Cite This        Tampung        Export Record
Judul Evaluasi Penggunaan Dana Alokasi Umum Pada APBD Tahun Anggaran 2022 Di Kabupaten Pemalang Provinsi Jawa Tengah : - / ANNISA RISKY GHONNIYU
Pengarang ANNISA RISKY GHONNIYU
Anindita Primastuti
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 10 :- ;--
ISBN -
Subjek Administrasi Properti dan Topik yang Berkaitan
Abstrak Penulis berfokus pada permasalahan kurang optimalnya infrastruktur dan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Pemalang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2022 di Kabupaten Pemalang, yang kedua untuk mengetahui hal-hal yang menjadi faktor penghambat dalam penggunaan Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2022 di Kabupaten Pemalang, yang ketiga mengetahui upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Pemalang guna terwujudnya penggunaan Dana Alokasi Umum yang baik. Metode: Penelitian ini menggunakan teori Penelitian ini akan menggunakan teori evaluasi menurut W. Dunn (2003). Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data triangulasi yaitu dengan Wawancara, Observasi dan Dokumentasi. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian, Penggunaan Dana Alokasi 2 Umum (DAU) Tahun Anggaran 2022 di Kabupaten Pemalang sudah baik meski ada beberapa hambatan. Kesimpulan: Hambatan yang dialami yaitu adanya pergeseran Aparatur Sipil Negara, tingginya kebutuhan yang ada tidak sebanding dengan ketersediaan dana, para aparatur kurang mampu mengidentifikasi masalah yang ada. Kemudian upaya yang dilakukan pemerintah Kabupaten Pemalang, yaitu adanya komitmen pimpinan untuk memperbaiki skala prioritas, penetapan beberapa output kegiatan maupun sub-kegiatan yang ditetapkan dalam Analisis Standar Belanja (ASB), adanya Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA), serta penguatan Sistem Pengendalian Intern (SPI). Oleh karena itu, Peneliti menyarankan untuk pengisian kekosongan jabatan di Pemerintah Kabupaten Pemalang sebaiknya dilakukan dengan seleksi terbuka dan menggunakan sistem merit dan meningkatkan sinergitas antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Pemalang.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17114

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00227/IPDN/2026 352.559 826 14 ANN e Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193039
005 20260203021027
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000123
082 # # $a 352.559 826 14
084 # # $a 352.559 826 14 ANN e
100 0 # $a ANNISA RISKY GHONNIYU
245 1 # $a Evaluasi Penggunaan Dana Alokasi Umum Pada APBD Tahun Anggaran 2022 Di Kabupaten Pemalang Provinsi Jawa Tengah : $b - /$c ANNISA RISKY GHONNIYU
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 10 : $b - ; $c -$e -
520 # # $a Penulis berfokus pada permasalahan kurang optimalnya infrastruktur dan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Pemalang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2022 di Kabupaten Pemalang, yang kedua untuk mengetahui hal-hal yang menjadi faktor penghambat dalam penggunaan Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2022 di Kabupaten Pemalang, yang ketiga mengetahui upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Pemalang guna terwujudnya penggunaan Dana Alokasi Umum yang baik. Metode: Penelitian ini menggunakan teori Penelitian ini akan menggunakan teori evaluasi menurut W. Dunn (2003). Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data triangulasi yaitu dengan Wawancara, Observasi dan Dokumentasi. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian, Penggunaan Dana Alokasi 2 Umum (DAU) Tahun Anggaran 2022 di Kabupaten Pemalang sudah baik meski ada beberapa hambatan. Kesimpulan: Hambatan yang dialami yaitu adanya pergeseran Aparatur Sipil Negara, tingginya kebutuhan yang ada tidak sebanding dengan ketersediaan dana, para aparatur kurang mampu mengidentifikasi masalah yang ada. Kemudian upaya yang dilakukan pemerintah Kabupaten Pemalang, yaitu adanya komitmen pimpinan untuk memperbaiki skala prioritas, penetapan beberapa output kegiatan maupun sub-kegiatan yang ditetapkan dalam Analisis Standar Belanja (ASB), adanya Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA), serta penguatan Sistem Pengendalian Intern (SPI). Oleh karena itu, Peneliti menyarankan untuk pengisian kekosongan jabatan di Pemerintah Kabupaten Pemalang sebaiknya dilakukan dengan seleksi terbuka dan menggunakan sistem merit dan meningkatkan sinergitas antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Pemalang.
650 # 4 $a Administrasi Properti dan Topik yang Berkaitan
700 0 # $a Anindita Primastuti
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17114
Content Unduh katalog