelolaan aset merupakan salah satu dari kunci keberhasilan pengelolaan ekonomi khususnya di daerah. Salah satu daerah yang memiliki kewenangan tersebut adalah Kabupaten Manokwari. Namun, masih banyak aset pemerintah Kabupaten Manokwari yang belum di manfaatkan. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan optimalsasi pemanfaatan asset tetap tanah dalam peningkatan pendapatan asli daerah di Kabupaten Manokwari beserta faktor penghambat dan upaya yang dilakukan. Metode: Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasai. Untuk menganalisis data, dilakukan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian mengemukakan bahwa Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Manokwari telah melaksanakan pengelolaan aset tetap berupa tanah dan bangunan melalui Kerjasama berupa sewa namun pemanfaatan aset tetap tanah dan bangunan yang dilakukan belum optimal mengingat empat dari lima dimensi optimalisasi aset tetap belum tercapai. Selain itu, masih banyaknya aset pemerintah pemda yang belum tersertifikasi karena ketidakjelasan permasalahan historis asset menjadi fak Kendati demikian, telah dilakukan beberapa upaya dalam pengoptimalisasian aset tetap milik pemerintah daerah Kabupaten Manokwari diantaranya adalah inventarisasi aset secara menyeluruh dengan memperhatikan potensi-potensi aset tetap yang dapat dimanfaatkan, evaluasi terhadap prosedur perizinan, kerjasama dengan pihak ketiga guna meningkatkan potensi pendapatan daerah serta melakukan monitoring secara rutin terhadap aset tetap baik yang belum dan sudah dikerjasamakan Kesimpulan: Berdasarkan penelitian tentang optimalisasi pemanfaatan aset tetap tanah dan bangunan di Kabupaten Manokwari, dapat disimpulkan bahwa pengelolaan aset oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah belum optimal, terhambat oleh sertifikasi aset yang belum memadai dan proses perizinan yang kompleks, meskipun telah dilakukan upaya inventarisasi dan pengamanan aset untuk meningkatkan pendapatan daerah.
600 # 4 $a Pendapatan Daerah
700 0 # $a Agni Grandita Permata Sari
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19923
Content Unduh katalog