Cite This        Tampung        Export Record
Judul STRATEGI PENINGKATAN KEPEMILIKAN ALAT PEMADAM KEBAKARAN BANGUNAN DI KOTA PAYAKUMBUH PROVINSI SUMATERA BARAT : - / Rana Putri Kurniawan
Pengarang Rana Putri Kurniawan
Sutiyo
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 15 :- ;--
ISBN -
Subjek Perlindungan kebakaran
Abstrak Penelitian ini berawal dari kesadaran akan pentingnya kepemilikan alat pemadam kebakaran di bangunan dan gedung. Pentingnya alat pemadam kebakaran tidak bisa diremehkan mengingat fungsi utamanya dalam mencegah dan mengatasi kebakaran, yang dapat menyebabkan kerugian besar baik secara material maupun korban jiwa. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan memahami penyebab rendahnya kepemilikan alat pemadam kebakaran di bangunan-bangunan yang ada di Kota Payakumbuh. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui beberapa cara. Pertama, wawancara dengan pemilik bangunan untuk mengetahui perspektif mereka tentang alat pemadam kebakaran, hambatan yang mereka hadapi dalam pengadaan alat tersebut, serta kesadaran mereka akan pentingnya alat pemadam kebakaran. Kedua, wawancara dengan dinas-dinas terkait seperti dinas pemadam kebakaran dan dinas perizinan untuk mendapatkan informasi mengenai regulasi, dukungan, dan program yang telah ada. Ketiga, observasi langsung ke lapangan untuk melihat kondisi nyata kepemilikan dan kesiapan alat pemadam kebakaran di bangunan-bangunan. Terakhir, analisis dokumentasi dilakukan untuk mengkaji dokumen-dokumen kebijakan, laporan, dan data statistik yang relevan.Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu partisipasi pemuda dalam perencanaan tergolong cukup, pada pelaksanaan tergolong baik, dan pemanfaatan hasil tergolong baik, meskipun masih terkendala dengan kesibukan pemuda, dan tingkat kesadaran beberapa pemuda yang masih rendah. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab rendahnya kepemilikan alat pemadam kebakaran bangunan adalah sumber daya aparatur yang masih kurang dan masih rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya alat pemadam kebakaran. Strategi yang efektif untuk meningkatkan kepemilikan alat pemadam kebakaran melibatkan perumusan peraturan daerah, pendidikan dan pelatihan, dan kerja sama antara pemerintah dan sektor swasta. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya adopsi strategi yang holistik dan berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapan dalam menghadapi risiko kebakaran bangunan.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17434

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04987/IPDN/2024 363.375 981 391 RAN s Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193797
005 20260210085604
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000881
082 # # $a 363.375 981 391
084 # # $a 363.375 981 391 RAN s
100 0 # $a Rana Putri Kurniawan
245 1 # $a STRATEGI PENINGKATAN KEPEMILIKAN ALAT PEMADAM KEBAKARAN BANGUNAN DI KOTA PAYAKUMBUH PROVINSI SUMATERA BARAT : $b - /$c Rana Putri Kurniawan
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 15 : $b - ; $c -$e -
520 # # $a Penelitian ini berawal dari kesadaran akan pentingnya kepemilikan alat pemadam kebakaran di bangunan dan gedung. Pentingnya alat pemadam kebakaran tidak bisa diremehkan mengingat fungsi utamanya dalam mencegah dan mengatasi kebakaran, yang dapat menyebabkan kerugian besar baik secara material maupun korban jiwa. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan memahami penyebab rendahnya kepemilikan alat pemadam kebakaran di bangunan-bangunan yang ada di Kota Payakumbuh. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui beberapa cara. Pertama, wawancara dengan pemilik bangunan untuk mengetahui perspektif mereka tentang alat pemadam kebakaran, hambatan yang mereka hadapi dalam pengadaan alat tersebut, serta kesadaran mereka akan pentingnya alat pemadam kebakaran. Kedua, wawancara dengan dinas-dinas terkait seperti dinas pemadam kebakaran dan dinas perizinan untuk mendapatkan informasi mengenai regulasi, dukungan, dan program yang telah ada. Ketiga, observasi langsung ke lapangan untuk melihat kondisi nyata kepemilikan dan kesiapan alat pemadam kebakaran di bangunan-bangunan. Terakhir, analisis dokumentasi dilakukan untuk mengkaji dokumen-dokumen kebijakan, laporan, dan data statistik yang relevan.Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu partisipasi pemuda dalam perencanaan tergolong cukup, pada pelaksanaan tergolong baik, dan pemanfaatan hasil tergolong baik, meskipun masih terkendala dengan kesibukan pemuda, dan tingkat kesadaran beberapa pemuda yang masih rendah. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab rendahnya kepemilikan alat pemadam kebakaran bangunan adalah sumber daya aparatur yang masih kurang dan masih rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya alat pemadam kebakaran. Strategi yang efektif untuk meningkatkan kepemilikan alat pemadam kebakaran melibatkan perumusan peraturan daerah, pendidikan dan pelatihan, dan kerja sama antara pemerintah dan sektor swasta. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya adopsi strategi yang holistik dan berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapan dalam menghadapi risiko kebakaran bangunan.
650 # 4 $a Perlindungan kebakaran
700 0 # $a Sutiyo
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17434
Content Unduh katalog