Cite This        Tampung        Export Record
Judul STRATEGI TIM SATGAS DALAM PENERTIBAN ILLEGAL DRILLING DI KABUPATEN MUSI BANYUASIN PROVINSI SUMATERA SELATAN / Syali Agusti
Pengarang Syali Agusti
Baiq Aprimawati
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 18 :Ilus
Subjek strategi penertiban
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang(GAP): Penelitian ini berangkat dari adanya fenomena kegiatan pencurian minyak melalui pengeboran ilegal masih terus terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin. Kekurangan pengawasan pemerintah dan kurangnya perhatian dalam merawat sumur-sumur tua di kecamatan tersebut menjadi pemicunya. Tak hanya itu, kurangnya keseriusan pemerintah dan penegak hukum turut menyebabkan meningkatnya praktik illegal drilling. Keberadaan Tim Satgas diharapkan mampu melaksanakan strategi yang tepat dalam mengatasi masalah ini. Strategi yang tepat tentu saja dibutuhkan agar penertiban illegal drilling yang dilakukan oleh Tim Satgas dapat berjalan dengan maksimal. Tujuan: Oleh karena itu, tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk menemukan faktor faktor penghambat dalam penertiban dan strategi untuk mengatasinya. Metode: Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori strategi menurut Quinn. Dalam proses penelitian peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengupulan data wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini adalah Penertiban illegal drilling di Kabupaten Musi Banyuasin menunjukkan upaya belum optimal dalam menciptakan wilayah yang aman dan tertib, bebas dari aktivitas ilegal yang merusak. Kesimpulan: Meskipun terdapat berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, kesulitan akses lokasi, rendahnya pemahaman masyarakat, keterbatasan peralatan, tantangan penegakan hukum, serta ketergantungan ekonomi masyarakat terhadap aktivitas ini. Untuk mengatasi hambatan tersebut, dilakukan strategi seperti sosialisasi dan edukasi intensif, patroli berkala, pemanfaatan alat bantu seperti drone dan CCTV, serta penguatan koordinasi antarinstansi guna memastikan konsistensi penegakan hukum. Kata Kunci: Strategi, Penertiban, Illegal Drilling, Satgas
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20242

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06724/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192117
005 20260120112647
035 # # $a 0010-0126000562
082 # # $a 363.759 816 15
084 # # $a 363.759 816 15 SYA s
100 0 # $a Syali Agusti
245 1 # $a STRATEGI TIM SATGAS DALAM PENERTIBAN ILLEGAL DRILLING DI KABUPATEN MUSI BANYUASIN PROVINSI SUMATERA SELATAN /$c Syali Agusti
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 18 : $b Ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang(GAP): Penelitian ini berangkat dari adanya fenomena kegiatan pencurian minyak melalui pengeboran ilegal masih terus terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin. Kekurangan pengawasan pemerintah dan kurangnya perhatian dalam merawat sumur-sumur tua di kecamatan tersebut menjadi pemicunya. Tak hanya itu, kurangnya keseriusan pemerintah dan penegak hukum turut menyebabkan meningkatnya praktik illegal drilling. Keberadaan Tim Satgas diharapkan mampu melaksanakan strategi yang tepat dalam mengatasi masalah ini. Strategi yang tepat tentu saja dibutuhkan agar penertiban illegal drilling yang dilakukan oleh Tim Satgas dapat berjalan dengan maksimal. Tujuan: Oleh karena itu, tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk menemukan faktor faktor penghambat dalam penertiban dan strategi untuk mengatasinya. Metode: Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori strategi menurut Quinn. Dalam proses penelitian peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengupulan data wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini adalah Penertiban illegal drilling di Kabupaten Musi Banyuasin menunjukkan upaya belum optimal dalam menciptakan wilayah yang aman dan tertib, bebas dari aktivitas ilegal yang merusak. Kesimpulan: Meskipun terdapat berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, kesulitan akses lokasi, rendahnya pemahaman masyarakat, keterbatasan peralatan, tantangan penegakan hukum, serta ketergantungan ekonomi masyarakat terhadap aktivitas ini. Untuk mengatasi hambatan tersebut, dilakukan strategi seperti sosialisasi dan edukasi intensif, patroli berkala, pemanfaatan alat bantu seperti drone dan CCTV, serta penguatan koordinasi antarinstansi guna memastikan konsistensi penegakan hukum. Kata Kunci: Strategi, Penertiban, Illegal Drilling, Satgas
650 # 4 $a strategi penertiban
700 0 # $a Baiq Aprimawati
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20242
Content Unduh katalog