Cite This        Tampung        Export Record
Judul ANALISIS KINERJA PENDAPATAN DAERAH DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN BUTON PROVINSI SULAWESI TENGGARA : - / Reksal Fadillah
Pengarang Reksal Fadillah
Komedi
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 11 :- ;--
ISBN -
Subjek Keungan Daerah
Abstrak Kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Buton masih jauh dari dana transfer pusat, sehingga mendorong pemerintah untuk meningkatkan kinerja pendapatan daerah melalui intensifikasi dan ekstensifikasi sumber PAD. Analisis kinerja pendapatan daerah menjadi penting untuk merancang strategi meningkatkan sektor pendapatan dan mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja pendapatan daerah dalam meningkatkan kemandirian keuangan daerah Kabupaten Buton Provinsi Sulawesi Tenggara, Faktor penghambat, dan upaya yang telah dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kinerja pendapatan daerah. Metode: Metode yang digunakan dalam 2 penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu kinerja pendapatan daerah menurut anilisis varians anggaran pendapatan sudah baik, analisis pertumbuhan pendapatan sudah baik, rasio derajat desentralisasi fiskal sangat kurang, rasio ketergantungan keuangan daerah sangat tinggi, dan rasio kemandirian keuangan daerah sangat tinggi. Kesimpulan: Kinerja pendapatan daerah Kabupaten Buton tahun 2018 – 2022 masih belum baik. Faktor penghambat kinerja pendapatan daerah dalam meningkatkan kemandirian keuangan daerah Kabupaten Buton, yaitu rendahnya potensi pendapatan asli daerah, kurangnya akurasi database pajak daerah, dan tingkat kesadaran dan kepatuhan wajib pajak yang rendah. Upaya pemerintah daerah Kabupaten Buton untuk meningkatkan kinerja pendapatan daerah, yaitu promosi potensi wilayah dan pengembangan fasilitas pajak dan retribusi daerah, terus melakukan validasi database pajak daerah, dan menjalin kolaborasi dengan kejaksaan negeri.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17965

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04548/IPDN/2024 336.013 598 485 1 REK a Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193125
005 20260204122317
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000209
082 # # $a 336.013 598 485 1
084 # # $a 336.013 598 485 1 REK a
100 0 # $a Reksal Fadillah
245 1 # $a ANALISIS KINERJA PENDAPATAN DAERAH DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN BUTON PROVINSI SULAWESI TENGGARA : $b - /$c Reksal Fadillah
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 11 : $b - ; $c -$e -
520 # # $a Kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Buton masih jauh dari dana transfer pusat, sehingga mendorong pemerintah untuk meningkatkan kinerja pendapatan daerah melalui intensifikasi dan ekstensifikasi sumber PAD. Analisis kinerja pendapatan daerah menjadi penting untuk merancang strategi meningkatkan sektor pendapatan dan mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja pendapatan daerah dalam meningkatkan kemandirian keuangan daerah Kabupaten Buton Provinsi Sulawesi Tenggara, Faktor penghambat, dan upaya yang telah dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kinerja pendapatan daerah. Metode: Metode yang digunakan dalam 2 penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu kinerja pendapatan daerah menurut anilisis varians anggaran pendapatan sudah baik, analisis pertumbuhan pendapatan sudah baik, rasio derajat desentralisasi fiskal sangat kurang, rasio ketergantungan keuangan daerah sangat tinggi, dan rasio kemandirian keuangan daerah sangat tinggi. Kesimpulan: Kinerja pendapatan daerah Kabupaten Buton tahun 2018 – 2022 masih belum baik. Faktor penghambat kinerja pendapatan daerah dalam meningkatkan kemandirian keuangan daerah Kabupaten Buton, yaitu rendahnya potensi pendapatan asli daerah, kurangnya akurasi database pajak daerah, dan tingkat kesadaran dan kepatuhan wajib pajak yang rendah. Upaya pemerintah daerah Kabupaten Buton untuk meningkatkan kinerja pendapatan daerah, yaitu promosi potensi wilayah dan pengembangan fasilitas pajak dan retribusi daerah, terus melakukan validasi database pajak daerah, dan menjalin kolaborasi dengan kejaksaan negeri.
650 # 4 $a Keungan Daerah
700 0 # $a Komedi
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17965
Content Unduh katalog