
| Judul | PENERAPAN SIHATI ONLINE DALAM LAYANAN SISTEM PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK DI KOTA BANDA ACEH PROVINSI ACEH / Ricco Divan Akbar |
| Pengarang | Ricco Divan Akbar Karno |
| Penerbitan | Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 11 |
| Subjek | Administrasi negara di wilayah umum |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Transformasi digital dalam penyelenggaraan pelayanan publik, khususnya administrasi kependudukan, menjadi kebutuhan strategis pemerintah daerah Banda Aceh, penerapan aplikasi SiHati Online bertujuan memudahkan masyarakat mengakses layanan secara cepat, transparan, dan mudah dijangkau. Namun, kendala seperti rendahnya literasi digital masyarakat dan aparatur, serta masalah integrasi sistem, menghambat optimalisasi pemanfaatan aplikasi tersebut. Kesenjangan ini perlu dikaji secara mendalam untuk memahami faktor penghambat dan pendukung implementasi layanan digital di Disdukcapil. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan aplikasi SiHati Online di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banda Aceh, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta mengkaji peran kepemimpinan digital dan literasi masyarakat dalam meningkatkan efektivitas layanan publik berbasis EGovernment. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menangkap dinamika kompleks implementasi layanan digital. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 15 informan yang terdiri dari pejabat Disdukcapil, pengelola layanan digital, dan pengguna masyarakat, dipilih secara purposive untuk mewakili pemangku kepentingan utama dalam pengoperasian dan pemanfaatan aplikasi. Observasi dan analisis dokumen juga dilakukan sebagai triangulasi data untuk menjaga validitas hasil. Metode kualitatif dipilih karena mampu menggali perspektif mendalam dan konteks faktual dalam pelaksanaan aplikasi. Hasil/Temuan: Temuan penelitian menunjukkan bahwa aplikasi SiHati Online telah meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi layanan administrasi kependudukan, namun masih terdapat kendala dalam adaptasi pengguna, infrastruktur teknis, dan koordinasi antar unit organisasi. Kepemimpinan digital di Disdukcapil berperan penting dalam mendorong inovasi, namun tingkat literasi digital masyarakat masih menjadi hambatan dalam pemanfaatan layanan secara maksimal. Kolaborasi yang efektif dan program literasi digital yang tepat sasaran diperlukan untuk menutup kesenjangan tersebut. Kesimpulan: Untuk mengoptimalkan pelaksanaan SiHati Online dan meningkatkan kepuasan masyarakat, Disdukcapil Kota Banda Aceh perlu memperkuat koordinasi antar unit kerja, mengintensifkan edukasi literasi digital bagi aparatur dan masyarakat, serta meningkatkan integrasi dan responsivitas sistem. Upaya tersebut akan mendukung layanan E-Government yang berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23772 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 07489/IPDN/2025 | 351.159 811 12 RIC p | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001195442 | ||
| 005 | 20260416071345 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0426000587 |
| 082 | # | # | $a 351.159 811 12 |
| 084 | # | # | $a 351.159 811 12 RIC p |
| 100 | 0 | # | $a Ricco Divan Akbar |
| 245 | 1 | # | $a PENERAPAN SIHATI ONLINE DALAM LAYANAN SISTEM PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK DI KOTA BANDA ACEH PROVINSI ACEH /$c Ricco Divan Akbar |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 11 |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Transformasi digital dalam penyelenggaraan pelayanan publik, khususnya administrasi kependudukan, menjadi kebutuhan strategis pemerintah daerah Banda Aceh, penerapan aplikasi SiHati Online bertujuan memudahkan masyarakat mengakses layanan secara cepat, transparan, dan mudah dijangkau. Namun, kendala seperti rendahnya literasi digital masyarakat dan aparatur, serta masalah integrasi sistem, menghambat optimalisasi pemanfaatan aplikasi tersebut. Kesenjangan ini perlu dikaji secara mendalam untuk memahami faktor penghambat dan pendukung implementasi layanan digital di Disdukcapil. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan aplikasi SiHati Online di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banda Aceh, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta mengkaji peran kepemimpinan digital dan literasi masyarakat dalam meningkatkan efektivitas layanan publik berbasis EGovernment. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menangkap dinamika kompleks implementasi layanan digital. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 15 informan yang terdiri dari pejabat Disdukcapil, pengelola layanan digital, dan pengguna masyarakat, dipilih secara purposive untuk mewakili pemangku kepentingan utama dalam pengoperasian dan pemanfaatan aplikasi. Observasi dan analisis dokumen juga dilakukan sebagai triangulasi data untuk menjaga validitas hasil. Metode kualitatif dipilih karena mampu menggali perspektif mendalam dan konteks faktual dalam pelaksanaan aplikasi. Hasil/Temuan: Temuan penelitian menunjukkan bahwa aplikasi SiHati Online telah meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi layanan administrasi kependudukan, namun masih terdapat kendala dalam adaptasi pengguna, infrastruktur teknis, dan koordinasi antar unit organisasi. Kepemimpinan digital di Disdukcapil berperan penting dalam mendorong inovasi, namun tingkat literasi digital masyarakat masih menjadi hambatan dalam pemanfaatan layanan secara maksimal. Kolaborasi yang efektif dan program literasi digital yang tepat sasaran diperlukan untuk menutup kesenjangan tersebut. Kesimpulan: Untuk mengoptimalkan pelaksanaan SiHati Online dan meningkatkan kepuasan masyarakat, Disdukcapil Kota Banda Aceh perlu memperkuat koordinasi antar unit kerja, mengintensifkan edukasi literasi digital bagi aparatur dan masyarakat, serta meningkatkan integrasi dan responsivitas sistem. Upaya tersebut akan mendukung layanan E-Government yang berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. |
| 650 | # | 4 | $a Administrasi negara di wilayah umum |
| 700 | 0 | # | $a Karno |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23772 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :