
| Judul | EFEKTIVITAS MITIGASI BENCANA BANJIR OLEH BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN PASAMAN BARAT PROVINSI SUMATERA BARAT / Irfan Saputra |
| Pengarang | Irfan Saputra D. Adam Ismail |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 12 |
| Subjek | penanggulangan bencana |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan tentang Potensi bencana banjir yang sangat tinggi di Kabupaten Pasaman Barat dapat dilihat dari terjadinya bencana banjir setiap tahunnya. Banjir di Kabupaten Pasaman Barat biasanya terjadi dikarenakan curah hujan yang tinggi. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana Efektivitas Mitigasi Bencana Banjir di Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat serta mengetahui faktor penghambat dan upaya yang dilakukan. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dan dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Dari penelitian yang dilakukan oleh penulis, hasil yang diperoleh adalah efektivitas Mitigasi Bencana yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah digolongkan belum efektif, karena dilihat dari tiga ukuran efektivitas dimana hanya satu indikator saja yang dapat dikatakan tercapai yaitu integrasi, sedangkan pencapaian tujuan dan adaptasi masih belum maksimal. Faktor penghambat di dua indikator tersebut adalah sarana prasarana dan pegawai yang kurang memadai dan berkualitas. Kesimpulan: Mitigasi bencana banjir masih belum bisa dikategorikan efektif, ini dibuktikan dengan indikator efektivitas yang didalamnya terdapat tiga indikator diantaranya pencapaian tujuan, integrasi dan adaptasi. Diantara ketiganya hanya satu indikator saja yang dikategorikan sudah efektif yaitu integrasi, dimana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pasaman Barat sudah mampu melakukan proses sosalisasi mengenai bencana. Kemudian di indikator pencapaian tujuan masih belum maksimal dan indikator adaptasi masih harus menyesuaikan dikarenakan sarana dan prasarana yang belum memadai dan pegawai yang berkualitas. Kata kunci: Efektivitas, penanggulanganbencana,banjir. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20175 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06928/IPDN/2025 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192488 | ||
| 005 | 20260127084017 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126000933 |
| 082 | # | # | $a 363.345 981 361 |
| 084 | # | # | $a 363.345 981 361 IRF e |
| 100 | 0 | # | $a Irfan Saputra |
| 245 | 1 | # | $a EFEKTIVITAS MITIGASI BENCANA BANJIR OLEH BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN PASAMAN BARAT PROVINSI SUMATERA BARAT /$c Irfan Saputra |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 12 |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan tentang Potensi bencana banjir yang sangat tinggi di Kabupaten Pasaman Barat dapat dilihat dari terjadinya bencana banjir setiap tahunnya. Banjir di Kabupaten Pasaman Barat biasanya terjadi dikarenakan curah hujan yang tinggi. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana Efektivitas Mitigasi Bencana Banjir di Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat serta mengetahui faktor penghambat dan upaya yang dilakukan. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dan dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Dari penelitian yang dilakukan oleh penulis, hasil yang diperoleh adalah efektivitas Mitigasi Bencana yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah digolongkan belum efektif, karena dilihat dari tiga ukuran efektivitas dimana hanya satu indikator saja yang dapat dikatakan tercapai yaitu integrasi, sedangkan pencapaian tujuan dan adaptasi masih belum maksimal. Faktor penghambat di dua indikator tersebut adalah sarana prasarana dan pegawai yang kurang memadai dan berkualitas. Kesimpulan: Mitigasi bencana banjir masih belum bisa dikategorikan efektif, ini dibuktikan dengan indikator efektivitas yang didalamnya terdapat tiga indikator diantaranya pencapaian tujuan, integrasi dan adaptasi. Diantara ketiganya hanya satu indikator saja yang dikategorikan sudah efektif yaitu integrasi, dimana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pasaman Barat sudah mampu melakukan proses sosalisasi mengenai bencana. Kemudian di indikator pencapaian tujuan masih belum maksimal dan indikator adaptasi masih harus menyesuaikan dikarenakan sarana dan prasarana yang belum memadai dan pegawai yang berkualitas. Kata kunci: Efektivitas, penanggulanganbencana,banjir. |
| 650 | # | 4 | $a penanggulangan bencana |
| 700 | 0 | # | $a D. Adam Ismail |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20175 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :