
| Judul | EFEKTIVITAS KEBIJAKAN JAKARTA LAPOR DI DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA DAN STATISTIK PROVINSI DKI JAKARTA / Dimas Suta Wijaya |
| Pengarang | Dimas Suta Wijaya Ely Sukmana |
| Penerbitan | Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023 |
| Deskripsi Fisik | 14 :ilus |
| Subjek | pelayanan publik |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): JakLapor merupakan layanan pengaduan masyarakat kota Jakarta yang berbasis digital. Layanan JakLapor digunakan sebagai sarana pengaduan masyarakat untuk memberikan kemudahan akses kepada masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan permasalahan kepada pemerintah. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan efektivitas, mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat, dan mendeskripsikan upaya yang dilakukan oleh Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi DKI Jakarta terhadap layanan Jakarta Lapor di Provinsi DKI Jakarta. Metode: Penulis menggunakan teori efektivitas kebijakan dari Riant Nugroho (2012) yang terdiri dari 5 (lima) dimensi tepat yaitu tepat kebijakan, tepat pelaksanaan, tepat target, tepat lingkungan, dan tepat proses. Metode yang penulis gunakan adalah metode kualitatif eksploratif dengan pendekatan induktif.. Hasil/Temuan: Hasil penelitian yang dilakukan pada Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi DKI Jakarta menunjukkan bahwa layanan JakLapor sudah cukup efektif digunakan sebagai sarana pengaduan masyarakat kota Jakarta. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa layanan JakLapor dalam pelaksanaannya di lapangan sudah berjalan sesuai sebagai sarana pengaduan masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan adanya dukungan dari pemerintah pusat dan daerah serta perkembangan teknologi informasi yang membuat layanan ini mudah untuk digunakan. Namun terdapat beberapa penghambat yang membuat layanan ini masih belum maksimal yaitu kurangnya sosialisasi, lambatnya laporan masuk, dan banyak laporan yang tidak sesuai. Upaya yang dilakukan oleh Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi DKI Jakarta dalam menyelesaikan permasalahan tersebut yaitu dengan melakukan sosialisasi, melakukan perbaikan jaringan, dan melakukan pembekalan kepada petugas. Berdasarkan hasil analisis tersebut maka penulis dapat menyarankan kepada Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi DKI Jakarta agar rutin untuk melakukan sosialisasi, meningkatkan kualitas pada sistem dan jaringan, memastikan keamanan pada identitas pelapor, dan melakukan pendidikan dan pelatihan rutin kepada petugas. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15559 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06808/IPDN/2023 | 352.345 982 2 DIM e | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001195107 | ||
| 005 | 20260410023353 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0426000252 |
| 082 | # | # | $a 352.345 982 2 |
| 084 | # | # | $a 352.345 982 2 DIM e |
| 100 | 0 | # | $a Dimas Suta Wijaya |
| 245 | 1 | # | $a EFEKTIVITAS KEBIJAKAN JAKARTA LAPOR DI DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA DAN STATISTIK PROVINSI DKI JAKARTA /$c Dimas Suta Wijaya |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a 14 : $b ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): JakLapor merupakan layanan pengaduan masyarakat kota Jakarta yang berbasis digital. Layanan JakLapor digunakan sebagai sarana pengaduan masyarakat untuk memberikan kemudahan akses kepada masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan permasalahan kepada pemerintah. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan efektivitas, mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat, dan mendeskripsikan upaya yang dilakukan oleh Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi DKI Jakarta terhadap layanan Jakarta Lapor di Provinsi DKI Jakarta. Metode: Penulis menggunakan teori efektivitas kebijakan dari Riant Nugroho (2012) yang terdiri dari 5 (lima) dimensi tepat yaitu tepat kebijakan, tepat pelaksanaan, tepat target, tepat lingkungan, dan tepat proses. Metode yang penulis gunakan adalah metode kualitatif eksploratif dengan pendekatan induktif.. Hasil/Temuan: Hasil penelitian yang dilakukan pada Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi DKI Jakarta menunjukkan bahwa layanan JakLapor sudah cukup efektif digunakan sebagai sarana pengaduan masyarakat kota Jakarta. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa layanan JakLapor dalam pelaksanaannya di lapangan sudah berjalan sesuai sebagai sarana pengaduan masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan adanya dukungan dari pemerintah pusat dan daerah serta perkembangan teknologi informasi yang membuat layanan ini mudah untuk digunakan. Namun terdapat beberapa penghambat yang membuat layanan ini masih belum maksimal yaitu kurangnya sosialisasi, lambatnya laporan masuk, dan banyak laporan yang tidak sesuai. Upaya yang dilakukan oleh Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi DKI Jakarta dalam menyelesaikan permasalahan tersebut yaitu dengan melakukan sosialisasi, melakukan perbaikan jaringan, dan melakukan pembekalan kepada petugas. Berdasarkan hasil analisis tersebut maka penulis dapat menyarankan kepada Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi DKI Jakarta agar rutin untuk melakukan sosialisasi, meningkatkan kualitas pada sistem dan jaringan, memastikan keamanan pada identitas pelapor, dan melakukan pendidikan dan pelatihan rutin kepada petugas. |
| 650 | # | 4 | $a pelayanan publik |
| 700 | 0 | # | $a Ely Sukmana |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15559 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :