Cite This        Tampung        Export Record
Judul EFEKTIVITAS PROGRAM KAMPUNG KELUARGA BERENCANA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP KELUARGA DAN MASYARAKAT DI KAMPUNG DOTIR KABUPATEN TELUK WONDAMA PROVINSI PAPUA BARAT / Jenifer Evangelista Torey
Pengarang Jenifer Evangelista Torey
Ella Lesmanawaty Wargadinata
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 12 :ilus
Subjek Keluarga Berencana
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Program Kampung KB merupakan kebijakan yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo untuk menghadapi masalah kependudukan di Indonesia terutama di daerah-daerah terpencil dan jauh dari pandangan pemerintah hal ini dilakuakn dengan harapan dapat memeratakan pembangunan dan pengendalian penduduk. Program kampung KB di jalankan di Kabupaten Teluk Wondama berdasarkan Surat keputusan Bupati Nomor : 188.45/15/BUP-TW/II/2019 tentang pembentukan Kampung KB di Kabupaten Teluk Wondama terdapat 13 Distrik terhitung berjalannya program tersebut sejak tahun 2019 di Kabupaten Teluk Wondama. Tujuan : Program KB menentukan kualitas keluarga, karena program ini dapat menyelamatkan kehidupan perempuan serta meningkatkan status kesehatan ibu terutama dalam mencegah kehamilan tak diinginkan, menjarangkan jarak kelahiran mengurangi risiko kematian bayi. Metode Penelitian: Peneliti menggunakan kualitatif deskriptif dengan menggunakkan pendekatan induktif. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan terhadap apa yang didapat dilapangan.Teori yang digunakan yaitu teori Efektivitas Organiasai Duncan dalam Richat M Strees (1985 : 53) yang menjelaskan terdapat 3 dimensi dalam efektivitas yaitu Pencapaian Tujuan, Itegrasi dan Adaptasi. Hasil/Temuan: Berdasarkan penelitian yang dilakukan program kampung KB yang dilakukan memang sudah berjalan efektiv namun masih terdapat beberapa kekurangan seperti belum adanya pemberian materi-materi maupun pembelajaran mengenai peningkatan perekonomian, memang dalam segi pengendalian penduduk sudah sangat baik dan memenuhi target namun akan lebih baik lagi bila berjalan beriringaan atau Balance dalam peningkatan ekonomi dan Pengendalian penduduk agar dapat menciptakan keluarga kecil yang mandiri. Kesimpulan : Saran dari penulis ialah Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama dan Dinas Pemberdayaan Perempuan perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan KB agar tetap mempertahankan ke 6 indikatoryang suah berjalan dan lebih meningkatkannya lagi serta segera membuat inovasi dan Kerjasama lintas sektor agar dapat menyempurnakan 1 indikator yang menjadi kendala.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15964

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07247/IPDN/2023 363.965 988 332 JEN e Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001195640
005 20260417123134
035 # # $a 0010-0426000785
082 # # $a 363.965 988 332
084 # # $a 363.965 988 332 JEN e
100 0 # $a Jenifer Evangelista Torey
245 1 # $a EFEKTIVITAS PROGRAM KAMPUNG KELUARGA BERENCANA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP KELUARGA DAN MASYARAKAT DI KAMPUNG DOTIR KABUPATEN TELUK WONDAMA PROVINSI PAPUA BARAT /$c Jenifer Evangelista Torey
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 12 : $b ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Program Kampung KB merupakan kebijakan yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo untuk menghadapi masalah kependudukan di Indonesia terutama di daerah-daerah terpencil dan jauh dari pandangan pemerintah hal ini dilakuakn dengan harapan dapat memeratakan pembangunan dan pengendalian penduduk. Program kampung KB di jalankan di Kabupaten Teluk Wondama berdasarkan Surat keputusan Bupati Nomor : 188.45/15/BUP-TW/II/2019 tentang pembentukan Kampung KB di Kabupaten Teluk Wondama terdapat 13 Distrik terhitung berjalannya program tersebut sejak tahun 2019 di Kabupaten Teluk Wondama. Tujuan : Program KB menentukan kualitas keluarga, karena program ini dapat menyelamatkan kehidupan perempuan serta meningkatkan status kesehatan ibu terutama dalam mencegah kehamilan tak diinginkan, menjarangkan jarak kelahiran mengurangi risiko kematian bayi. Metode Penelitian: Peneliti menggunakan kualitatif deskriptif dengan menggunakkan pendekatan induktif. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan terhadap apa yang didapat dilapangan.Teori yang digunakan yaitu teori Efektivitas Organiasai Duncan dalam Richat M Strees (1985 : 53) yang menjelaskan terdapat 3 dimensi dalam efektivitas yaitu Pencapaian Tujuan, Itegrasi dan Adaptasi. Hasil/Temuan: Berdasarkan penelitian yang dilakukan program kampung KB yang dilakukan memang sudah berjalan efektiv namun masih terdapat beberapa kekurangan seperti belum adanya pemberian materi-materi maupun pembelajaran mengenai peningkatan perekonomian, memang dalam segi pengendalian penduduk sudah sangat baik dan memenuhi target namun akan lebih baik lagi bila berjalan beriringaan atau Balance dalam peningkatan ekonomi dan Pengendalian penduduk agar dapat menciptakan keluarga kecil yang mandiri. Kesimpulan : Saran dari penulis ialah Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama dan Dinas Pemberdayaan Perempuan perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan KB agar tetap mempertahankan ke 6 indikatoryang suah berjalan dan lebih meningkatkannya lagi serta segera membuat inovasi dan Kerjasama lintas sektor agar dapat menyempurnakan 1 indikator yang menjadi kendala.
650 # 4 $a Keluarga Berencana
700 0 # $a Ella Lesmanawaty Wargadinata
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15964
Content Unduh katalog