
| Judul | DAMPAK PERNIKAHAN DINI PADA TINGKAT PERTUMBUHAN PENDUDUK DI KABUPATEN FAKFAK / Bayu Dimas Aji Saputro Sully |
| Pengarang | Bayu Dimas Aji Saputro Sully Hestiwati Basir |
| Penerbitan | Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023 |
| Deskripsi Fisik | 11 hlm |
| Subjek | Permasalahan Kependudukan |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pernikahan Dini merupakan bentuk penyimpangan yang terjadi di dalam masyarakat yang di akibatkan oleh beberapa faktor dan terjadi di Kabupaten Fakfak. Tujuan: Dilakukannya Penelitian ini bertujuan guna mengetahui Dampak yang di akibatkan oleh pernikahan dini terhadap tingkat Pertumbuhan penduduk, faktor – faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya pernikahan dini yang berpengaruh pada meningkatnya laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Fakfak dan upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam pengendalian terhadap pernikahan dini. Metode: Pada penelitian ini menggunakan teori Mantra (2015:145) dengan melihat dampak pada Kesehatan, demografi, dan sosiokultural. Metode Penelitian yang digunakan yaitu kualitatif eksploratif dengan pendekatan induktif dan Teknik pengumpulan data yitu dengan wawancara, observasi, dan arsip serta dokumentasi. Hasil/Temuan: Pernikahan dini yang berdampak pada tingkat pertumbuhan penduduk yang di terjadi akibat beberapa faktor pendorong seperti rendahnya Pendidikan, kebutuhan ekonomi, faktor sosial serta lingkungan. Pemerintah berupaya unutk menekan terjadinya pernikahan dini dengan melakuakan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat dengan tujuan mengedukasi. Kesimpulan: Secara umum pemerintah sudah mengupayakan untuk mengatasi masalah pernikahan dini yang sering terjadi yaitu dengan sosilisasi pada hajatan tentang dampak dari pernikahan dini yang dilakukan pasangan yang tergolong masih muda dan belum siap secara mental. Pada tahun 2022 telah ada program pemerintah pusat yaitu Peraturan Presiden (Perpres) SDGs Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang mana data penduduk dilakukan secara nyata dengan mendata ulang data penduduk setiap rumah ke rumah yang mana data tersebut dapat digunakan akurat sesuai dengan kondisi yang ada sekarang. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16705 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06310/IPDN/2023 | 363.909 598 832 1 BAY d | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001194463 | ||
| 005 | 20260222013828 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0226001547 |
| 082 | # | # | $a 363.909 598 832 1 |
| 084 | # | # | $a 363.909 598 832 1 BAY d |
| 100 | 0 | # | $a Bayu Dimas Aji Saputro Sully |
| 245 | 1 | # | $a DAMPAK PERNIKAHAN DINI PADA TINGKAT PERTUMBUHAN PENDUDUK DI KABUPATEN FAKFAK /$c Bayu Dimas Aji Saputro Sully |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a 11 hlm |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pernikahan Dini merupakan bentuk penyimpangan yang terjadi di dalam masyarakat yang di akibatkan oleh beberapa faktor dan terjadi di Kabupaten Fakfak. Tujuan: Dilakukannya Penelitian ini bertujuan guna mengetahui Dampak yang di akibatkan oleh pernikahan dini terhadap tingkat Pertumbuhan penduduk, faktor – faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya pernikahan dini yang berpengaruh pada meningkatnya laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Fakfak dan upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam pengendalian terhadap pernikahan dini. Metode: Pada penelitian ini menggunakan teori Mantra (2015:145) dengan melihat dampak pada Kesehatan, demografi, dan sosiokultural. Metode Penelitian yang digunakan yaitu kualitatif eksploratif dengan pendekatan induktif dan Teknik pengumpulan data yitu dengan wawancara, observasi, dan arsip serta dokumentasi. Hasil/Temuan: Pernikahan dini yang berdampak pada tingkat pertumbuhan penduduk yang di terjadi akibat beberapa faktor pendorong seperti rendahnya Pendidikan, kebutuhan ekonomi, faktor sosial serta lingkungan. Pemerintah berupaya unutk menekan terjadinya pernikahan dini dengan melakuakan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat dengan tujuan mengedukasi. Kesimpulan: Secara umum pemerintah sudah mengupayakan untuk mengatasi masalah pernikahan dini yang sering terjadi yaitu dengan sosilisasi pada hajatan tentang dampak dari pernikahan dini yang dilakukan pasangan yang tergolong masih muda dan belum siap secara mental. Pada tahun 2022 telah ada program pemerintah pusat yaitu Peraturan Presiden (Perpres) SDGs Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang mana data penduduk dilakukan secara nyata dengan mendata ulang data penduduk setiap rumah ke rumah yang mana data tersebut dapat digunakan akurat sesuai dengan kondisi yang ada sekarang. |
| 650 | # | 4 | $a Permasalahan Kependudukan |
| 700 | 0 | # | $a Hestiwati Basir |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16705 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :