Cite This        Tampung        Export Record
Judul PENGARUH PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KOTA BALIKPAPAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR : - / Yunisa Rahma Arifiyanti
Pengarang Yunisa Rahma Arifiyanti
Komedi
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 12 :Ilust. ;--
ISBN -
Subjek Pendapatan Asli Daerah
Abstrak Penulis berfokus pada permasalahan bahwa di balik Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Balikpapan yang berlabelkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 3 tahun terakhir, nyatanya masih menyimpan beberapa temuan yang signifikan terkait dengan penerapan standar akuntansi pemerintahan namun tidak mempengaruhi kewajaran atas penyajian LKPDnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan standar akuntansi pemerintahan berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur dan seberapa besar pengaruhnya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis deskriptif dan inferensial yang dibantu dengan aplikasi SPSS 27.0 untuk menjawab rumusan masalah dengan teknik pengumpulan data berupa pemberian kuesioner penelitian yang merupakan hasil penjabaran dari operasionalisasi variabel X dan Y terhadap 89 responden yang mewakili populasi penelitian dan juga didukung dengan dokumentasi. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil analisis inferensial melalui uji regresi linear sederhana dan uji hipotesis T, variabel Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (X) berpengaruh terhadap variabel Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (Y) di Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur. Hal ini dibuktikan dengan t hitung dari variabel X menunjukkan nilai yang lebih besar dari > t tabel (10.172 > 1.988), dan dinyatakan melalui persamaan Y = 24,582 + 0.713X. yang berarti setiap adanya perubahan pada variabel bebas, maka akan terjadi perubahan pada variabel terikat pula. Hal ini menunjukkan jika semakin taat Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) diterapkan dalam penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah maka laporan keuangan tersebut menjadi semakin berkualitas. Kesimpulan: Penerapan standar akuntansi pemerintahan berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur sebesar 54,3%, sisanya sebesar 45,7% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Oleh karena itu, penulis menyarankan agar Pemerintah Kota Balikpapan terkhusus Badan Keuangan dan Aset Daerah sebagai entitas akuntansi sekaligus PPKD yang berwenang untuk menyusun Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Konsolidasi untuk mempertahankan atau meningkatkan lagi kompetensi serta pemahamannya mengenai penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) pada saat penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah dan lebih memperhatikan kebijakan akuntansi yang berlaku agar dapat mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan terciptanya pengelolaan keuangan daerah yang berkualitas, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17925

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04779/IPDN/2024 336.025 983 811 YUN p Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193443
005 20260206084705
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000527
082 # # $a 336.025 983 811
084 # # $a 336.025 983 811 YUN p
100 0 # $a Yunisa Rahma Arifiyanti
245 1 # $a PENGARUH PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KOTA BALIKPAPAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR : $b - /$c Yunisa Rahma Arifiyanti
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 12 : $b Ilust. ; $c -$e -
520 # # $a Penulis berfokus pada permasalahan bahwa di balik Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Balikpapan yang berlabelkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 3 tahun terakhir, nyatanya masih menyimpan beberapa temuan yang signifikan terkait dengan penerapan standar akuntansi pemerintahan namun tidak mempengaruhi kewajaran atas penyajian LKPDnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan standar akuntansi pemerintahan berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur dan seberapa besar pengaruhnya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis deskriptif dan inferensial yang dibantu dengan aplikasi SPSS 27.0 untuk menjawab rumusan masalah dengan teknik pengumpulan data berupa pemberian kuesioner penelitian yang merupakan hasil penjabaran dari operasionalisasi variabel X dan Y terhadap 89 responden yang mewakili populasi penelitian dan juga didukung dengan dokumentasi. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil analisis inferensial melalui uji regresi linear sederhana dan uji hipotesis T, variabel Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (X) berpengaruh terhadap variabel Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (Y) di Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur. Hal ini dibuktikan dengan t hitung dari variabel X menunjukkan nilai yang lebih besar dari > t tabel (10.172 > 1.988), dan dinyatakan melalui persamaan Y = 24,582 + 0.713X. yang berarti setiap adanya perubahan pada variabel bebas, maka akan terjadi perubahan pada variabel terikat pula. Hal ini menunjukkan jika semakin taat Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) diterapkan dalam penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah maka laporan keuangan tersebut menjadi semakin berkualitas. Kesimpulan: Penerapan standar akuntansi pemerintahan berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur sebesar 54,3%, sisanya sebesar 45,7% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Oleh karena itu, penulis menyarankan agar Pemerintah Kota Balikpapan terkhusus Badan Keuangan dan Aset Daerah sebagai entitas akuntansi sekaligus PPKD yang berwenang untuk menyusun Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Konsolidasi untuk mempertahankan atau meningkatkan lagi kompetensi serta pemahamannya mengenai penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) pada saat penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah dan lebih memperhatikan kebijakan akuntansi yang berlaku agar dapat mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan terciptanya pengelolaan keuangan daerah yang berkualitas, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
650 # 4 $a Pendapatan Asli Daerah
700 0 # $a Komedi
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17925
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
EFEKTIVITAS PENERIMAAN RETRIBUSI PARKIR MELALUI SISTEM E-PARKIR DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KOTA MEDAN / Nikita Silvia Oktarina Surbakti DIGITALISASI PAJAK DAERAH MELALUI E-SPPT PBB-P2 : STRATEGI PENINGKATAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KABUPATEN KULON PROGO / Falach Asadriya IMPLEMENTASI PROGRAM LORONG WISATA DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT : STUDI LORONG KYOTO KELURAHAN PARANG TAMBUNG KECAMATAN TAMALATE KOTA MAKASSAR / Elza Rezky Saputry OPTIMALISASI PENERIMAAN SEKTOR PERIKANAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KOTA AMBON PROVINSI MALUKU / Hanniel Ronaldio Solissa ANALISIS PENDAPATAN ASLI DAERAH UNTUK MENGUKUR KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN TANAH LAUT PROVINSI KALIMANTAN SELATAN 2019-2023 / M. Farid Duddin Al Fajr Show More