Cite This        Tampung        Export Record
Judul EFEKTIVITAS KEBIJAKAN PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS DI KABUPATEN BIREUEN PROVINSI ACEH / M. SULTHAN MUNA AKBARSYAH
Pengarang M. SULTHAN MUNA AKBARSYAH
Mutia Rahmah
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 25 :Ilus
Subjek Pelayanan dan penanggulangan penyakit menular
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): TBC merupakan penyakit kronis yang menjadi masalah prioritas dunia saat ini, termasuk Negara Indonesia. Secara nasional, Provinsi Aceh menjadi salah satu provinsi dengan jumlah kasus TBC terbanyak, salah satunya Kabupaten Bireuen. Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bireuen membentuk Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis melalui Keputusan Bupati Bireuen Nomor 400.7.8.2/512 Tahun 2024 yang mengatur upaya percepatan eliminasi TBC serta menjadi dasar hukum kebijakan penanggulangan TBC di Bireuen. Namun, penanggulangan TBC yang berjalan di Kabupaten Bireuen belum berjalan sebagaimana mestinya dengan kebijakan yang belum efektif menjadi penyebab utama permasalahan tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas kebijakan penanggulangan TBC, memetakan faktor pendukung dan penghambat efektivitas kebijakan penanggulangan TBC di Kabupaten Bireuen sebagai upaya yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan efektivitas kebijakan penanggulangan TBC di Kabupaten. Metode: Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif serta teknik pengumpulan data melalui wawancara dan analisis studi dokumen dengan menggunakan aplikasi ATLAS.ti dalam menganalisis data. Informan pada penelitian ini ditentukan melalui teknik purposive sampling dan snowball sampling. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan rendahnya kemampuan arah kebijakan dalam mengurangi kasus TBC dan serta ketidaktepatan strategi yang digunakan dalam menanggulangi permasalahan TBC, ketidakoptimalan pelaksanaan rencana strategis sesuai kebutuhan permasalahan dan kekurangan pada kemampuan adaptif yang dimiliki organisasi pelaksana kebijakan, minimnya kerja sama pemangku kebijakan dengan masyarakat dalam kebijakan penanggulangan TBC serta belum tercapainya hasil analisa yang tepat untuk menghasilkan solusi penanggulangan TBC. Kesimpulan: Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan peningkatan pemahaman masyarakat melalui promosi dan edukasi dan pemberian bantuan bagi pasien pengidap TBC Kabupaten Bireuen. Kata kunci: Efektivitas Kebijakan, Penanggulangan, Tuberkulosis
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21086

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00161/IPDN/2026 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192182
005 20260121094621
035 # # $a 0010-0126000627
082 # # $a 362.196 598 112 2
084 # # $a 362.196 598 112 2 M. e
100 0 # $a M. SULTHAN MUNA AKBARSYAH
245 1 # $a EFEKTIVITAS KEBIJAKAN PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS DI KABUPATEN BIREUEN PROVINSI ACEH /$c M. SULTHAN MUNA AKBARSYAH
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 25 : $b Ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): TBC merupakan penyakit kronis yang menjadi masalah prioritas dunia saat ini, termasuk Negara Indonesia. Secara nasional, Provinsi Aceh menjadi salah satu provinsi dengan jumlah kasus TBC terbanyak, salah satunya Kabupaten Bireuen. Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bireuen membentuk Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis melalui Keputusan Bupati Bireuen Nomor 400.7.8.2/512 Tahun 2024 yang mengatur upaya percepatan eliminasi TBC serta menjadi dasar hukum kebijakan penanggulangan TBC di Bireuen. Namun, penanggulangan TBC yang berjalan di Kabupaten Bireuen belum berjalan sebagaimana mestinya dengan kebijakan yang belum efektif menjadi penyebab utama permasalahan tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas kebijakan penanggulangan TBC, memetakan faktor pendukung dan penghambat efektivitas kebijakan penanggulangan TBC di Kabupaten Bireuen sebagai upaya yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan efektivitas kebijakan penanggulangan TBC di Kabupaten. Metode: Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif serta teknik pengumpulan data melalui wawancara dan analisis studi dokumen dengan menggunakan aplikasi ATLAS.ti dalam menganalisis data. Informan pada penelitian ini ditentukan melalui teknik purposive sampling dan snowball sampling. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan rendahnya kemampuan arah kebijakan dalam mengurangi kasus TBC dan serta ketidaktepatan strategi yang digunakan dalam menanggulangi permasalahan TBC, ketidakoptimalan pelaksanaan rencana strategis sesuai kebutuhan permasalahan dan kekurangan pada kemampuan adaptif yang dimiliki organisasi pelaksana kebijakan, minimnya kerja sama pemangku kebijakan dengan masyarakat dalam kebijakan penanggulangan TBC serta belum tercapainya hasil analisa yang tepat untuk menghasilkan solusi penanggulangan TBC. Kesimpulan: Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan peningkatan pemahaman masyarakat melalui promosi dan edukasi dan pemberian bantuan bagi pasien pengidap TBC Kabupaten Bireuen. Kata kunci: Efektivitas Kebijakan, Penanggulangan, Tuberkulosis
650 # 4 $a Pelayanan dan penanggulangan penyakit menular
700 0 # $a Mutia Rahmah
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21086
Content Unduh katalog