Cite This        Tampung        Export Record
Judul MITIGASI RISIKO KONFLIK ANTAR DESA DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT : (STUDI KASUS DI DESA KETARA, DESA SEGALA ANYAR, DAN DESA REMBITAN) / Lalu Mulkan Thariq Akbar
Pengarang Lalu Mulkan Thariq Akbar
Fanila Kasmita Kusuma
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 12
Subjek Konflik Sosial
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Masih adanya konflik antar desa yang disebabkan oleh kurangnya kepercayaan pada hukum, budaya balas dendam, komunikasi yang kurang efektif antarwarga dan tokoh masyarakat, serta dampak sosial yang meluas di Kecamatan Pujut. Penyelesaian konflik membutuhkan penegakan hukum yang konsisten, peran aktif tokoh masyarakat, dan edukasi agar masyarakat lebih memilih jalur damai. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis mitigasi risiko konflik di Kecamatan Pujut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Mitigasi dilakukan dengan 3 tahapan yaitu peacekeeping (penjaga perdamaian), peacemaking (penciptaan perdamaian), dan peacebuilding (pembangun perdamaian) dalam pelaksanaannya terdapat hambatan berupa adanya hoaks, provokator, dan kesalahpahaman antar warga yang membuat kerusuhan semakin parah. Upaya yang dilakukan ialah dengan cara penjagaan perbatasan wilayah konflik, mediasi, dan penguatan komunikasi antar warga. Kesimpulan: Penyelesaian melalui peacemaking belum optimal karena adanya penyebaran hoaks, provokasi, dan kesalahpahaman. Penyelesaian konflik tetap membutuhkan penegakan hukum yang konsisten, peran aktif tokoh masyarakat, dan edukasi agar masyarakat lebih memilih jalur damai. Kata Kunci: Konflik Sosial, Mitigasi Risiko, Desa
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23033

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07008/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192601
005 20260127025248
035 # # $a 0010-0126001046
082 # # $a 303.659 865 13
084 # # $a 303.659 865 13 LAL m
100 0 # $a Lalu Mulkan Thariq Akbar
245 1 # $a MITIGASI RISIKO KONFLIK ANTAR DESA DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT : $b (STUDI KASUS DI DESA KETARA, DESA SEGALA ANYAR, DAN DESA REMBITAN) /$c Lalu Mulkan Thariq Akbar
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Masih adanya konflik antar desa yang disebabkan oleh kurangnya kepercayaan pada hukum, budaya balas dendam, komunikasi yang kurang efektif antarwarga dan tokoh masyarakat, serta dampak sosial yang meluas di Kecamatan Pujut. Penyelesaian konflik membutuhkan penegakan hukum yang konsisten, peran aktif tokoh masyarakat, dan edukasi agar masyarakat lebih memilih jalur damai. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis mitigasi risiko konflik di Kecamatan Pujut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Mitigasi dilakukan dengan 3 tahapan yaitu peacekeeping (penjaga perdamaian), peacemaking (penciptaan perdamaian), dan peacebuilding (pembangun perdamaian) dalam pelaksanaannya terdapat hambatan berupa adanya hoaks, provokator, dan kesalahpahaman antar warga yang membuat kerusuhan semakin parah. Upaya yang dilakukan ialah dengan cara penjagaan perbatasan wilayah konflik, mediasi, dan penguatan komunikasi antar warga. Kesimpulan: Penyelesaian melalui peacemaking belum optimal karena adanya penyebaran hoaks, provokasi, dan kesalahpahaman. Penyelesaian konflik tetap membutuhkan penegakan hukum yang konsisten, peran aktif tokoh masyarakat, dan edukasi agar masyarakat lebih memilih jalur damai. Kata Kunci: Konflik Sosial, Mitigasi Risiko, Desa
650 # 4 $a Konflik Sosial
700 0 # $a Fanila Kasmita Kusuma
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23033
Content Unduh katalog