Cite This        Tampung        Export Record
Judul UPAYA DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN LABUHANBATU DALAM MENINGKATKAN KESELAMATAN LALU LINTAS DARAT / Ritonga, Rivardo
Pengarang Ritonga, Rivardo
Harahap, Agus Supriadi
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 15
Subjek Keselamatan lalu lintas darat
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, yang salah satunya disebabkan oleh rendahnya kepatuhan pengguna jalan dan minimnya fasilitas penunjang keselamatan, menunjukkan masih adanya kesenjangan antara regulasi keselamatan lalu lintas dan implementasi di lapangan. Hal ini diperparah dengan fluktuasi angka korban meninggal dunia serta keterbatasan personil dan anggaran dalam pelaksanaan kebijakan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Labuhanbatu dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas darat, serta mengkaji efektivitas program tersebut menggunakan pendekatan sistematis. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pegawai Dinas Perhubungan dan pihak terkait, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif dengan pendekatan Haddon Matrix yang mencakup tiga fase: pra-kecelakaan, saat kecelakaan, dan pasca-kecelakaan, serta mempertimbangkan faktor manusia, kendaraan, dan lingkungan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Perhubungan telah melaksanakan sejumlah upaya, seperti edukasi dan sosialisasi keselamatan berkendara, pemasangan rambu lalu lintas, uji kelayakan kendaraan, patroli pengawasan, serta penanganan pasca-kecelakaan. Namun demikian, efektivitas pelaksanaan masih terhambat oleh rendahnya kesadaran masyarakat, keterbatasan personel, dan dukungan anggaran yang belum memadai. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun upaya yang dilakukan telah memberikan dampak positif terhadap penurunan angka kecelakaan, peningkatan keselamatan lalu lintas membutuhkan sinergi antar-instansi yang lebih kuat, peningkatan fasilitas penunjang, dan edukasi masyarakat yang berkelanjutan. Oleh karena itu, peran aktif pemerintah daerah sangat penting dalam mengintegrasikan aspek kelembagaan, sumber daya, dan budaya keselamatan secara menyeluruh. Kata kunci: Keselamatan lalu lintas, kecelakaan, Haddon Matriks, Dinas Perhubungan, Labuhanbatu

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06936/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192498
005 20260127090908
035 # # $a 0010-0126000943
082 # # $a 363.125 598 126 1
084 # # $a 363.125 598 126 1 RIT u
100 3 # $a Ritonga, Rivardo
245 1 # $a UPAYA DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN LABUHANBATU DALAM MENINGKATKAN KESELAMATAN LALU LINTAS DARAT /$c Ritonga, Rivardo
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 15
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, yang salah satunya disebabkan oleh rendahnya kepatuhan pengguna jalan dan minimnya fasilitas penunjang keselamatan, menunjukkan masih adanya kesenjangan antara regulasi keselamatan lalu lintas dan implementasi di lapangan. Hal ini diperparah dengan fluktuasi angka korban meninggal dunia serta keterbatasan personil dan anggaran dalam pelaksanaan kebijakan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Labuhanbatu dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas darat, serta mengkaji efektivitas program tersebut menggunakan pendekatan sistematis. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pegawai Dinas Perhubungan dan pihak terkait, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif dengan pendekatan Haddon Matrix yang mencakup tiga fase: pra-kecelakaan, saat kecelakaan, dan pasca-kecelakaan, serta mempertimbangkan faktor manusia, kendaraan, dan lingkungan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Perhubungan telah melaksanakan sejumlah upaya, seperti edukasi dan sosialisasi keselamatan berkendara, pemasangan rambu lalu lintas, uji kelayakan kendaraan, patroli pengawasan, serta penanganan pasca-kecelakaan. Namun demikian, efektivitas pelaksanaan masih terhambat oleh rendahnya kesadaran masyarakat, keterbatasan personel, dan dukungan anggaran yang belum memadai. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun upaya yang dilakukan telah memberikan dampak positif terhadap penurunan angka kecelakaan, peningkatan keselamatan lalu lintas membutuhkan sinergi antar-instansi yang lebih kuat, peningkatan fasilitas penunjang, dan edukasi masyarakat yang berkelanjutan. Oleh karena itu, peran aktif pemerintah daerah sangat penting dalam mengintegrasikan aspek kelembagaan, sumber daya, dan budaya keselamatan secara menyeluruh. Kata kunci: Keselamatan lalu lintas, kecelakaan, Haddon Matriks, Dinas Perhubungan, Labuhanbatu
650 # 4 $a Keselamatan lalu lintas darat
700 3 # $a Harahap, Agus Supriadi
Content Unduh katalog