
| Judul | COLLABORATIVE GOVERNANCE MENINGKATKAN PENDIDIKAN POLITIK PEMILIH PEMULA DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH (PILKADA) DI KABUPATEN PURWOREJO PROVINSI JAWA TENGAH : BUPATI NGANTOR DI KAMPUNG / Doni Danan Dito |
| Pengarang | Doni Danan Dito Ani Martini |
| EDISI | - |
| Penerbitan | Sumedang : IPDN, 2024 |
| Deskripsi Fisik | 13 hlm :- ;-- |
| ISBN | - |
| Subjek | Pendidikan Politik |
| Abstrak | meskipun ada peningkatan partisipasi Pilkada dari 2015 ke 2020, tingkat partisipasinya masih di bawah rata-rata Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, jumlah pemilih pemula yang signifikan di Purworejo menekankan pentingnya pendidikan politik yang efektif. Kabupaten ini telah mulai menerapkan Collaborative governance melalui Bakesbangpol, tetapi masih memerlukan perbaikan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisis Collaborative governance antara pemerintah, akademisi, swasta, masyarakat, dan pers dalam meningkatkan pendidikan politik bagi pemilih pemula di Kabupaten Purworejo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan deduktif. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara, sedangkan data sekunder dikumpulkan dari dokumen-dokumen terkait. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil/Temuan: Collaborative governance antara pemerintah dengan pihak komunitas, media, dan akademisi telah berjalan lancar namun belum optimal sepenuhnya, hal ini karena aktor swasta belum terlibat secara aktif dalam kegiatan peningkatan pemahaman pendidikan politik bagi pemilih pemula di Kabupaten Purworejo. Kesimpulan: Melibatkan aktor swasta secara aktif melalui pendekatan yang persuasif dan mengidentifikasi manfaat yang diperoleh melalui partisipasi aktif dalam pendidikan politik. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18965 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 00274/IPDN/2026 | 324.759 826 41 DON c | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001193242 | ||
| 005 | 20260205120305 | ||
| 020 | # | # | $a - |
| 035 | # | # | $a 0010-0226000326 |
| 082 | # | # | $a 324.759 826 41 |
| 084 | # | # | $a 324.759 826 41 DON c |
| 100 | 0 | # | $a Doni Danan Dito |
| 245 | 1 | # | $a COLLABORATIVE GOVERNANCE MENINGKATKAN PENDIDIKAN POLITIK PEMILIH PEMULA DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH (PILKADA) DI KABUPATEN PURWOREJO PROVINSI JAWA TENGAH : $b BUPATI NGANTOR DI KAMPUNG /$c Doni Danan Dito |
| 250 | # | # | $a - |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 |
| 300 | # | # | $a 13 hlm : $b - ; $c -$e - |
| 520 | # | # | $a meskipun ada peningkatan partisipasi Pilkada dari 2015 ke 2020, tingkat partisipasinya masih di bawah rata-rata Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, jumlah pemilih pemula yang signifikan di Purworejo menekankan pentingnya pendidikan politik yang efektif. Kabupaten ini telah mulai menerapkan Collaborative governance melalui Bakesbangpol, tetapi masih memerlukan perbaikan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisis Collaborative governance antara pemerintah, akademisi, swasta, masyarakat, dan pers dalam meningkatkan pendidikan politik bagi pemilih pemula di Kabupaten Purworejo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan deduktif. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara, sedangkan data sekunder dikumpulkan dari dokumen-dokumen terkait. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil/Temuan: Collaborative governance antara pemerintah dengan pihak komunitas, media, dan akademisi telah berjalan lancar namun belum optimal sepenuhnya, hal ini karena aktor swasta belum terlibat secara aktif dalam kegiatan peningkatan pemahaman pendidikan politik bagi pemilih pemula di Kabupaten Purworejo. Kesimpulan: Melibatkan aktor swasta secara aktif melalui pendekatan yang persuasif dan mengidentifikasi manfaat yang diperoleh melalui partisipasi aktif dalam pendidikan politik. |
| 600 | # | 4 | $a Pendidikan Politik |
| 700 | 0 | # | $a Ani Martini |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18965 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :