Cite This        Tampung        Export Record
Judul KETERWAKILAN PEREMPUAN DALAM KEANGGOTAAN LEGISLTIF (DPRD) KABUPATEN SUMBAWA BARAT PERIODE 2019-2024 / Elma Thiana
Pengarang Elma Thiana
Ani Martini
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 11 :ilus
Subjek Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang(GAP): Pentingnya partisipasi masyarakat dalam dunia politik terutama dalam penyampaian aspirasi yang diwakilkan kepada orang yang dipercayakan masyarakat yang disebut sebagai keterwakilan. Terkadang keterwakilan masih terdapat ketidakseimbangan berdasarkan gender antara laki-laki dan perempuan. Keterwakilan perempuan memiliki peranan penting meninjau semua memilki hak yang sama dalam menyampaikan aspirasi sebagai bentuk demokrasi. Adapun di Sumbawa yang keterwakilan perempuan pada DPRD Kabupaten Sumbawa Barat lebih sedikit dari keterwakilan Laki-Laki. Tujuan: Tujuan dari penelitian untuk mengkaji keterwakilan perempuan pada keanggotaan DPRD periode 2014-2019 serta menganalisis faktor penghambat dan upaya yang dilakukan. Metode: Penelitian.ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil : . Hasil yang didapatkan adalah undang-undang telah memberikan aturan mengenai peluang keterwakilan perempuan dalam lembaga perwakilan rakyat dengan mewajibkan partai politik mengikutsertakan sekurang-kurangnya 30% perempuan. DPRD Kabupaten Sumbawa Barat tidak menjamin dapat menduduki jabatan sebagai anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Barat. Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Barat hasil Pemilu Tahun 2019 kemarin berjumlah 25 orang dengan terdiri dari 23 orang anggota Laki-Laki, dan 2 orang anggota Perempuan. Kesimpulan : dari hasil analisa yang dilakukan oleh penulis bahwa saat perempuan hadir dalam ranah parlemen, banyak yang mengekspolarasi bahwa kehadiran perempuan hanya sebagai perwakilan perempuan saja, bahkan jika disertai dengan kualifikasi dan pengalaman dalam berorganisasi perempuan yang dapat mendukung perempuan dalam keterwakilan dalam ranah politik.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14880

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07266/IPDN/2023 328.598 652 2 ELM k Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001195711
005 20260419010007
035 # # $a 0010-0426000856
082 # # $a 328.598 652 2
084 # # $a 328.598 652 2 ELM k
100 0 # $a Elma Thiana
245 1 # $a KETERWAKILAN PEREMPUAN DALAM KEANGGOTAAN LEGISLTIF (DPRD) KABUPATEN SUMBAWA BARAT PERIODE 2019-2024 /$c Elma Thiana
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 11 : $b ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang(GAP): Pentingnya partisipasi masyarakat dalam dunia politik terutama dalam penyampaian aspirasi yang diwakilkan kepada orang yang dipercayakan masyarakat yang disebut sebagai keterwakilan. Terkadang keterwakilan masih terdapat ketidakseimbangan berdasarkan gender antara laki-laki dan perempuan. Keterwakilan perempuan memiliki peranan penting meninjau semua memilki hak yang sama dalam menyampaikan aspirasi sebagai bentuk demokrasi. Adapun di Sumbawa yang keterwakilan perempuan pada DPRD Kabupaten Sumbawa Barat lebih sedikit dari keterwakilan Laki-Laki. Tujuan: Tujuan dari penelitian untuk mengkaji keterwakilan perempuan pada keanggotaan DPRD periode 2014-2019 serta menganalisis faktor penghambat dan upaya yang dilakukan. Metode: Penelitian.ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil : . Hasil yang didapatkan adalah undang-undang telah memberikan aturan mengenai peluang keterwakilan perempuan dalam lembaga perwakilan rakyat dengan mewajibkan partai politik mengikutsertakan sekurang-kurangnya 30% perempuan. DPRD Kabupaten Sumbawa Barat tidak menjamin dapat menduduki jabatan sebagai anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Barat. Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Barat hasil Pemilu Tahun 2019 kemarin berjumlah 25 orang dengan terdiri dari 23 orang anggota Laki-Laki, dan 2 orang anggota Perempuan. Kesimpulan : dari hasil analisa yang dilakukan oleh penulis bahwa saat perempuan hadir dalam ranah parlemen, banyak yang mengekspolarasi bahwa kehadiran perempuan hanya sebagai perwakilan perempuan saja, bahkan jika disertai dengan kualifikasi dan pengalaman dalam berorganisasi perempuan yang dapat mendukung perempuan dalam keterwakilan dalam ranah politik.
650 # 4 $a Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
700 0 # $a Ani Martini
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14880
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
MANAJEMEN PEMERINTAHAN DAERAH : Buku Literatur IPDN Tahun 2017 / ANI MARTINI, S.STP,M.Si MENDESAIN ORGANISASI PERANGKAT DAERAH YANG EFISIEN DAN EFEKTIF : Buku Literatur IPDN Tahun 2016 / DR. M. IRWAN TAHIR, A.P, M.SI ANI MARTINI, S.STP, M.SI HIMPUNAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN PEDOMAN PENYUSUNAN PERATURAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH TENTANG TATA TERTIB DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH / LEMBAGA MENDESAIN ORGANISASI PERANGKAT DAERAH YANG EFESIEN DAN EFEKTIF : TEORI KEBIJAKAN DAN APLIKASI / DR. M. IRWAN TAHIR, A.P.,M.SI. PELAKSANAAN KEWENANGAN BPBD DALAM TANGGAP DARURAT BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI KABUPATEN TANAH LAUT KALIMANTAN SELATAN / Muhammad Khalis Randani Show More