Cite This        Tampung        Export Record
Judul STRATEGI DISEMINASI INFORMASI MELALUI INSTAGRAM OLEH DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA PROVINSI SUMATERA BARAT : (Studi di Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Barat) / Abdurrahman Azzam
Pengarang Abdurrahman Azzam
Rotzami
EDISI -
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2024
Deskripsi Fisik 13 hlm
Subjek Manajemen Komunikasi
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penyebaran informasi publik di Sumatera Barat sudah berjalan dengan baik meskipun masi terdapat beberapa kelemahan. Dengan demikian perlu untuk merancang sebuah strategi diseminasi demi meningktanya kualitas pelayanan informasi publik kepada masyarakat. Tujuan: Tujuan dari penulisan skripsi ini ialah mengetahui strategi diseminasi dari Dinas komunikasi dan Informatika Sumatera Barat dalam pengelolaan informasi publik melalui media sosial instagram, dan melihat apa saja yang menjadi faktor pendukung dan penghambat dalam upaya tersebut, serta menemukan strategi yang efektif. Metode: Metode yang penulis gunakan dalam menyelesaikan masalah dalam penulisan skripsi ini ialah Metode Kualitatif Deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam skripsi ini melalui proses observasi (pengamatan), wawancara ,dokumentasi serta teori ASOCA sebagai operasional konsep dari penelitian ini. Hasil/Temuan: strategi diseminasi yang sudah ditetapkan telah berjalan cukup baik tetapi masi terdapat beberapa kendala yang menjadi faktor penghambat yaitu kurangnya diminatinya berita dari pemerintah, sumber daya manusia pengelola media sosial terbatas dan terbatasnya anggaran. Dengan demikian, saran yang bisa penulis berikan ialah pentingnya peran pemerintah untuk mengefektifkan Instagram sebagai sarana diseminasi agar tugas dan tanggungjawab dari Dinas Komunikasi dan Informatika sendiri bisa terlaksana dengan baik sehingga dapat berinovasi tentang tatacara pengelolaan media sosial yang tepat dalam pengelolaan informasi publik. Kesimpulan: penulis menyimpulkan bahwa diseminasi informasi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Barat telah berjalan baik dengan penerapan prinsip yang tepat, namun perlu adanya perhatian lebih dari Pemerintah Provinsi untuk meningkatkan inovasi dalam pengelolaan informasi publik.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18648

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04670/IPDN/2024 658.450 959 813 ABD s Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193312
005 20260205110656
035 # # $a 0010-0226000396
082 # # $a 658.450 959 813
084 # # $a 658.450 959 813 ABD s
100 0 # $a Abdurrahman Azzam
245 1 # $a STRATEGI DISEMINASI INFORMASI MELALUI INSTAGRAM OLEH DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA PROVINSI SUMATERA BARAT : $b (Studi di Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Barat) /$c Abdurrahman Azzam
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024
300 # # $a 13 hlm
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penyebaran informasi publik di Sumatera Barat sudah berjalan dengan baik meskipun masi terdapat beberapa kelemahan. Dengan demikian perlu untuk merancang sebuah strategi diseminasi demi meningktanya kualitas pelayanan informasi publik kepada masyarakat. Tujuan: Tujuan dari penulisan skripsi ini ialah mengetahui strategi diseminasi dari Dinas komunikasi dan Informatika Sumatera Barat dalam pengelolaan informasi publik melalui media sosial instagram, dan melihat apa saja yang menjadi faktor pendukung dan penghambat dalam upaya tersebut, serta menemukan strategi yang efektif. Metode: Metode yang penulis gunakan dalam menyelesaikan masalah dalam penulisan skripsi ini ialah Metode Kualitatif Deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam skripsi ini melalui proses observasi (pengamatan), wawancara ,dokumentasi serta teori ASOCA sebagai operasional konsep dari penelitian ini. Hasil/Temuan: strategi diseminasi yang sudah ditetapkan telah berjalan cukup baik tetapi masi terdapat beberapa kendala yang menjadi faktor penghambat yaitu kurangnya diminatinya berita dari pemerintah, sumber daya manusia pengelola media sosial terbatas dan terbatasnya anggaran. Dengan demikian, saran yang bisa penulis berikan ialah pentingnya peran pemerintah untuk mengefektifkan Instagram sebagai sarana diseminasi agar tugas dan tanggungjawab dari Dinas Komunikasi dan Informatika sendiri bisa terlaksana dengan baik sehingga dapat berinovasi tentang tatacara pengelolaan media sosial yang tepat dalam pengelolaan informasi publik. Kesimpulan: penulis menyimpulkan bahwa diseminasi informasi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Barat telah berjalan baik dengan penerapan prinsip yang tepat, namun perlu adanya perhatian lebih dari Pemerintah Provinsi untuk meningkatkan inovasi dalam pengelolaan informasi publik.
650 # 4 $a Manajemen Komunikasi
700 0 # $a Rotzami
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18648
Content Unduh katalog