
| Judul | PERAN BADAN KESBANGPOL DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT PADA PEMILIHAN BUPATI TAHUN 2020 DI KABUPATEN NGADA / PETRUS DEL PIERO LAMI |
| Pengarang | PETRUS DEL PIERO LAMI Mansyur Achmad |
| EDISI | - |
| Penerbitan | Sumedang : IPDN, 2023 |
| Deskripsi Fisik | 12 hlm :Ilust ;-- |
| ISBN | - |
| Subjek | Pemilihan Kepala daerah |
| Abstrak | Tingkat partisipasi masyarakat pada pilkada tahun 2020 di Kabupaten Ngada mengalami penurunan jika di bandingkan pada tahun 2015. Hal ini disebabkan karena efek dari pandemi covid-19 yang membuat masyarakat enggan dan takut untuk dating ke tempat pemungutan suara (TPS) selain itu ada juga sebagian pemilih yang sedang berada diluar daerah seperti merantau, kuliah dan alasan lain namun orang tersebut masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT). Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Badan KESBANGPOL dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat pada pemilihan bupati Tahun 2020 di kabupaten ngada serta hambatan yang terjadi juga untuk mengetahui upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan. Metode : Teori yang digunakan ialah teori peran pemerintah menurut sondang p. siagian yaitu peran pemerintah sebagai stabilisator, inovator, moderenisator, pelopor dan katalisator. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, dan dokumentasi, kemudian dilakukan keabsahaan data yang diperoleh dengan triangulasi serta menggunakan teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data yang selanjutnya dapat ditarik kesimpulan. Hasil/Temuan : Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Ngada telah melaksanakan perannya sebagai stabilisator, inovator, moderenisator, pelopor dan katalisator melalui program kerja dan kegiatan seperti sosialisasi politik dan kegiatan verifikasi hibah bantuan partai politik dalam rangka meningkatkan partisipasi politik masyarakat sesuai dengan aturan yang berlaku dan sesuai dengan Rencana Strategis (renstra). Kesimpulan : Secara keseluruhan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Ngada telah konsisten dan maksimal dalam melaksanakan perannya guna meningkatkan partisipasi politik masyarakat melalui program-program dan kegiatan sesuai dengan. Namun karena masalah covid-19 membuat beberapa program berjalan tidak maksimal dan masalah presepsi masyarakat. Kesbangpol kemudian melakukan beberapa upaya seperti penambahan tenaga ahli dan normalisasi pelayanan kantor untuk mengatasinya. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15045 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 05976/IPDN/2023 | 324.959 868 31 PET p | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001193923 | ||
| 005 | 20260210112819 | ||
| 020 | # | # | $a - |
| 035 | # | # | $a 0010-0226001007 |
| 082 | # | # | $a 324.959 868 31 |
| 084 | # | # | $a 324.959 868 31 PET p |
| 100 | 0 | # | $a PETRUS DEL PIERO LAMI |
| 245 | 1 | # | $a PERAN BADAN KESBANGPOL DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT PADA PEMILIHAN BUPATI TAHUN 2020 DI KABUPATEN NGADA /$c PETRUS DEL PIERO LAMI |
| 250 | # | # | $a - |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a 12 hlm : $b Ilust ; $c -$e - |
| 520 | # | # | $a Tingkat partisipasi masyarakat pada pilkada tahun 2020 di Kabupaten Ngada mengalami penurunan jika di bandingkan pada tahun 2015. Hal ini disebabkan karena efek dari pandemi covid-19 yang membuat masyarakat enggan dan takut untuk dating ke tempat pemungutan suara (TPS) selain itu ada juga sebagian pemilih yang sedang berada diluar daerah seperti merantau, kuliah dan alasan lain namun orang tersebut masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT). Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Badan KESBANGPOL dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat pada pemilihan bupati Tahun 2020 di kabupaten ngada serta hambatan yang terjadi juga untuk mengetahui upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan. Metode : Teori yang digunakan ialah teori peran pemerintah menurut sondang p. siagian yaitu peran pemerintah sebagai stabilisator, inovator, moderenisator, pelopor dan katalisator. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, dan dokumentasi, kemudian dilakukan keabsahaan data yang diperoleh dengan triangulasi serta menggunakan teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data yang selanjutnya dapat ditarik kesimpulan. Hasil/Temuan : Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Ngada telah melaksanakan perannya sebagai stabilisator, inovator, moderenisator, pelopor dan katalisator melalui program kerja dan kegiatan seperti sosialisasi politik dan kegiatan verifikasi hibah bantuan partai politik dalam rangka meningkatkan partisipasi politik masyarakat sesuai dengan aturan yang berlaku dan sesuai dengan Rencana Strategis (renstra). Kesimpulan : Secara keseluruhan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Ngada telah konsisten dan maksimal dalam melaksanakan perannya guna meningkatkan partisipasi politik masyarakat melalui program-program dan kegiatan sesuai dengan. Namun karena masalah covid-19 membuat beberapa program berjalan tidak maksimal dan masalah presepsi masyarakat. Kesbangpol kemudian melakukan beberapa upaya seperti penambahan tenaga ahli dan normalisasi pelayanan kantor untuk mengatasinya. |
| 650 | # | 4 | $a Pemilihan Kepala daerah |
| 700 | 0 | # | $a Mansyur Achmad |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15045 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :