Cite This        Tampung        Export Record
Judul EFEKTIVITAS SIAGA DARURAT KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI KABUPATEN MEMPAWAH / Lulu Agusti Aulia
Pengarang Lulu Agusti Aulia
Hadi Probowo
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 7 :ilus
Subjek Kerusakan Hutan
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan Bencana kebakaran hutan dan lahan adalah yang biasanya di timbulkan oleh banyak hal yang di padang oleh faktor alam dapat disebabkan oleh petir yang menimbulkan percikan api yang dapat menjadi awal terjadinya kebakaran hutan,dan juga oleh aktivitas gunung merapiseperti misalnya bencana kebakaran hutan lahan vulkanik yang panas selama musim kemarau adapun Tujuan : peneliti melakukan penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya kejadian bencana kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kabupaten Mempawah sebagian besar tejadi akibat luasnya wilayah lahan gambut yang menjadi usaha pemanfaatan lahan yang dilakukan warga masyarakat dan beberapa perusahaan. Oleh sebab itu penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas siaga darurat kebencanaan terhadap kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Mempawah serta mengetahui apa saja faktor penghambat dan upaya yang dilakukan oleh badan penanggulangan bencana daerah Kabupaten Mempawah dalam mengatasi permasalahan kebakaran hutan. Metode : penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. ini dikarenakan adanya faktor penghambat yaitu seperti akses jalan masuk ke tempat lokasi Berdasarkan Hasil/Temuan: penelitian yang dilakukan, efektivitas siaga darurat bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Mempawah dengan melihat apa-apa saja yang menjadi isi dari program sudah dilaksanakan dengan baik namun belum berjalan dengan maksimal. Hal ini dikarenakan adanya faktor penghambat yaitu seperti akses jalan masuk ke tempat lokasi yang sangat jauh, kabut asap yang membuat kesulitan dalam jarak pandang, terbatasnya sumber air di lokasi kejadian bencana, dan lahan gambut serta cuaca yang mempengaruhi proses penanganan. Kesimpulan: Hal ini dikarenakan adanya faktor penghambat yaitu seperti akses jalan masuk ke tempat lokasi yang sangat jauh, kabut asap yang membuat kesulitan dalam jarak pandang, terbatasnya sumber air di lokasi kejadian bencana, dan lahan gambut serta cuaca yang mempengaruhi proses penanganan. Berdasarkan hasil penelitian, maka peneliti menyarankan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mempawah untuk rutin mengadakan sosialisasi, penyuluhan, serta pelatihan, penambahan personil serta sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan siaga darurat bencana.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12583

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06389/IPDN/2023 634.965 983 231 LUL e Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001194586
005 20260302103013
035 # # $a 0010-0326000033
082 # # $a 634.965 983 231
084 # # $a 634.965 983 231 LUL e
100 0 # $a Lulu Agusti Aulia
245 1 # $a EFEKTIVITAS SIAGA DARURAT KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI KABUPATEN MEMPAWAH /$c Lulu Agusti Aulia
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 7 : $b ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan Bencana kebakaran hutan dan lahan adalah yang biasanya di timbulkan oleh banyak hal yang di padang oleh faktor alam dapat disebabkan oleh petir yang menimbulkan percikan api yang dapat menjadi awal terjadinya kebakaran hutan,dan juga oleh aktivitas gunung merapiseperti misalnya bencana kebakaran hutan lahan vulkanik yang panas selama musim kemarau adapun Tujuan : peneliti melakukan penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya kejadian bencana kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kabupaten Mempawah sebagian besar tejadi akibat luasnya wilayah lahan gambut yang menjadi usaha pemanfaatan lahan yang dilakukan warga masyarakat dan beberapa perusahaan. Oleh sebab itu penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas siaga darurat kebencanaan terhadap kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Mempawah serta mengetahui apa saja faktor penghambat dan upaya yang dilakukan oleh badan penanggulangan bencana daerah Kabupaten Mempawah dalam mengatasi permasalahan kebakaran hutan. Metode : penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. ini dikarenakan adanya faktor penghambat yaitu seperti akses jalan masuk ke tempat lokasi Berdasarkan Hasil/Temuan: penelitian yang dilakukan, efektivitas siaga darurat bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Mempawah dengan melihat apa-apa saja yang menjadi isi dari program sudah dilaksanakan dengan baik namun belum berjalan dengan maksimal. Hal ini dikarenakan adanya faktor penghambat yaitu seperti akses jalan masuk ke tempat lokasi yang sangat jauh, kabut asap yang membuat kesulitan dalam jarak pandang, terbatasnya sumber air di lokasi kejadian bencana, dan lahan gambut serta cuaca yang mempengaruhi proses penanganan. Kesimpulan: Hal ini dikarenakan adanya faktor penghambat yaitu seperti akses jalan masuk ke tempat lokasi yang sangat jauh, kabut asap yang membuat kesulitan dalam jarak pandang, terbatasnya sumber air di lokasi kejadian bencana, dan lahan gambut serta cuaca yang mempengaruhi proses penanganan. Berdasarkan hasil penelitian, maka peneliti menyarankan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mempawah untuk rutin mengadakan sosialisasi, penyuluhan, serta pelatihan, penambahan personil serta sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan siaga darurat bencana.
650 # 4 $a Kerusakan Hutan
700 0 # $a Hadi Probowo
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12583
Content Unduh katalog