
| Judul | MANAJEMEN PERLINDUNGAN PETUGAS PEMADAM KEBAKARAN PADA DINAS PEMADAM KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN KOTA BATAM KEPULAUAN RIAU / BINTANA PUTERA CASANDRA |
| Pengarang | BINTANA PUTERA CASANDRA Mujahidi |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 16 |
| Subjek | Keselamatan & kesehatan kerja |
| Abstrak | Latar Belakang (GAP): Penelitian ini membahas belum optimalnya penerapan manajemen perlindungan bagi petugas pemadam kebakaran yang menghadapi situasi berisiko tinggi di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batam, Kepulauan Riau, yang disebabkan oleh keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, serta sarana dan prasarana yang kurang memadai. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem manajemen perlindungan bagi petugas lapangan, mengidentifikasi hambatan utama, serta mengevaluasi upaya-upaya yang telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif, dimana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan informan dari pejabat struktural dan petugas lapangan, serta berlandaskan pada teori sistem manajemen keselamatan kerja dari Bangun Wilson (2012). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun struktur organisasi dan pembagian tanggung jawab telah berjalan, pelaksanaan kebijakan perlindungan masih belum optimal akibat keterbatasan alat pelindung diri (APD), kondisi cuaca ekstrem, serta ketidakseimbangan antara jumlah personel dan luas wilayah tugas. Kesimpulan: Untuk meningkatkan sistem ini, disarankan penguatan dukungan kebijakan, peningkatan alokasi anggaran, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta peningkatan pelatihan, evaluasi, dan revisi prosedur operasional standar (SOP) agar perlindungan terhadap petugas lapangan dapat terlaksana secara efektif dan berkelanjutan. Kata Kunci: Manajemen Perlindungan, Petugas Pemadam Kebakaran, Keselamatan Kerja, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Kota Batam. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22949 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06783/IPDN/2025 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192279 | ||
| 005 | 20260122102023 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126000724 |
| 082 | # | # | $a 658.385 981 436 |
| 084 | # | # | $a 658.385 981 436 BIN m |
| 100 | 0 | # | $a BINTANA PUTERA CASANDRA |
| 245 | 1 | # | $a MANAJEMEN PERLINDUNGAN PETUGAS PEMADAM KEBAKARAN PADA DINAS PEMADAM KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN KOTA BATAM KEPULAUAN RIAU /$c BINTANA PUTERA CASANDRA |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 16 |
| 520 | # | # | $a Latar Belakang (GAP): Penelitian ini membahas belum optimalnya penerapan manajemen perlindungan bagi petugas pemadam kebakaran yang menghadapi situasi berisiko tinggi di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batam, Kepulauan Riau, yang disebabkan oleh keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, serta sarana dan prasarana yang kurang memadai. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem manajemen perlindungan bagi petugas lapangan, mengidentifikasi hambatan utama, serta mengevaluasi upaya-upaya yang telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif, dimana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan informan dari pejabat struktural dan petugas lapangan, serta berlandaskan pada teori sistem manajemen keselamatan kerja dari Bangun Wilson (2012). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun struktur organisasi dan pembagian tanggung jawab telah berjalan, pelaksanaan kebijakan perlindungan masih belum optimal akibat keterbatasan alat pelindung diri (APD), kondisi cuaca ekstrem, serta ketidakseimbangan antara jumlah personel dan luas wilayah tugas. Kesimpulan: Untuk meningkatkan sistem ini, disarankan penguatan dukungan kebijakan, peningkatan alokasi anggaran, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta peningkatan pelatihan, evaluasi, dan revisi prosedur operasional standar (SOP) agar perlindungan terhadap petugas lapangan dapat terlaksana secara efektif dan berkelanjutan. Kata Kunci: Manajemen Perlindungan, Petugas Pemadam Kebakaran, Keselamatan Kerja, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Kota Batam. |
| 650 | # | 4 | $a Keselamatan & kesehatan kerja |
| 700 | 0 | # | $a Mujahidi |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22949 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :