Cite This        Tampung        Export Record
Judul STRATEGI KOMUNIKASI SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM RELOKASI PEDAGANG PASAR ANYAR KOTA TANGERANG PROVINSI BANTEN / Siti Ikpini Rizkiyatul Barokah
Pengarang Siti Ikpini Rizkiyatul Barokah
Baiq Aprimawati
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 12 hlm :Ilust ;--
ISBN -
Subjek Komunikasi Sosial
Abstrak Pasar Anyar merupakan pasar tradisioanl yang sudah mengalami kemunduran fasilitas , hal ini menyebabkan para pedagang banyak yang berjualan di jalanan ataupun depan rumah warga masyarakat sehingga menyebabkan terganggunya ketentramanan dan ketertiban di sekitar pasar anyar . Maka, perlu dilakukannya revitalisasi, dalam tahapan revitalisasi ada satu tahapan yang beresiko yakni relokasi pedagang, dalam hal ini para pedagang pasar anyar enggan untuk pindah ketempat relokasi yang disediakan pemerintah. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana strategi komunikasi satuan polisi pamong praja dalam relokasi pedagang pasar anyar Kota Tangerang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik Pengumpulan data menggunakan Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Dan Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Adapun Teori yang digunakan yakni teori Strategi Menurut James Briann Quin. Hasil/Temuan:Berdasarkan Penelitian yang dilakukan di Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tangerang maka mendapatkan hasil yakni disediakannya tempat relokasi menjadi 4 yang semula 6, mempunyai berbagai cara pendekatan dengan para pedagang yakni wawaran, sosialisasi, berdialog dan ruang diskusi. Adapun kendala yang ditemukan yakni kurangnya pelatihan untuk peningkatan kemampuan dan skill personil satuan polisi pamong praja Kota Tangerang, terbatasnya sarana dan prasarana dan kurangnya pemeliharaan yang baik, adanya oknum-oknum yang menjadi provokator para pedagang dan tempat relokasi yang terlalu jauh . Kesimpulan: Pelaksanaan relokasi pedagang Pasar Anyar yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dengan berbagai cara pendekatan melalui strategi yang digunakan, berjalan dengan baik dan berhasil dengan pindahnya para pedagang Pasar Anyar ke tempat relokasi yang disediakan.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16760

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04564/IPDN/2024 302.225 982 322 SIT s Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193154
005 20260204010244
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000238
082 # # $a 302.225 982 322
084 # # $a 302.225 982 322 SIT s
100 0 # $a Siti Ikpini Rizkiyatul Barokah
245 1 # $a STRATEGI KOMUNIKASI SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM RELOKASI PEDAGANG PASAR ANYAR KOTA TANGERANG PROVINSI BANTEN /$c Siti Ikpini Rizkiyatul Barokah
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 12 hlm : $b Ilust ; $c -$e -
520 # # $a Pasar Anyar merupakan pasar tradisioanl yang sudah mengalami kemunduran fasilitas , hal ini menyebabkan para pedagang banyak yang berjualan di jalanan ataupun depan rumah warga masyarakat sehingga menyebabkan terganggunya ketentramanan dan ketertiban di sekitar pasar anyar . Maka, perlu dilakukannya revitalisasi, dalam tahapan revitalisasi ada satu tahapan yang beresiko yakni relokasi pedagang, dalam hal ini para pedagang pasar anyar enggan untuk pindah ketempat relokasi yang disediakan pemerintah. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana strategi komunikasi satuan polisi pamong praja dalam relokasi pedagang pasar anyar Kota Tangerang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik Pengumpulan data menggunakan Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Dan Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Adapun Teori yang digunakan yakni teori Strategi Menurut James Briann Quin. Hasil/Temuan:Berdasarkan Penelitian yang dilakukan di Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tangerang maka mendapatkan hasil yakni disediakannya tempat relokasi menjadi 4 yang semula 6, mempunyai berbagai cara pendekatan dengan para pedagang yakni wawaran, sosialisasi, berdialog dan ruang diskusi. Adapun kendala yang ditemukan yakni kurangnya pelatihan untuk peningkatan kemampuan dan skill personil satuan polisi pamong praja Kota Tangerang, terbatasnya sarana dan prasarana dan kurangnya pemeliharaan yang baik, adanya oknum-oknum yang menjadi provokator para pedagang dan tempat relokasi yang terlalu jauh . Kesimpulan: Pelaksanaan relokasi pedagang Pasar Anyar yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dengan berbagai cara pendekatan melalui strategi yang digunakan, berjalan dengan baik dan berhasil dengan pindahnya para pedagang Pasar Anyar ke tempat relokasi yang disediakan.
650 # 4 $a Komunikasi Sosial
700 0 # $a Baiq Aprimawati
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16760
Content Unduh katalog