Cite This        Tampung        Export Record
Judul IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DALAM PEMERATAAN DANA OTONOMI KHUSUS PADA SEKTOR PENDIDIKAN DASAR DI DISTRIK MANOKWARI BARAT KABUPATEN MANOKWARI / Waney, Elon Mundus
Pengarang Waney, Elon Mundus
Nur Ichsan Amin
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 15 :Ilus
Subjek Biaya Sekolah
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Provinsi Papua dan Papua Barat merupakan salah satu daerah yang diberikan otonomi khusus. Kondisi terkini menunjukkan masih ada ketimpangan dalam bidang pendidikan di beberapa wilayah Indonesia, terutama di daerah- daerah tertinggal yang belum memiliki akses terhadap infrastruktur dasar. Kondisi di Kabupaten Manokwari menunjukkan masih banyak daerah yang menghadapi ketimpangan dalam hal fasilitas, tenaga pendidik, dan pendanaan salah satunya ialah Distrik Manokwari Barat. Sehingga dibutuhkan pemaksimalan dana Otonomi Khusus untuk menjawab tantangan ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis kebijakan dana otonomi khusus pada sektor pendidikan dasar di Distrik Manokwari Barat Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode ini dipilih karena metode kualitatif memiliki ciri khas yang mampu mengulas dan menjabarkan permasalahan dengan baik sehingga penelitian benar benar dipahami oleh seluruh pihak. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini meliputi wawancara, studi dokumen. dan observasi langsung. Teori utama yang dipakai untuk menganalisis implementasi kebijakan pemerataan dana otsus khusus pada bidang pendidikan adalah teori implementasi kebijakan (Van Meter & Van Horn, 1975). Adapun Infoman yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah 7 informan. Analisis data dilakukan melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan serta verifikasi. Penelitian ini dilakukan dengan instrument penelitian Tunggal yaitu penulis sendiri. Hasil/Temuan: Temuan penelitian yang dianalisis menggunakan teori implementasi kebijakan penggunaan dana otsus untuk bidang Pendidikan dianalisis melalui beberapa dimensi, pada dimensi Standar dan Tujuan Kebijakan hasil penelitian menunjukkan adanya standar penggunaan otsus yang terperinci dan tujuan kebijakan untu juga sudah ditentukan dengan pemerataan Pendidikan dasar, pada dimensi Sumber Daya kebijakan masih terkendala dari segi ketersediaan dan kapasitas sumber daya manusia dan infrastruktur, pada dimensi Komunikasi dan aktivitas penguatan antarorganisasi terlihat ada komunikasi dan koordinasi yang baik antara pemerintah dan tenaga pendidik, pada dimensi Karakteristik badan pelaksana sudah ada komitemn badan pelaksana kebijakan, pada dimensi Kondisi ekonomi, politik dan social masih menjadi permasalahan mengingat kondidi sosio-politik di beberapa wilayah Manokwari kurang begitu kondusif, terakhir pada dimensi Disposisi pelaksana sudah ada respon yang baik dalam pelaksanaan kebijakan pengolahan dana otsus ini. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai Implementasi kebijakan Dana Otonomi Khusus pada sektor pendidikan di Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari bahwa meskipun kebijakan ini telah memberikan kontribusi positif, pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal. Kata Kunci: Dana Otonomi Khusus (Otsus), Pendidikan, Manokwari Barat, Implementasi Kebijakan, Partisipasi Masyarakat.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24960

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06901/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192461
005 20260126014328
035 # # $a 0010-0126000906
082 # # $a 371.225 988 323
084 # # $a 371.225 988 323 ELO i
100 3 # $a Waney, Elon Mundus
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DALAM PEMERATAAN DANA OTONOMI KHUSUS PADA SEKTOR PENDIDIKAN DASAR DI DISTRIK MANOKWARI BARAT KABUPATEN MANOKWARI /$c Waney, Elon Mundus
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 15 : $b Ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Provinsi Papua dan Papua Barat merupakan salah satu daerah yang diberikan otonomi khusus. Kondisi terkini menunjukkan masih ada ketimpangan dalam bidang pendidikan di beberapa wilayah Indonesia, terutama di daerah- daerah tertinggal yang belum memiliki akses terhadap infrastruktur dasar. Kondisi di Kabupaten Manokwari menunjukkan masih banyak daerah yang menghadapi ketimpangan dalam hal fasilitas, tenaga pendidik, dan pendanaan salah satunya ialah Distrik Manokwari Barat. Sehingga dibutuhkan pemaksimalan dana Otonomi Khusus untuk menjawab tantangan ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis kebijakan dana otonomi khusus pada sektor pendidikan dasar di Distrik Manokwari Barat Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode ini dipilih karena metode kualitatif memiliki ciri khas yang mampu mengulas dan menjabarkan permasalahan dengan baik sehingga penelitian benar benar dipahami oleh seluruh pihak. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini meliputi wawancara, studi dokumen. dan observasi langsung. Teori utama yang dipakai untuk menganalisis implementasi kebijakan pemerataan dana otsus khusus pada bidang pendidikan adalah teori implementasi kebijakan (Van Meter & Van Horn, 1975). Adapun Infoman yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah 7 informan. Analisis data dilakukan melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan serta verifikasi. Penelitian ini dilakukan dengan instrument penelitian Tunggal yaitu penulis sendiri. Hasil/Temuan: Temuan penelitian yang dianalisis menggunakan teori implementasi kebijakan penggunaan dana otsus untuk bidang Pendidikan dianalisis melalui beberapa dimensi, pada dimensi Standar dan Tujuan Kebijakan hasil penelitian menunjukkan adanya standar penggunaan otsus yang terperinci dan tujuan kebijakan untu juga sudah ditentukan dengan pemerataan Pendidikan dasar, pada dimensi Sumber Daya kebijakan masih terkendala dari segi ketersediaan dan kapasitas sumber daya manusia dan infrastruktur, pada dimensi Komunikasi dan aktivitas penguatan antarorganisasi terlihat ada komunikasi dan koordinasi yang baik antara pemerintah dan tenaga pendidik, pada dimensi Karakteristik badan pelaksana sudah ada komitemn badan pelaksana kebijakan, pada dimensi Kondisi ekonomi, politik dan social masih menjadi permasalahan mengingat kondidi sosio-politik di beberapa wilayah Manokwari kurang begitu kondusif, terakhir pada dimensi Disposisi pelaksana sudah ada respon yang baik dalam pelaksanaan kebijakan pengolahan dana otsus ini. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai Implementasi kebijakan Dana Otonomi Khusus pada sektor pendidikan di Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari bahwa meskipun kebijakan ini telah memberikan kontribusi positif, pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal. Kata Kunci: Dana Otonomi Khusus (Otsus), Pendidikan, Manokwari Barat, Implementasi Kebijakan, Partisipasi Masyarakat.
650 # 4 $a Biaya Sekolah
700 0 # $a Nur Ichsan Amin
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24960
Content Unduh katalog