Cite This        Tampung        Export Record
Judul PENGARUH TRANSAKSI NON TUNAI TERHADAP AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN PADA PERANGKAT DAERAH DI KOTA BITUNG PROVINSI SULAWESI UTARA / Ahmad Wahyudi
Pengarang Ahmad Wahyudi
Sembiring, Yetty
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 11 :Ilus
Subjek Akuntabilitas keuangan
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih maraknya kasus penyalahgunaan keuangan di kota bitung dan belum optimalnya penerapan transaksi non tunai di lingkungan perangkat daerah Pemerintah Kota Bitung. Transaksi non tunai diyakini mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah, namun dalam implementasinya masih ditemukan berbagai kendala teknis dan struktural. Tujuan: penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh transaksi non tunai terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah pada perangkat daerah di Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan explanatory. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner tertutup kepada 50 responden yang terdiri dari Bendahara Pengeluaran dan Kepala Subbagian Keuangan di perangkat daerah, dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan aplikasi SPSS versi (rumus) Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa (rumus) ditolak dan (rumus) diterima, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara transaksi non tunai terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Nilai thitung sebesar 13,842 lebih besar dari ttabel 1,67793 dengan signifikansi (rumus). Nilai (rumus) sebesar 0,795 atau 79% menunjukkan hubungan yang kuat antara kedua variabel. Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisis, transaksi non tunai memiliki pengaruh signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Implementasi transaksi non tunai yang baik dapat memperkuat mekanisme pertanggungjawaban keuangan yang transparan dan efisien di lingkungan pemerintah daerah. Kata kunci: Transaksi Non Tunai, Akuntabilitas, Pengelolaan Keuangan
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22367

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06873/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192407
005 20260123115835
035 # # $a 0010-0126000852
082 # # $a 336.015 984 232
084 # # $a 336.015 984 232 AHM p
100 0 # $a Ahmad Wahyudi
245 1 # $a PENGARUH TRANSAKSI NON TUNAI TERHADAP AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN PADA PERANGKAT DAERAH DI KOTA BITUNG PROVINSI SULAWESI UTARA /$c Ahmad Wahyudi
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 11 : $b Ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih maraknya kasus penyalahgunaan keuangan di kota bitung dan belum optimalnya penerapan transaksi non tunai di lingkungan perangkat daerah Pemerintah Kota Bitung. Transaksi non tunai diyakini mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah, namun dalam implementasinya masih ditemukan berbagai kendala teknis dan struktural. Tujuan: penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh transaksi non tunai terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah pada perangkat daerah di Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan explanatory. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner tertutup kepada 50 responden yang terdiri dari Bendahara Pengeluaran dan Kepala Subbagian Keuangan di perangkat daerah, dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan aplikasi SPSS versi (rumus) Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa (rumus) ditolak dan (rumus) diterima, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara transaksi non tunai terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Nilai thitung sebesar 13,842 lebih besar dari ttabel 1,67793 dengan signifikansi (rumus). Nilai (rumus) sebesar 0,795 atau 79% menunjukkan hubungan yang kuat antara kedua variabel. Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisis, transaksi non tunai memiliki pengaruh signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Implementasi transaksi non tunai yang baik dapat memperkuat mekanisme pertanggungjawaban keuangan yang transparan dan efisien di lingkungan pemerintah daerah. Kata kunci: Transaksi Non Tunai, Akuntabilitas, Pengelolaan Keuangan
650 # 4 $a Akuntabilitas keuangan
700 0 # $a Sembiring, Yetty
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22367
Content Unduh katalog