
| Judul | IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERLINDUNGAN LAHAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN HALMAHERA UTARA PROVINSI MALUKU UTARA / Muhammad Anas Tri Putra Bakri |
| Pengarang | Muhammad Anas Tri Putra Bakri Cut Laila Karmila |
| Penerbitan | Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023 |
| Deskripsi Fisik | 11 :ilus |
| Subjek | Produksi pertanian |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Berkurangnya lahan pertanian merupakan salah satu masalah yang mengancam ketahanan pangan di Kabupaten Halmahera Utara. Imbasnya adalah buruknya Indeks Ketahanan Pangan Kabupaten Halmahera Utara, tercatat tahun 2022 menjadi yang terendah kedua diatas Kabupaten Morotai dengan perolehan nilai 21,37 Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan mendeskripsikan implementasi kebijakan perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Halmahera Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teori yang digunakan adalah teori impelemtasi oleh Charles O. Jones tahun 1996. Teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara serta dilakukan triangulasi data. Informan yang diambil sebanyak 7 orang.Analisis data dilakukan melalui reduksidata, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil/Temuan: hasil penelitian terkait implementasi kebijakan perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Halmahera Utara dianalisis melalui 3 dimensi. Pada dimensi organisasi menunjukkan bahwa tidak adanya struktur organisasi khusus yang menangani kebijakan PLP2B ini menunjukkan aspek organisasi yang lemah dalam implementasi kebijakan ini, pada dimensi Interpretasi menunjukkan bahwa komunikasi antara pelaksana dan masyarakat masih belum terjalin dengan baik terutama pada proses sosialisasi serta diketahui bahwa kebijakan PLP2B dalam mendukung ketahanan pangan ini dijalankan belum sepenuhnya sesuai dengan peraturan yang ada, pada dimensi Aplikasi menunjukkan bahwa aplikasi prosedur kerja memang telah dilakukan oleh Dinas Pertanian. Namun, prosedur kerja yang dilakukan belum sepenuhnya optimal dan hanya berupa hal-hal dasar Kesimpulan: implementasi kebijakan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan Dalam Mendukung Ketahanan Pangan di Kabupaten Halmahera Utara belum optimal karena beberapa faktor. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20849 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 07479/IPDN/2025 | 338. 598 544 2 MUH i | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001195414 | ||
| 005 | 20260414024524 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0426000557 |
| 035 | # | # | $a 0010-0426000559 |
| 082 | # | # | $a 338. 598 544 2 |
| 084 | # | # | $a 338. 598 544 2 MUH i |
| 100 | 0 | # | $a Muhammad Anas Tri Putra Bakri |
| 245 | 1 | # | $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERLINDUNGAN LAHAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN HALMAHERA UTARA PROVINSI MALUKU UTARA /$c Muhammad Anas Tri Putra Bakri |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a 11 : $b ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Berkurangnya lahan pertanian merupakan salah satu masalah yang mengancam ketahanan pangan di Kabupaten Halmahera Utara. Imbasnya adalah buruknya Indeks Ketahanan Pangan Kabupaten Halmahera Utara, tercatat tahun 2022 menjadi yang terendah kedua diatas Kabupaten Morotai dengan perolehan nilai 21,37 Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan mendeskripsikan implementasi kebijakan perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Halmahera Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teori yang digunakan adalah teori impelemtasi oleh Charles O. Jones tahun 1996. Teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara serta dilakukan triangulasi data. Informan yang diambil sebanyak 7 orang.Analisis data dilakukan melalui reduksidata, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil/Temuan: hasil penelitian terkait implementasi kebijakan perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Halmahera Utara dianalisis melalui 3 dimensi. Pada dimensi organisasi menunjukkan bahwa tidak adanya struktur organisasi khusus yang menangani kebijakan PLP2B ini menunjukkan aspek organisasi yang lemah dalam implementasi kebijakan ini, pada dimensi Interpretasi menunjukkan bahwa komunikasi antara pelaksana dan masyarakat masih belum terjalin dengan baik terutama pada proses sosialisasi serta diketahui bahwa kebijakan PLP2B dalam mendukung ketahanan pangan ini dijalankan belum sepenuhnya sesuai dengan peraturan yang ada, pada dimensi Aplikasi menunjukkan bahwa aplikasi prosedur kerja memang telah dilakukan oleh Dinas Pertanian. Namun, prosedur kerja yang dilakukan belum sepenuhnya optimal dan hanya berupa hal-hal dasar Kesimpulan: implementasi kebijakan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan Dalam Mendukung Ketahanan Pangan di Kabupaten Halmahera Utara belum optimal karena beberapa faktor. |
| 650 | # | 4 | $a Produksi pertanian |
| 700 | 0 | # | $a Cut Laila Karmila |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20849 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :