Cite This        Tampung        Export Record
Judul IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENERTIBAN HEWAN TERNAK DI KECAMATAN SUMBAWA KABUPATEN SUMBAWA : - / Lalu Wira Agung Mulajati
Pengarang Lalu Wira Agung Mulajati
Tri Raharjanto
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2023
Deskripsi Fisik 8 hlm :- ;--
ISBN -
Subjek Penertiban Hewan Ternak
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Sumbawa dikenal memiliki potensi di bidang peternakan sehingga disebut “Kabupaten Peternakan”. Masyarakat memelihara hewan ternak bukan hanya untuk keperluan pribadi tetapi juga berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah. Namun, pola lama masyarakat yang semi intensif dalam memelihara hewan ternaknya menimbulkan permasalahan ketertiban dan ketentraman di Kecamatan Sumbawa. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengkaji implementasi kebijakan penertiban hewan ternak di Kecamatan Sumbawa Kabupaten Sumbawa, mengkaji faktor pendukung dan faktor penghambat implementasi kebijakan penertiban hewan ternak di Kecamatan Sumbawa Kabupaten Sumbawa, dan menganalisis upaya untuk mengoptimalkan kebijakan dalam penertiban hewan ternak di Kecamatan Sumbawa Kabupaten Sumbawa. Metode: Metode penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini, ukuran dan tujuan implementasi penertiban hewan ternak yang belum terlaksana dengan baik, sumber daya yang dimiliki belum mendukung, karakteristik agen pelaksana dalam implementasi kebijakan penertiban hewan ternak yang belum memiliki struktur birokrasi yang jelas, sikap kecenderungan para pelaksana dalam bertugas cukup berkompetensi, komunikasi antar organisasi dan aktifitas pelaksanaan sudah terlaksana dengan cukup baik, dan lingkungan sosial, ekonomi, dan politik memiliki pengaruh signifikan dalam kasus hewan ternak yang berkeliaran. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini adalah implementasi kebijakan penertiban hewan ternak di Kecamatan Sumbawa Kabupaten Sumbawa belum terealisasi dengan baik terlihat dari masih ada temuan hewan ternak yang masuk ke pemukiman, faktor pendukung adanya sosialisasi melalui sosial media dan partisipasi aktif masyarakat untuk melapor, faktor penghambat yakni permasalahan pada anggaran dan kendala teknis lainnya serta Upaya untuk mengoptimalkan kebijakan adalah melaksanakan patroli, operasi gabungan, dan kerja sama dengan instansi daerah lainnya. Saran dari peneliti adalah membuat perda khusus terkait permasalahan ini, bekerja sama dengan kelurahan dan kecamatan serta lebih memaksimalkan sosialisasi melalui pemanfaatan media sosial.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15554

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
05968/IPDN/2023 636.085 986 521 LAL i Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193901
005 20260210105758
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000985
082 # # $a 636.085 986 521
084 # # $a 636.085 986 521 LAL i
100 0 # $a Lalu Wira Agung Mulajati
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENERTIBAN HEWAN TERNAK DI KECAMATAN SUMBAWA KABUPATEN SUMBAWA : $b - /$c Lalu Wira Agung Mulajati
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2023
300 # # $a 8 hlm : $b - ; $c -$e -
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Sumbawa dikenal memiliki potensi di bidang peternakan sehingga disebut “Kabupaten Peternakan”. Masyarakat memelihara hewan ternak bukan hanya untuk keperluan pribadi tetapi juga berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah. Namun, pola lama masyarakat yang semi intensif dalam memelihara hewan ternaknya menimbulkan permasalahan ketertiban dan ketentraman di Kecamatan Sumbawa. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengkaji implementasi kebijakan penertiban hewan ternak di Kecamatan Sumbawa Kabupaten Sumbawa, mengkaji faktor pendukung dan faktor penghambat implementasi kebijakan penertiban hewan ternak di Kecamatan Sumbawa Kabupaten Sumbawa, dan menganalisis upaya untuk mengoptimalkan kebijakan dalam penertiban hewan ternak di Kecamatan Sumbawa Kabupaten Sumbawa. Metode: Metode penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini, ukuran dan tujuan implementasi penertiban hewan ternak yang belum terlaksana dengan baik, sumber daya yang dimiliki belum mendukung, karakteristik agen pelaksana dalam implementasi kebijakan penertiban hewan ternak yang belum memiliki struktur birokrasi yang jelas, sikap kecenderungan para pelaksana dalam bertugas cukup berkompetensi, komunikasi antar organisasi dan aktifitas pelaksanaan sudah terlaksana dengan cukup baik, dan lingkungan sosial, ekonomi, dan politik memiliki pengaruh signifikan dalam kasus hewan ternak yang berkeliaran. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini adalah implementasi kebijakan penertiban hewan ternak di Kecamatan Sumbawa Kabupaten Sumbawa belum terealisasi dengan baik terlihat dari masih ada temuan hewan ternak yang masuk ke pemukiman, faktor pendukung adanya sosialisasi melalui sosial media dan partisipasi aktif masyarakat untuk melapor, faktor penghambat yakni permasalahan pada anggaran dan kendala teknis lainnya serta Upaya untuk mengoptimalkan kebijakan adalah melaksanakan patroli, operasi gabungan, dan kerja sama dengan instansi daerah lainnya. Saran dari peneliti adalah membuat perda khusus terkait permasalahan ini, bekerja sama dengan kelurahan dan kecamatan serta lebih memaksimalkan sosialisasi melalui pemanfaatan media sosial.
650 # 4 $a Penertiban Hewan Ternak
700 0 # $a Tri Raharjanto
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15554
Content Unduh katalog