Cite This        Tampung        Export Record
Judul COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PERUMUSAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH (RPJMD) 2025- 2029 KABUPATEN ASMAT PROVINSI PAPUA SELATAN / Yosoa Marinus Kambu
Pengarang Yosoa Marinus Kambu
Dwi Agus Sumarno
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), 2025
Deskripsi Fisik 9
Subjek Perencanaan dan Kebijakan Admnistrasi Negara
Abstrak Permasalahan (GAP) Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya penerapan collaborative governance dalam perumusan RPJMD Kabupaten Asmat, terutama pada aspek pelibatan aktor non-pemerintah dan mekanisme kolaboratif yang belum maksimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis implementasi collaborative governance dalam penyusunan RPJMD 2025–2029 di Kabupaten Asmat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling dan triangulasi data. Hasil/Temuan: asil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat komitmen dan partisipasi dari pemerintah daerah, kolaborasi dengan sektor non-pemerintah dan masyarakat masih terbatas. Beberapa kendala yang dihadapi antara lain kurangnya pemahaman, partisipasi simbolis, dan belum sinerginya lembaga-lembaga terkait. Kesimpulan: Penerapan collaborative governance masih memerlukan penguatan dari segi kapasitas, komunikasi antaraktor, serta pengintegrasian dalam kebijakan. Kata kunci: Collaborative Governance, RPJMD, Pemerintah Daerah, Kolaborasi.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/24573

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07197/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192816
005 20260129102058
035 # # $a 0010-0126001261
082 # # $a 352.340 959 881 81
084 # # $a 352.340 959 881 81 YOS c
100 0 # $a Yosoa Marinus Kambu
245 1 # $a COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PERUMUSAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH (RPJMD) 2025- 2029 KABUPATEN ASMAT PROVINSI PAPUA SELATAN /$c Yosoa Marinus Kambu
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),$c 2025
300 # # $a 9
520 # # $a Permasalahan (GAP) Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya penerapan collaborative governance dalam perumusan RPJMD Kabupaten Asmat, terutama pada aspek pelibatan aktor non-pemerintah dan mekanisme kolaboratif yang belum maksimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis implementasi collaborative governance dalam penyusunan RPJMD 2025–2029 di Kabupaten Asmat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling dan triangulasi data. Hasil/Temuan: asil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat komitmen dan partisipasi dari pemerintah daerah, kolaborasi dengan sektor non-pemerintah dan masyarakat masih terbatas. Beberapa kendala yang dihadapi antara lain kurangnya pemahaman, partisipasi simbolis, dan belum sinerginya lembaga-lembaga terkait. Kesimpulan: Penerapan collaborative governance masih memerlukan penguatan dari segi kapasitas, komunikasi antaraktor, serta pengintegrasian dalam kebijakan. Kata kunci: Collaborative Governance, RPJMD, Pemerintah Daerah, Kolaborasi.
650 # 4 $a Perencanaan dan Kebijakan Admnistrasi Negara
700 0 # $a Dwi Agus Sumarno
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/24573
Content Unduh katalog