Cite This        Tampung        Export Record
Judul KOLABORASI OPERASI YUSTISI KEPENDUDUKAN BAGI PEKERJA MIGRAN DI KOTA JAYAPURA PROVINSI PAPUA / Mehue, Abraham Christo
Pengarang Mehue, Abraham Christo
Uluputty, Irfan
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), 2025
Deskripsi Fisik 14 :ilus
Subjek Permasalahan Kependudukan
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Ketidakpatuhan administratif di kalangan populasi migran menjadi tantangan signifikan bagi tata kelola perkotaan, terutama di wilayah yang mengalami arus masuk migran yang besar seperti Kota Jayapura. Penelitian ini mengkaji tata kelola kolaboratif melalui operasi yustisi kependudukan yang menargetkan pekerja migran. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kolaborasi operasi yustisi kependudukan bagi pekerja migran. Metode: Studi berbasis eksplorasi menggunakan pendekatan kualitatif, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan utama di Kota Jayapura dari pihak Satpol PP, Dukcapil, pekerja migran, dan tokoh masyarakat. Penggunaan teori Collaborative Governance dalam penelitian dengan data hasil wawancara dianalisis secara tematik dan dilakukan triangulasi dengan data observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi kondisi awal ditemukan sumber daya yang memadai dari pihak pelaksana namun adanya kendala keterbatasan anggaran yang tidak sesuai dengan distribusi populasi migran; pada dimensi proses kolaborasi ditemukan minimnya keterlibatan sektor swasta; pada dimensi hasil sementara ditemukan koordinasi yang baik antara pihak pelaksana meskipun ditemukan sedikit kendala. Kesimpulan: Penelitian menyimpulkan bahwa kolaborasi operasi yustisi kependudukan bagi pekerja migran di Kota Jayapura telah berjalan efektif. Saran penelitian yakni perlunya penyediaan alokasi anggaran yang memadai agar selaras dengan realitas demografis dan pembentukan mekanisme integrasi sektor swasta formal, yang berdampak mengubah Kota Jayapura menjadi model kepatuhan administratif sambil menyeimbangkan penegakan dengan pertimbangan kesejahteraan migran. Kata kunci: Ketertiban, Kolaborasi Pemerintahan, Pekerja Migran
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/25036

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00149/IPDN/2026 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192156
005 20260121071403
035 # # $a 0010-0126000601
082 # # $a 363.959 881 74
084 # # $a 363.959 881 74 MEH k
100 0 # $a Mehue, Abraham Christo
245 1 # $a KOLABORASI OPERASI YUSTISI KEPENDUDUKAN BAGI PEKERJA MIGRAN DI KOTA JAYAPURA PROVINSI PAPUA /$c Mehue, Abraham Christo
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),$c 2025
300 # # $a 14 : $b ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Ketidakpatuhan administratif di kalangan populasi migran menjadi tantangan signifikan bagi tata kelola perkotaan, terutama di wilayah yang mengalami arus masuk migran yang besar seperti Kota Jayapura. Penelitian ini mengkaji tata kelola kolaboratif melalui operasi yustisi kependudukan yang menargetkan pekerja migran. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kolaborasi operasi yustisi kependudukan bagi pekerja migran. Metode: Studi berbasis eksplorasi menggunakan pendekatan kualitatif, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan utama di Kota Jayapura dari pihak Satpol PP, Dukcapil, pekerja migran, dan tokoh masyarakat. Penggunaan teori Collaborative Governance dalam penelitian dengan data hasil wawancara dianalisis secara tematik dan dilakukan triangulasi dengan data observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi kondisi awal ditemukan sumber daya yang memadai dari pihak pelaksana namun adanya kendala keterbatasan anggaran yang tidak sesuai dengan distribusi populasi migran; pada dimensi proses kolaborasi ditemukan minimnya keterlibatan sektor swasta; pada dimensi hasil sementara ditemukan koordinasi yang baik antara pihak pelaksana meskipun ditemukan sedikit kendala. Kesimpulan: Penelitian menyimpulkan bahwa kolaborasi operasi yustisi kependudukan bagi pekerja migran di Kota Jayapura telah berjalan efektif. Saran penelitian yakni perlunya penyediaan alokasi anggaran yang memadai agar selaras dengan realitas demografis dan pembentukan mekanisme integrasi sektor swasta formal, yang berdampak mengubah Kota Jayapura menjadi model kepatuhan administratif sambil menyeimbangkan penegakan dengan pertimbangan kesejahteraan migran. Kata kunci: Ketertiban, Kolaborasi Pemerintahan, Pekerja Migran
650 # 4 $a Permasalahan Kependudukan
700 0 # $a Uluputty, Irfan
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/25036
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
NYARIS SEWINDU PEMBARUAN DAN TRANSFORMASI KEBIJAKAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI INDONESIA / Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H Pelayanan Akta Kelahiran Bagi Penduduk Suku Umari Oleh Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah / Lidya Euanjelia Wambrauw KOLABORASI PENANGANAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI KOTA BANDAR LAMPUNG PROVINSI LAMPUNG / Muhammad Al Fayyad Rizwanda STRATEGI PENCAPAIAN TARGET KEPEMILIKAN IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL OLEH DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DI KOTA KOTAMOBAGU PROVINSI SULAWESI UTARA / Edwin Julian PERAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM PENANGANAN PERJUDIAN DI KOTA BANDA ACEH PROVINSI ACEH / Muhammad Ilham Alfariel Show More