
| Judul | IMPLEMENTASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA RISIKO KECELAKAAN KERJA PETUGAS PEMADAM KEBAKARAN KOTA PADANG / Wiyana |
| Pengarang | Wiyana Harahap, Agus Supriadi |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 13 :Ilus |
| Subjek | KESELAMATAN KERJA |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : belum optimalnya SOP K3 yang diterapkan oleh petugas pemadam kebakaran di Kota Padang. Tujuan : menganalisis bagaimana pengimplementasi K3 di Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang pada petugas damkar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Dalam penelitian ini informan ditentukan melalui teknik snowball sampling, memperoleh informan sebanyak mungkin. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian yang dianalisis menggunakan teori implementasi Edward III dalam Yulianto Kadji (2015 : 64-69) yang terdiri dari 4 dimensi yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan pengangkatan birokrasi. Dalam dimensi komunikasi yang dilakukan sudah cukup baik, hanya perlu beberapa peningkatan melalui kegiatan yang mendukung. Sumber daya seperti petugas yang berkompeten, dan tercukupinya sarana dan prasarana akan mendukung K3. Mengenai kewenangan, akan diberikan kepada danton regu, dan harus mengikuti SOP yang ada. Beberapa kendala yang ditemukan antara lain keterbatasan alat pelindung diri serta anggaran, perlunya peningkatan pelatihan teknis dan sosialisasi kepada masyarakat yang berkelanjutan, serta belum tersusunnya pedoman kerja teknis secara rinci dan mendetail dalam hal meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bagi para petugas pemadam. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengimplementasian Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) telah dilakukan, namun masih belum optimal dalam pelaksanaannya, sehingga perlu dilakukannya perbaikan terutama dalam SOP Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada petugas. Kata kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Petugas Pemadam Kebakaran, SO |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 07062/IPDN/2025 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192670 | ||
| 005 | 20260128105611 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126001115 |
| 082 | # | # | $a 363.115 981 733 |
| 084 | # | # | $a 363.115 981 733 WIY i |
| 100 | 0 | # | $a Wiyana |
| 245 | 1 | # | $a IMPLEMENTASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA RISIKO KECELAKAAN KERJA PETUGAS PEMADAM KEBAKARAN KOTA PADANG /$c Wiyana |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 13 : $b Ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : belum optimalnya SOP K3 yang diterapkan oleh petugas pemadam kebakaran di Kota Padang. Tujuan : menganalisis bagaimana pengimplementasi K3 di Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang pada petugas damkar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Dalam penelitian ini informan ditentukan melalui teknik snowball sampling, memperoleh informan sebanyak mungkin. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian yang dianalisis menggunakan teori implementasi Edward III dalam Yulianto Kadji (2015 : 64-69) yang terdiri dari 4 dimensi yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan pengangkatan birokrasi. Dalam dimensi komunikasi yang dilakukan sudah cukup baik, hanya perlu beberapa peningkatan melalui kegiatan yang mendukung. Sumber daya seperti petugas yang berkompeten, dan tercukupinya sarana dan prasarana akan mendukung K3. Mengenai kewenangan, akan diberikan kepada danton regu, dan harus mengikuti SOP yang ada. Beberapa kendala yang ditemukan antara lain keterbatasan alat pelindung diri serta anggaran, perlunya peningkatan pelatihan teknis dan sosialisasi kepada masyarakat yang berkelanjutan, serta belum tersusunnya pedoman kerja teknis secara rinci dan mendetail dalam hal meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bagi para petugas pemadam. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengimplementasian Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) telah dilakukan, namun masih belum optimal dalam pelaksanaannya, sehingga perlu dilakukannya perbaikan terutama dalam SOP Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada petugas. Kata kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Petugas Pemadam Kebakaran, SO |
| 650 | # | 4 | $a KESELAMATAN KERJA |
| 700 | 3 | # | $a Harahap, Agus Supriadi |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :