Cite This        Tampung        Export Record
Judul PERAN BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM RANGKA PENDIDIKAN POLITIK PEMILIH PEMULA MELALUI PROGRAM PEMILOS SERENTAK BAGI SISWA SMA/SEDERAJAT DI KABUPATEN KULON PROGO : Studi Penggunaan Platform Digital / Muhamad Rival Hidayat
Pengarang Muhamad Rival Hidayat
Romi Saputra
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 15 hlm :ilus ;--
ISBN -
Subjek Partisipasi Politik
Abstrak Pendidikan politik menjadi salah satu upaya penting dalam mewujudkan masyarakat madani. Pendidikan politik menjadi salah satu tugas pokok dan fungsi pemerintah dalam hal ini spesifik dilaksanakan oleh Badan Kesbangpol masing-masing wilayah. Kesbangpol Kulon Progo menjadi salah satu pioneer dalam menciptakan inovasi Pendidikan politik utamanya kepada pemilih pemula yang mana jumlahnya mendominasi mayoritas DPT di Kulon Progo khususnya dan Indonesia pada umumnya. Upaya dari Kesbangpol Kulon Progo yakni membuat Program Pemilihan OSIS Serentak (Pemilos) se-Kabupaten yang diselenggarakan sepenuhnya oleh siswa. Metode: Penelitian ini menggunakan metode dekriptif kualitatif. Teori yang digunakan ialah teori peran menurut Bidle dan Thomas. Teori ini memiliki empat dimensi, yaitu harapan (expectation), norma (norm), wujud perilaku (performance), penilaian (evaluation), dan sanksi (sanction). Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran dari Badan Kesbangpol dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi secara nyata dalam pendidikan politik kepada masyarakat terkhusus pemilih pemula. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan wawancara sebagai teknik pengumpulan data. Teknis analisis data yang dilakukan ialah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil: Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam melaksanakan perannya melaksanakan Pendidikan politik melalui program Pemilos ini masih ditemukan adanya beberapa catatan antara lain kurang efektifnya Panitia Pelaksana Pemilos dari siswa sebagai perpanjangan tangan Kesbangpol Kulon Progo melakasnakan tupoksinya, kurangnya penerapan reward and punishment yang tegas dan juga kurang tertib administrasi dari program ini. Kesimpulan: Dengan berbagai catatan tersebut Kesbangpol Kulon Progo diharuskan bisa lebih kreatif dan proaktif lagi dalam melaksanakan tupoksi Lembaga dengan menggunakan akses kurikulum Merdeka untuk menanamkan Pendidikan politik dan memaksimalkan program Pemilos itu sendiri.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18887

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00250/IPDN/2026 323.042 598 271 MUH p Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193164
005 20260204011841
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000248
082 # # $a 323.042 598 271
084 # # $a 323.042 598 271 MUH p
100 0 # $a Muhamad Rival Hidayat
245 1 # $a PERAN BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM RANGKA PENDIDIKAN POLITIK PEMILIH PEMULA MELALUI PROGRAM PEMILOS SERENTAK BAGI SISWA SMA/SEDERAJAT DI KABUPATEN KULON PROGO : $b Studi Penggunaan Platform Digital /$c Muhamad Rival Hidayat
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 15 hlm : $b ilus ; $c -$e -
520 # # $a Pendidikan politik menjadi salah satu upaya penting dalam mewujudkan masyarakat madani. Pendidikan politik menjadi salah satu tugas pokok dan fungsi pemerintah dalam hal ini spesifik dilaksanakan oleh Badan Kesbangpol masing-masing wilayah. Kesbangpol Kulon Progo menjadi salah satu pioneer dalam menciptakan inovasi Pendidikan politik utamanya kepada pemilih pemula yang mana jumlahnya mendominasi mayoritas DPT di Kulon Progo khususnya dan Indonesia pada umumnya. Upaya dari Kesbangpol Kulon Progo yakni membuat Program Pemilihan OSIS Serentak (Pemilos) se-Kabupaten yang diselenggarakan sepenuhnya oleh siswa. Metode: Penelitian ini menggunakan metode dekriptif kualitatif. Teori yang digunakan ialah teori peran menurut Bidle dan Thomas. Teori ini memiliki empat dimensi, yaitu harapan (expectation), norma (norm), wujud perilaku (performance), penilaian (evaluation), dan sanksi (sanction). Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran dari Badan Kesbangpol dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi secara nyata dalam pendidikan politik kepada masyarakat terkhusus pemilih pemula. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan wawancara sebagai teknik pengumpulan data. Teknis analisis data yang dilakukan ialah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil: Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam melaksanakan perannya melaksanakan Pendidikan politik melalui program Pemilos ini masih ditemukan adanya beberapa catatan antara lain kurang efektifnya Panitia Pelaksana Pemilos dari siswa sebagai perpanjangan tangan Kesbangpol Kulon Progo melakasnakan tupoksinya, kurangnya penerapan reward and punishment yang tegas dan juga kurang tertib administrasi dari program ini. Kesimpulan: Dengan berbagai catatan tersebut Kesbangpol Kulon Progo diharuskan bisa lebih kreatif dan proaktif lagi dalam melaksanakan tupoksi Lembaga dengan menggunakan akses kurikulum Merdeka untuk menanamkan Pendidikan politik dan memaksimalkan program Pemilos itu sendiri.
600 # 4 $a Partisipasi Politik
700 0 # $a Romi Saputra
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18887
Content Unduh katalog