Cite This        Tampung        Export Record
Judul IMPLEMENTASI PROGRAM SERASI KASIH DALAM UPAYA MENINGKATKAN PELAYANAN BAGI PARA LANSIA TERLANTAR DI KABUPATEN SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH / Arinda Kumala Sari
Pengarang Arinda Kumala Sari
Cut Laila Karmila
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 14 :Ilus
Subjek Pelayanan sosial
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kompleksitas permasalahan sosial di Kabupaten Semarang terungkap melalui tiga indikator krusial: menjamurnya populasi lanjut usia yang terpinggirkan, ketimpangan dalam penyaluran bantuan kesejahteraan, serta beban ekonomiyangmenghimpit generasi produktif akibat tingginya rasio ketergantungan. Fenomena ini menjadi landasan utama yang memicu dilakukannya studi mendalam. Sebagai bentuk intervensi,Pemerintah Kabupaten Semarang telah menginisiasi Program Serasi Kasih, sebuah upaya strategis untuk mengatasi persoalan tersebut. Namun, dalam perjalanannya, program ini masih harus berhadapan dengan sejumlah rintangan signifikan, mulai dari kelangkaan sumber daya hingga lemahnya sinergi antar lembaga terkait, yang menghadirkan tantangan tersendiri dalam mewujudkan tujuan mulianya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Program Serasi Kasih dalam meningkatkan pelayanan terhadap lansia terlantar di Kabupaten Semarang. Metode: Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh pemahaman komprehensif mengenai pelaksanaan kebijakan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian tengang Implementasi Program Serasi Kasih bagi Lansia di Kabupaten Semarang dianalisis melalui beberapa dimensi yang menunjukan bahwa, pada dimensi ukuran dan tujuan kebijakan sudah dilakukan sebagaiman ketentuan yang berlaku, pada dimensi sumber daya terlihat beberapa kekurangan pada sumber daya insrastruktur dan di beberapa sumber daya manusia, pada dimensi karakteristik organisasi pelaksana sudah terdaoat susunan pengorganisasian yang jelas beserta pembagian tugasnya, pada dimensi sikap pelaksana sudah menunjukkan profesionalisme yang cukup baik, pada dimensi komunikasi antar organisasi juga sudah berjalan dengan baik terbukti dengan adanya koordinasi terstruktur, pada dimensi lingkungan ekonomi,sosial,politik masih perlu peningkatan kembali. Kesimpulan: Implementasi Program Serasi Kasih di Kabupaten Semarang belum sepenuhnya optimal. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Program Serasi Kasih, Lansia Terlantar, Dinas Sosial, Kabupaten Semarang.

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06957/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192523
005 20260127100232
035 # # $a 0010-0126000968
082 # # $a 362.659 826 51
084 # # $a 362.659 826 51 ARI i
100 0 # $a Arinda Kumala Sari
245 1 # $a IMPLEMENTASI PROGRAM SERASI KASIH DALAM UPAYA MENINGKATKAN PELAYANAN BAGI PARA LANSIA TERLANTAR DI KABUPATEN SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH /$c Arinda Kumala Sari
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 14 : $b Ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kompleksitas permasalahan sosial di Kabupaten Semarang terungkap melalui tiga indikator krusial: menjamurnya populasi lanjut usia yang terpinggirkan, ketimpangan dalam penyaluran bantuan kesejahteraan, serta beban ekonomiyangmenghimpit generasi produktif akibat tingginya rasio ketergantungan. Fenomena ini menjadi landasan utama yang memicu dilakukannya studi mendalam. Sebagai bentuk intervensi,Pemerintah Kabupaten Semarang telah menginisiasi Program Serasi Kasih, sebuah upaya strategis untuk mengatasi persoalan tersebut. Namun, dalam perjalanannya, program ini masih harus berhadapan dengan sejumlah rintangan signifikan, mulai dari kelangkaan sumber daya hingga lemahnya sinergi antar lembaga terkait, yang menghadirkan tantangan tersendiri dalam mewujudkan tujuan mulianya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Program Serasi Kasih dalam meningkatkan pelayanan terhadap lansia terlantar di Kabupaten Semarang. Metode: Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh pemahaman komprehensif mengenai pelaksanaan kebijakan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian tengang Implementasi Program Serasi Kasih bagi Lansia di Kabupaten Semarang dianalisis melalui beberapa dimensi yang menunjukan bahwa, pada dimensi ukuran dan tujuan kebijakan sudah dilakukan sebagaiman ketentuan yang berlaku, pada dimensi sumber daya terlihat beberapa kekurangan pada sumber daya insrastruktur dan di beberapa sumber daya manusia, pada dimensi karakteristik organisasi pelaksana sudah terdaoat susunan pengorganisasian yang jelas beserta pembagian tugasnya, pada dimensi sikap pelaksana sudah menunjukkan profesionalisme yang cukup baik, pada dimensi komunikasi antar organisasi juga sudah berjalan dengan baik terbukti dengan adanya koordinasi terstruktur, pada dimensi lingkungan ekonomi,sosial,politik masih perlu peningkatan kembali. Kesimpulan: Implementasi Program Serasi Kasih di Kabupaten Semarang belum sepenuhnya optimal. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Program Serasi Kasih, Lansia Terlantar, Dinas Sosial, Kabupaten Semarang.
650 # 4 $a Pelayanan sosial
700 0 # $a Cut Laila Karmila
Content Unduh katalog