
| Judul | IMPLEMENTASI SISKEUDES DALAM PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN LANRISANG KABUPATEN PINRANG / A. Fadel Muhammad |
| Pengarang | A. Fadel Muhammad Simanjuntak, Tumpak Haposan |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 16 :Ilus |
| Subjek | Pengelolaan dana desa |
| Abstrak | Permasalahan (GAP) Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengelolaan keuangan dan transparansi di lembaga pemerintahan sangat penting untuk membangun kepercayaan publik dan pemerintahan yang efektif. Di Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, implementasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) berperan signifikan dalam pengelolaan dana desa. Meskipun dana desa tercatat 100% terealisasi dari tahun 2021 hingga 2023, tantangan dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas penuh masih ada. Isu terkait sumber daya manusia, akses teknologi, dan koordinasi antar pihak masih mempengaruhi optimalisasi fungsi Siskeudes. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Siskeudes dalam pengelolaan dana desa di Kecamatan Lanrisang. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Partisipan penelitian melibatkan staf dari Pemerintah Kecamatan dan perangkat desa, serta pihak-pihak terkait lainnya. Analisis dilakukan berdasarkan teori Edward III yang mengevaluasi implementasi Siskeudes berdasarkan empat dimensi utama: komunikasi, sumber daya, struktur birokrasi, dan disposisi. Hasil/Temuan: Temuan menunjukkan bahwa implementasi Siskeudes di Lanrisang telah berjalan dengan baik, dengan realisasi anggaran dana desa yang konsisten memenuhi target. Namun, tantangan seperti terbatasnya infrastruktur teknologi, kapasitas sumber daya manusia, dan perlunya perbaikan dalam komunikasi serta koordinasi antar instansi masih ditemukan. Meskipun demikian, upaya seperti pelatihan rutin dan koordinasi lintas sektor telah berkontribusi terhadap keberhasilan sistem ini. Kesimpulan: Implementasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dalam pengelolaan dana desa di Kecamatan Lanrisang telah berjalan secara efektif dengan realisasi anggaran yang konsisten mencapai target dari tahun 2021 hingga 2023. Siskeudes berhasil meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa meskipun masih menghadapi kendala seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, kapasitas sumber daya manusia yang perlu ditingkatkan, serta koordinasi antar instansi yang belum optimal. Kata kunci: Akuntabilitas, Kecamatan Lanrisang, Pengelolaan Dana Desa, Pengelolaan Keuangan, Siskeudes, Transparansi. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22567 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 00172/IPDN/2026 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192315 | ||
| 005 | 20260122112500 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126000760 |
| 082 | # | # | $a 336.015 984 742 |
| 084 | # | # | $a 336.015 984 742 A. i |
| 100 | 0 | # | $a A. Fadel Muhammad |
| 245 | 1 | # | $a IMPLEMENTASI SISKEUDES DALAM PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN LANRISANG KABUPATEN PINRANG /$c A. Fadel Muhammad |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 16 : $b Ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan (GAP) Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengelolaan keuangan dan transparansi di lembaga pemerintahan sangat penting untuk membangun kepercayaan publik dan pemerintahan yang efektif. Di Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, implementasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) berperan signifikan dalam pengelolaan dana desa. Meskipun dana desa tercatat 100% terealisasi dari tahun 2021 hingga 2023, tantangan dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas penuh masih ada. Isu terkait sumber daya manusia, akses teknologi, dan koordinasi antar pihak masih mempengaruhi optimalisasi fungsi Siskeudes. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Siskeudes dalam pengelolaan dana desa di Kecamatan Lanrisang. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Partisipan penelitian melibatkan staf dari Pemerintah Kecamatan dan perangkat desa, serta pihak-pihak terkait lainnya. Analisis dilakukan berdasarkan teori Edward III yang mengevaluasi implementasi Siskeudes berdasarkan empat dimensi utama: komunikasi, sumber daya, struktur birokrasi, dan disposisi. Hasil/Temuan: Temuan menunjukkan bahwa implementasi Siskeudes di Lanrisang telah berjalan dengan baik, dengan realisasi anggaran dana desa yang konsisten memenuhi target. Namun, tantangan seperti terbatasnya infrastruktur teknologi, kapasitas sumber daya manusia, dan perlunya perbaikan dalam komunikasi serta koordinasi antar instansi masih ditemukan. Meskipun demikian, upaya seperti pelatihan rutin dan koordinasi lintas sektor telah berkontribusi terhadap keberhasilan sistem ini. Kesimpulan: Implementasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dalam pengelolaan dana desa di Kecamatan Lanrisang telah berjalan secara efektif dengan realisasi anggaran yang konsisten mencapai target dari tahun 2021 hingga 2023. Siskeudes berhasil meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa meskipun masih menghadapi kendala seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, kapasitas sumber daya manusia yang perlu ditingkatkan, serta koordinasi antar instansi yang belum optimal. Kata kunci: Akuntabilitas, Kecamatan Lanrisang, Pengelolaan Dana Desa, Pengelolaan Keuangan, Siskeudes, Transparansi. |
| 650 | # | 4 | $a Pengelolaan dana desa |
| 700 | 0 | # | $a Simanjuntak, Tumpak Haposan |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22567 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :