
| Judul | KOLABORASI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD), MEDIA MASSA, DAN MASYARAKAT DALAM PENGURANGAN RISIKO BENCANA CUACA EKSTREM DI KOTA SABANG PROVINSI ACEH : - / Wini Aldila |
| Pengarang | Wini Aldila Muh Ilham |
| EDISI | - |
| Penerbitan | Sumedang : IPDN, 2024 |
| Deskripsi Fisik | 13 :Ilust. ;-- |
| ISBN | - |
| Subjek | KOLABORASI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH, MEDIA MASSA DAN MASYARAKAT DALAM UPAYA PENGURANGAN RISIKO BENCANA CUACA EKSTREM DI KOTA SABANG PROVINSI ACEH |
| Abstrak | Kota Sabang merupakan kota dengan kondisi daerah yang sangat rawan mengalami cuaca ekstrem. Hal tersebut menjadi sebuah permasalahan bagi Kota Sabang dimana ketika terjadi cuaca ekstrem mengakibatkan kerusakan-kerusakan lain yang sifatnya merugian. Yang menjadi permasalahan ialah masih kurangnya penginformasian terkait bencana cuaca ekstrem kepada masyarakat. Oleh karena itu diperlukan adanya sebuah kolaborasi antara BPBD, media massa dan masyarakat agar masalah tersebut dapat terselesaikan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini agar mendeskripsikan terkait kolaborasi yang terjalin antara BPBD, media massa, dan masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana 2 cuaca ekstrem di Kota Sabang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Yang menjadi sumber data pada penelitian ini adalah Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Radio Republik Indonesia, dan masyarakat Kota Sabang. Hasil: BPBD, media massa, dan masyarakat dapat dikategorikan berjalan dengan baik. Kolaborasi yang terjalin terlihat dalam bentuk adanya apel gabungan, Forum Group Discussion, dan sebagainya. Namun dalam pelaksanaannya masih terdapat kendala seperti kurangnya anggaran yang mengakibatkan program-program yang dimaksudkan untuk mengurangi risiko bencana agak sulit dikerjakan. Kemudian akibat kurangnya anggaran berdampak pada kurangnya sarana dan prasarana serta kompetensi personel BPBD pada saat terjadinya bencana dan pengelolaan media. Maka dari itu diperlukan kolaborasi agar tiap pihak dapat saling membantu dalam memenuhi kekurangan yang ada. Kesimpulan: upaya yang dapat dilakukan ialan upaya dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Sabang dalam meningkatkan kompetensi pegawai melalui memberikan kesempatan kepada personel BPBD untuk mengikuti training yang diinisasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Aceh, serta mengikutsertakan personel pada kegiatan-kegiatan integrasi seperti apel kesiapsiagaan bersama OPD maupun instansi seperti TNI/POLRI. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19372 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 04880/IPDN/2024 | 363.349 598 11 WIN k | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001193571 | ||
| 005 | 20260206105617 | ||
| 020 | # | # | $a - |
| 035 | # | # | $a 0010-0226000655 |
| 082 | # | # | $a 363.349 598 11 |
| 084 | # | # | $a 363.349 598 11 WIN k |
| 100 | 0 | # | $a Wini Aldila |
| 245 | 1 | # | $a KOLABORASI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD), MEDIA MASSA, DAN MASYARAKAT DALAM PENGURANGAN RISIKO BENCANA CUACA EKSTREM DI KOTA SABANG PROVINSI ACEH : $b - /$c Wini Aldila |
| 250 | # | # | $a - |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 |
| 300 | # | # | $a 13 : $b Ilust. ; $c -$e - |
| 520 | # | # | $a Kota Sabang merupakan kota dengan kondisi daerah yang sangat rawan mengalami cuaca ekstrem. Hal tersebut menjadi sebuah permasalahan bagi Kota Sabang dimana ketika terjadi cuaca ekstrem mengakibatkan kerusakan-kerusakan lain yang sifatnya merugian. Yang menjadi permasalahan ialah masih kurangnya penginformasian terkait bencana cuaca ekstrem kepada masyarakat. Oleh karena itu diperlukan adanya sebuah kolaborasi antara BPBD, media massa dan masyarakat agar masalah tersebut dapat terselesaikan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini agar mendeskripsikan terkait kolaborasi yang terjalin antara BPBD, media massa, dan masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana 2 cuaca ekstrem di Kota Sabang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Yang menjadi sumber data pada penelitian ini adalah Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Radio Republik Indonesia, dan masyarakat Kota Sabang. Hasil: BPBD, media massa, dan masyarakat dapat dikategorikan berjalan dengan baik. Kolaborasi yang terjalin terlihat dalam bentuk adanya apel gabungan, Forum Group Discussion, dan sebagainya. Namun dalam pelaksanaannya masih terdapat kendala seperti kurangnya anggaran yang mengakibatkan program-program yang dimaksudkan untuk mengurangi risiko bencana agak sulit dikerjakan. Kemudian akibat kurangnya anggaran berdampak pada kurangnya sarana dan prasarana serta kompetensi personel BPBD pada saat terjadinya bencana dan pengelolaan media. Maka dari itu diperlukan kolaborasi agar tiap pihak dapat saling membantu dalam memenuhi kekurangan yang ada. Kesimpulan: upaya yang dapat dilakukan ialan upaya dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Sabang dalam meningkatkan kompetensi pegawai melalui memberikan kesempatan kepada personel BPBD untuk mengikuti training yang diinisasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Aceh, serta mengikutsertakan personel pada kegiatan-kegiatan integrasi seperti apel kesiapsiagaan bersama OPD maupun instansi seperti TNI/POLRI. |
| 650 | # | 4 | $a KOLABORASI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH, MEDIA MASSA DAN MASYARAKAT DALAM UPAYA PENGURANGAN RISIKO BENCANA CUACA EKSTREM DI KOTA SABANG PROVINSI ACEH |
| 700 | 0 | # | $a Muh Ilham |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19372 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :