Cite This        Tampung        Export Record
Judul INOVASI PELAYANAN KETERTIBAN UMUM DAN PENEGAKAN PERATURAN DAERAH MELALUI WEBSITE SITIBUM GAKDA DI SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN SINTANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT / Theresia Farica De Ganza
Pengarang Theresia Farica De Ganza
Batubara, Yusi Eva
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 17 :Ilus
Subjek peraturan daerah
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Idealnya dalam suatu pemerintahan daerah terdapat sebuah inovasi yang menunjang kegiatan pemerintahan. Namun, di Kabupaten Sintang, inovasi daerah masih sangat minim. Padahal, banyak terjadi gangguan ketertiban umum dan pelenggaran terhadap peraturan daerah. Meskipun, sudah diberlakukan Peraturan Daerah tentang Ketertiban Umum sejak tahun 2017, data Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sintang menunjukkan bahwa, gangguan ketertiban umum dan pelanggaran peraturan masih kerap terjadi dari tahun 2021 hingga 2023. Selain itu, akses masyarakat terhadap layanan pengaduan publik belum ada. Sehingga masyarakat melakukan pelaporan dan pengaduan langsung kepada pejabat Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sintang. Hal ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah Kabupaten Sintang untuk menghadirkan sutau inovasi layanan bagi masyarakat guna menangani masalah ketertiban umum dan penegakan peraturan daerah yang berkelanjutan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi pelayanan ketertiban umum dan penegakan peraturan daerah melalui website SITIBUM GAKDA di Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sintang. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan website SITIBUM GAKDA memudahkan masyarakat dalam melaporkan pelanggaran, mempercepat proses tindak lanjut, dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban umum. Namun demikian, masih terdapat hambatan berupa keterbatasan biaya operasional dan kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap SITIBUM GAKDA. Kesimpulan: Inovasi pelayanan melalui website SITIBUM GAKDA belum optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari lima indikator inovasi menurut Rogers terdapat dua indikator yang belum tercapai yaitu Triability (Kemungkinan Dicoba) dan Compatibility (Kesesuaian) adalah laporan yang didapat tidak mencakup seluruh wilayah Kabupaten Sintang serta sosialisasi yang belum menyeluruh. Upaya yang dapat dilakukan adalah melakukan kegiatan sosialisasi secara intensif dan melakukan pengajuan anggaran yang memadai. Kata Kunci: Inovasi, Pelayanan, Ketertiban Umum, Penegakan Perda
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23534

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06907/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192467
005 20260126053220
035 # # $a 0010-0126000912
082 # # $a 349.598 326 1
084 # # $a 349.598 326 1 THE i
100 0 # $a Theresia Farica De Ganza
245 1 # $a INOVASI PELAYANAN KETERTIBAN UMUM DAN PENEGAKAN PERATURAN DAERAH MELALUI WEBSITE SITIBUM GAKDA DI SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN SINTANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT /$c Theresia Farica De Ganza
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 17 : $b Ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Idealnya dalam suatu pemerintahan daerah terdapat sebuah inovasi yang menunjang kegiatan pemerintahan. Namun, di Kabupaten Sintang, inovasi daerah masih sangat minim. Padahal, banyak terjadi gangguan ketertiban umum dan pelenggaran terhadap peraturan daerah. Meskipun, sudah diberlakukan Peraturan Daerah tentang Ketertiban Umum sejak tahun 2017, data Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sintang menunjukkan bahwa, gangguan ketertiban umum dan pelanggaran peraturan masih kerap terjadi dari tahun 2021 hingga 2023. Selain itu, akses masyarakat terhadap layanan pengaduan publik belum ada. Sehingga masyarakat melakukan pelaporan dan pengaduan langsung kepada pejabat Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sintang. Hal ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah Kabupaten Sintang untuk menghadirkan sutau inovasi layanan bagi masyarakat guna menangani masalah ketertiban umum dan penegakan peraturan daerah yang berkelanjutan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi pelayanan ketertiban umum dan penegakan peraturan daerah melalui website SITIBUM GAKDA di Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sintang. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan website SITIBUM GAKDA memudahkan masyarakat dalam melaporkan pelanggaran, mempercepat proses tindak lanjut, dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban umum. Namun demikian, masih terdapat hambatan berupa keterbatasan biaya operasional dan kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap SITIBUM GAKDA. Kesimpulan: Inovasi pelayanan melalui website SITIBUM GAKDA belum optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari lima indikator inovasi menurut Rogers terdapat dua indikator yang belum tercapai yaitu Triability (Kemungkinan Dicoba) dan Compatibility (Kesesuaian) adalah laporan yang didapat tidak mencakup seluruh wilayah Kabupaten Sintang serta sosialisasi yang belum menyeluruh. Upaya yang dapat dilakukan adalah melakukan kegiatan sosialisasi secara intensif dan melakukan pengajuan anggaran yang memadai. Kata Kunci: Inovasi, Pelayanan, Ketertiban Umum, Penegakan Perda
650 # 4 $a peraturan daerah
700 0 # $a Batubara, Yusi Eva
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23534
Content Unduh katalog