Cite This        Tampung        Export Record
Judul PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP BELANJA MODAL DI KABUPATEN BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT : - / Rinrin Rahayu
Pengarang Rinrin Rahayu
Dadang Suwanda
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2023
Deskripsi Fisik 17 :Ilust. ;--
ISBN -
Subjek Keuangan pemerintah daerah
Abstrak Pemerintah daerah dalam pelaksanaan otonomi daerah dan desentralisasi fiskal diberi kekuasaan untuk mengelola dan memanfaatkan sumber penerimaan daerah. Pendapatan Asli Daerah adalah sumber pendapatan daerah dan Dana Perimbangan adalah pendapatan 2 yang bersumber dari APBN yang dialokasikan kepada daerah, untuk membiayai pembanguan daerah. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui besaran pengaruh pendapatan asli daerah secara parsial terhadap belanja modal, besaran pengaruh dana perimbangan secara parsial terhadap belanja modal dan yang terakhir besaran pengaruh pendapatan asli daerah dan dana perimbangan secara simultan terhadap belanja modal di Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat. Metode: Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai BKAD, instrument penelitian skala likert dengan teknik pengeumpulan data dokumentasi dan kuisioner. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS IBM versi 26. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial besaran pengaruh pendapatan asli daerah terhadap belanja modal ditunjukan dalam analisis regresi linear berganda dengan Nilai Beta untuk varibael Pendapatan Asli Daerah besaran pengaruhnya terhadap belanja modal adalah sebesar 0,182 atau sebesar 18,2 %. Sedangkan besaran pengaruh dana perimbangan terhadap belanja modal sebesar 0,827 atau sebesar 82,7 %. Secara simultan besaran pengaruh pendapatan asli daerah dan dana perimbangan terhadap belanja modal dapat dilihat dari hasil uji koefisien determinasi Adjusted R 2 diperoleh nilai sebesar 0,677 atau 67,7 % yang berarti nilai 67,7% alokasi belanja modal dapat dijelaskan oleh variabel pendapatan asli daerah dan dana perimbangan sedangkan sisanya 32,3% dijelaskan oelh variabel lain yan tidak adal dalam penelitian ini. Kesimpulan: Variabel pendapatan asli daerah secara parsial berpengaruh terhadap belanja modal, dana perimbangan juga secara parsial berpengaruh terhadap belanja modal, begitupun dengan variabel pendapatan asli daerah dan dana perimbangan secara simultan berpengaruh terhadap belanja modal.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14138

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06054/IPDN/2023 352.485 982 4 RIN p Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001194063
005 20260211102954
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226001147
082 # # $a 352.485 982 4
084 # # $a 352.485 982 4 RIN p
100 0 # $a Rinrin Rahayu
245 1 # $a PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP BELANJA MODAL DI KABUPATEN BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT : $b - /$c Rinrin Rahayu
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2023
300 # # $a 17 : $b Ilust. ; $c -$e -
520 # # $a Pemerintah daerah dalam pelaksanaan otonomi daerah dan desentralisasi fiskal diberi kekuasaan untuk mengelola dan memanfaatkan sumber penerimaan daerah. Pendapatan Asli Daerah adalah sumber pendapatan daerah dan Dana Perimbangan adalah pendapatan 2 yang bersumber dari APBN yang dialokasikan kepada daerah, untuk membiayai pembanguan daerah. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui besaran pengaruh pendapatan asli daerah secara parsial terhadap belanja modal, besaran pengaruh dana perimbangan secara parsial terhadap belanja modal dan yang terakhir besaran pengaruh pendapatan asli daerah dan dana perimbangan secara simultan terhadap belanja modal di Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat. Metode: Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai BKAD, instrument penelitian skala likert dengan teknik pengeumpulan data dokumentasi dan kuisioner. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS IBM versi 26. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial besaran pengaruh pendapatan asli daerah terhadap belanja modal ditunjukan dalam analisis regresi linear berganda dengan Nilai Beta untuk varibael Pendapatan Asli Daerah besaran pengaruhnya terhadap belanja modal adalah sebesar 0,182 atau sebesar 18,2 %. Sedangkan besaran pengaruh dana perimbangan terhadap belanja modal sebesar 0,827 atau sebesar 82,7 %. Secara simultan besaran pengaruh pendapatan asli daerah dan dana perimbangan terhadap belanja modal dapat dilihat dari hasil uji koefisien determinasi Adjusted R 2 diperoleh nilai sebesar 0,677 atau 67,7 % yang berarti nilai 67,7% alokasi belanja modal dapat dijelaskan oleh variabel pendapatan asli daerah dan dana perimbangan sedangkan sisanya 32,3% dijelaskan oelh variabel lain yan tidak adal dalam penelitian ini. Kesimpulan: Variabel pendapatan asli daerah secara parsial berpengaruh terhadap belanja modal, dana perimbangan juga secara parsial berpengaruh terhadap belanja modal, begitupun dengan variabel pendapatan asli daerah dan dana perimbangan secara simultan berpengaruh terhadap belanja modal.
650 # 4 $a Keuangan pemerintah daerah
700 0 # $a Dadang Suwanda
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14138
Content Unduh katalog