Cite This        Tampung        Export Record
Judul KINERJA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DALAM PENERBITAN AKTA KEMATIAN DI KOTA MAKASSAR / Nasrun illallah
Pengarang Nasrun illallah
Tunggul Prasodjo
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 10
Subjek Administrasi lokal / pemerintah kota
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya administrasi kependudukan sebagai pilar dalam mewujudkan pelayanan publik yang tertib dan akurat, terutama dalam penerbitan akta kematian. Akta kematian merupakan dokumen penting yang berdampak pada aspek hukum, administratif, dan sosial, baik bagi masyarakat maupun pemerintah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar dalam penerbitan akta kematian di Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data yang diperoleh divalidasi dengan triangulasi, dan dianalisis secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.. Hasil/Temuan: Penelitian mengidentifikasi kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar dalam penerbitan akta kematian masih menghadapi tantangan pada dimensi produktivitas, kualitas layanan, dan responsivitas. Namun demikian, aspek responsibilitas dan akuntabilitas telah dijalankan cukup baik. Faktor pendukung yang ditemukan meliputi ketersediaan SOP dan komitmen pegawai, sedangkan faktor penghambatnya antara lain rendahnya kesadaran masyarakat, keterbatasan jaringan, dan kurangnya SDM. Untuk mengatasi hal tersebut, dinas telah melakukan berbagai upaya seperti peningkatan sosialisasi, pemerataan pegawai, dan pelatihan teknis.. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun telah terdapat inisiatif untuk meningkatkan pelayanan, kinerja Dinas Dukcapil masih memerlukan pembenahan secara menyeluruh dan berkelanjutan guna mewujudkan tertib administrasi kependudukan, khususnya dalam pelayanan akta kematian secara cepat, tepat, dan merata. Kata Kunci : Kinerja organisasi, pelayanan, akta kematian, masyarakat, dinas kependudukan dan pencatatan sipil
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24896

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06908/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192468
005 20260126053614
035 # # $a 0010-0126000913
082 # # $a 352.160 959 847 71
084 # # $a 352.160 959 847 71 NAS k
100 0 # $a Nasrun illallah
245 1 # $a KINERJA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DALAM PENERBITAN AKTA KEMATIAN DI KOTA MAKASSAR /$c Nasrun illallah
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 10
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya administrasi kependudukan sebagai pilar dalam mewujudkan pelayanan publik yang tertib dan akurat, terutama dalam penerbitan akta kematian. Akta kematian merupakan dokumen penting yang berdampak pada aspek hukum, administratif, dan sosial, baik bagi masyarakat maupun pemerintah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar dalam penerbitan akta kematian di Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data yang diperoleh divalidasi dengan triangulasi, dan dianalisis secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.. Hasil/Temuan: Penelitian mengidentifikasi kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar dalam penerbitan akta kematian masih menghadapi tantangan pada dimensi produktivitas, kualitas layanan, dan responsivitas. Namun demikian, aspek responsibilitas dan akuntabilitas telah dijalankan cukup baik. Faktor pendukung yang ditemukan meliputi ketersediaan SOP dan komitmen pegawai, sedangkan faktor penghambatnya antara lain rendahnya kesadaran masyarakat, keterbatasan jaringan, dan kurangnya SDM. Untuk mengatasi hal tersebut, dinas telah melakukan berbagai upaya seperti peningkatan sosialisasi, pemerataan pegawai, dan pelatihan teknis.. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun telah terdapat inisiatif untuk meningkatkan pelayanan, kinerja Dinas Dukcapil masih memerlukan pembenahan secara menyeluruh dan berkelanjutan guna mewujudkan tertib administrasi kependudukan, khususnya dalam pelayanan akta kematian secara cepat, tepat, dan merata. Kata Kunci : Kinerja organisasi, pelayanan, akta kematian, masyarakat, dinas kependudukan dan pencatatan sipil
650 # 4 $a Administrasi lokal / pemerintah kota
700 0 # $a Tunggul Prasodjo
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24896
Content Unduh katalog