Cite This        Tampung        Export Record
Judul IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBERIAN BANTUAN DANA PENDIDIKAN KEPADA MAHASISWA KEDOKTERAN DI KABUPATEN SARMI PROVINSI PAPUA / Wersemetawar, Miroslav Donn
Pengarang Wersemetawar, Miroslav Donn
Djohermansyah Djohan
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), 2025
Deskripsi Fisik 12 :ilus
Subjek Bantuan Untuk Mahasiswa
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pendidikan tinggi memiliki peran vital dalam pembangunan sumber daya manusia dan kemajuan suatu daerah . Namun, akses terhadap pendidikan tinggi seringkali terhambat oleh faktor ekonomi, terutama di daerah-daerah terpencil sehingga ini mengakibatkan terhambatnya proses Pendidikan. Tenaga kesehatan di Kabupaten Sarmi digolongkan masih sangat minim sehingga tenaga Kesehatan yang kompeten sangat dibutuhkan dalam hal ini yang salah satunya bersumber dari mahasiswa Kedokteran di Kabupaten Sarmi. Menyadari pentingnya pendidikan tinggi bagi pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten Sarmi menginisiasi kebijakan pemberian bantuan dana pendidikan kepada mahasiswa perguruan tinggi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses implementasi pemberian bantuan dana pendidikan bagi mahasiswa kedokteran di Kabupaten Sarmi, termasuk mekanisme penyaluran dan prosedur yang diterapkan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif Deskriptif. Pendekatan ini dipilih karena model kualitatif memberikan fleksibilitas bagi peneliti untuk disesuaikan dengan tujuan utama penelitian. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi serta triangulasi data. Teori utama yang dipakai untuk menganalisis topik ini adalah Teori implementasi menurut Van Meter dan Van Horn. Infoman yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah 9 informan. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan dan verifikasi. Instrumen penelitian ini adalah penulis sendiri. Hasil/Temuan: Hasil temuan mengenai impelementasi kebijakan pemberian bantuan dana Pendidikan untuk mahasiswa kedokteran Kabupaten Sarmi dianalisis melalui beberapa dimensi, pada dimensi standar dan sasaran kegiatan terlihat sudah mulai tepat sasaran mengingat sudah dilakukan pendataan jumlah mahasiswa kedokteran di Kabupaten Sarmi, pada dimensi Sumber daya ditemukan masih adanya kekurangan dalam segi anggaran yang masih kurang dari target yang ingin dicapai, pada dimensi Komunikasi antar badan pelaksana sudah terjalin komunikasi yang bai kantar stakeholder pelaksana, pada dimensi karakteristik badan pelaksana masih terlalu timpang dimana kebijakan ini masih diemban oleh satu bidang saja, pada dimensi lingkungan social ekonomi dan politik menunjukkan hasil yang kurang maksimal ditandai dengan respon Masyarakat yang begitu sadar, terakhir pada dimensi sikap pelaksana dari dinas Pendidikan sudah sangat baik. Kesimpulan: Secara umum tingkat pelaksanaan kebijakan pemberian bantuan dana Pendidikan bagi mahasiswa kedokteran di Kabupaten Sarmi ini sudah berjalan dengan optimal meskipun di beberapa aspek masih perlu perbaikan dan peningkatan seperti pada aspek komunikasi dan sumber daya. KataKunci:Kebijakan Pemerintah, Beasiswa, Kedokteran, Otonomi Khusus.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22676

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00146/IPDN/2026 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192153
005 20260121065739
035 # # $a 0010-0126000598
082 # # $a 378.359 881 71
084 # # $a 378.359 881 71 WER i
100 0 # $a Wersemetawar, Miroslav Donn
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBERIAN BANTUAN DANA PENDIDIKAN KEPADA MAHASISWA KEDOKTERAN DI KABUPATEN SARMI PROVINSI PAPUA /$c Wersemetawar, Miroslav Donn
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),$c 2025
300 # # $a 12 : $b ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pendidikan tinggi memiliki peran vital dalam pembangunan sumber daya manusia dan kemajuan suatu daerah . Namun, akses terhadap pendidikan tinggi seringkali terhambat oleh faktor ekonomi, terutama di daerah-daerah terpencil sehingga ini mengakibatkan terhambatnya proses Pendidikan. Tenaga kesehatan di Kabupaten Sarmi digolongkan masih sangat minim sehingga tenaga Kesehatan yang kompeten sangat dibutuhkan dalam hal ini yang salah satunya bersumber dari mahasiswa Kedokteran di Kabupaten Sarmi. Menyadari pentingnya pendidikan tinggi bagi pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten Sarmi menginisiasi kebijakan pemberian bantuan dana pendidikan kepada mahasiswa perguruan tinggi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses implementasi pemberian bantuan dana pendidikan bagi mahasiswa kedokteran di Kabupaten Sarmi, termasuk mekanisme penyaluran dan prosedur yang diterapkan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif Deskriptif. Pendekatan ini dipilih karena model kualitatif memberikan fleksibilitas bagi peneliti untuk disesuaikan dengan tujuan utama penelitian. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi serta triangulasi data. Teori utama yang dipakai untuk menganalisis topik ini adalah Teori implementasi menurut Van Meter dan Van Horn. Infoman yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah 9 informan. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan dan verifikasi. Instrumen penelitian ini adalah penulis sendiri. Hasil/Temuan: Hasil temuan mengenai impelementasi kebijakan pemberian bantuan dana Pendidikan untuk mahasiswa kedokteran Kabupaten Sarmi dianalisis melalui beberapa dimensi, pada dimensi standar dan sasaran kegiatan terlihat sudah mulai tepat sasaran mengingat sudah dilakukan pendataan jumlah mahasiswa kedokteran di Kabupaten Sarmi, pada dimensi Sumber daya ditemukan masih adanya kekurangan dalam segi anggaran yang masih kurang dari target yang ingin dicapai, pada dimensi Komunikasi antar badan pelaksana sudah terjalin komunikasi yang bai kantar stakeholder pelaksana, pada dimensi karakteristik badan pelaksana masih terlalu timpang dimana kebijakan ini masih diemban oleh satu bidang saja, pada dimensi lingkungan social ekonomi dan politik menunjukkan hasil yang kurang maksimal ditandai dengan respon Masyarakat yang begitu sadar, terakhir pada dimensi sikap pelaksana dari dinas Pendidikan sudah sangat baik. Kesimpulan: Secara umum tingkat pelaksanaan kebijakan pemberian bantuan dana Pendidikan bagi mahasiswa kedokteran di Kabupaten Sarmi ini sudah berjalan dengan optimal meskipun di beberapa aspek masih perlu perbaikan dan peningkatan seperti pada aspek komunikasi dan sumber daya. KataKunci:Kebijakan Pemerintah, Beasiswa, Kedokteran, Otonomi Khusus.
650 # 4 $a Bantuan Untuk Mahasiswa
700 0 # $a Djohermansyah Djohan
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22676
Content Unduh katalog