Cite This        Tampung        Export Record
Judul IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM KARTU TANI DALAM MEMENUHI KETERJANGKAUAN PUPUK BERSUBSIDI DI KABUPATEN DAIRI PROVINSI SUMATERA UTARA / Wira Abdillah Bintang
Pengarang Wira Abdillah Bintang
Baharuddin Thahir
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2024
Deskripsi Fisik 15
Subjek Ekonomi Pertanian
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Program Kartu Tani adalah sebuah kebijakan nasional di bidang pertanian yang digunakan untuk menebus pupuk bersubsidi. Penebusan pupuk dilakukan menggunakan Kartu Tani yang terintegrasi dengan perbankan sebagai media transaksi melalui mesin Electronic Data Capture (EDC) di Kios Pengecer. Terdapat beberapa masalah atas tidak terpenuhinya keterjangkauan pupuk subsidi seperti keterbatasan anggaran subsidi pupuk, maladministrasi, ketidakpahaman petani terkait peraturan, pembatasan jenis pupuk dan jenis komoditas, terdapat pupuk ilegal, dan adanya ketidaksesuaian substansi peraturan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan dari implementasi, faktor pendukung dan penghambat, serta upaya mengatasi hambatan dalam Program Kartu Tani dalam memenuhi keterjangkauan pupuk bersubsidi di Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif sesuai dengan teori Van Meter dan Van Horn (1975). Hasil/Temuan: Implementasi Program Kartu tani memiliki berbagai kendala diantaranya ialah kurangnya tingkat pemahaman petani akan kebijakan, adanya ketidaksinkronan peraturan, terdapat mesin EDC yang belum aktif serta sinyal yang belum memadai, masih banyaknya kartu tani yang belum aktif, tidak adanya inject kuota dari pihak BNI dan tidak adanya anggaran khusus dalam pelaksanaan Program Kartu Tani. Implementasi kebijakan Program Kartu Tani dalam memenuhi keterjangkauan pupuk bersubsidi di Kabupaten Dairi belum berhasil hingga mengalami pemberhentian. Kesimpulan: Implementasi kebijakan Program Kartu Tani dalam memenuhi keterjangkauan pupuk bersubsidi di Kabupaten Dairi belum berhasil hingga mengalami pemberhentian, penebusan pupuk subsidi kembali secara manual menggunakan KTP.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18025

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
05029/IPDN/2024 338.109 598 128 1 WIR i Deposit Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193875
005 20260210102844
035 # # $a 0010-0226000959
082 # # $a 338.109 598 128 1
084 # # $a 338.109 598 128 1 WIR i
100 0 # $a Wira Abdillah Bintang
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM KARTU TANI DALAM MEMENUHI KETERJANGKAUAN PUPUK BERSUBSIDI DI KABUPATEN DAIRI PROVINSI SUMATERA UTARA /$c Wira Abdillah Bintang
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024
300 # # $a 15
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Program Kartu Tani adalah sebuah kebijakan nasional di bidang pertanian yang digunakan untuk menebus pupuk bersubsidi. Penebusan pupuk dilakukan menggunakan Kartu Tani yang terintegrasi dengan perbankan sebagai media transaksi melalui mesin Electronic Data Capture (EDC) di Kios Pengecer. Terdapat beberapa masalah atas tidak terpenuhinya keterjangkauan pupuk subsidi seperti keterbatasan anggaran subsidi pupuk, maladministrasi, ketidakpahaman petani terkait peraturan, pembatasan jenis pupuk dan jenis komoditas, terdapat pupuk ilegal, dan adanya ketidaksesuaian substansi peraturan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan dari implementasi, faktor pendukung dan penghambat, serta upaya mengatasi hambatan dalam Program Kartu Tani dalam memenuhi keterjangkauan pupuk bersubsidi di Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif sesuai dengan teori Van Meter dan Van Horn (1975). Hasil/Temuan: Implementasi Program Kartu tani memiliki berbagai kendala diantaranya ialah kurangnya tingkat pemahaman petani akan kebijakan, adanya ketidaksinkronan peraturan, terdapat mesin EDC yang belum aktif serta sinyal yang belum memadai, masih banyaknya kartu tani yang belum aktif, tidak adanya inject kuota dari pihak BNI dan tidak adanya anggaran khusus dalam pelaksanaan Program Kartu Tani. Implementasi kebijakan Program Kartu Tani dalam memenuhi keterjangkauan pupuk bersubsidi di Kabupaten Dairi belum berhasil hingga mengalami pemberhentian. Kesimpulan: Implementasi kebijakan Program Kartu Tani dalam memenuhi keterjangkauan pupuk bersubsidi di Kabupaten Dairi belum berhasil hingga mengalami pemberhentian, penebusan pupuk subsidi kembali secara manual menggunakan KTP.
650 # 4 $a Ekonomi Pertanian
700 0 # $a Baharuddin Thahir
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18025
Content Unduh katalog