
| Judul | EFEKTIVITAS PENANGGULANGAN BENCANA KEBAKARAN DI KABUPATEN CILACAP PROVINSI JAWA TENGAH / Sofyan Tri Utomo |
| Pengarang | Sofyan Tri Utomo Sulthon Rohmadin |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 15 |
| Subjek | Penanggulangan Bencana Kebakaran |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Cilacap memiliki tingkat kerawanan kebakaran yang cukup tinggi, dengan intensitas kejadian kebakaran yang meningkat setiap tahunnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penanggulangan bencana kebakaran di Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari pejabat struktural, anggota pemadam kebakaran, dan masyarakat yang terdampak. Analisis data menggunakan teori efektivitas organisasi menurut Duncan dalam Steers (1985), yang meliputi dimensi pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penanggulangan kebakaran di Kabupaten Cilacap masih berada dalam kategori belum efektif. Hal ini terlihat dari capaian beberapa indikator kinerja utama Satpol PP yang belum tercapai secara mutlak, meskipun terdapat dua hal yang dapat menjadi potensi sebagai penunjang efektivitas penanggulangan bencana kebakaran yaitu dengan dikembangkannya Aplikasi Satkartaru SIAP dan Kabupaten Cialacap juga memiliki relawan pemadam kebakaran yang cukup banyak dan militan. Kendala utama yang dihadapi adalah jumlah personel pemadam yang belum memenuhi standar nasional, keterbatasan sarana prasarana, serta jumlah pos sektor yang tidak sebanding dengan cakupan wilayah. Upaya yang telah dilakukan antara lain penambahan armada pemadam, pelatihan personel, serta peningkatan edukasi masyarakat melalui sosialisasi dan penyuluhan pencegahan kebakaran. Kesimpulan: Penelitian ini merekomendasikan peningkatan jumlah pos sektor, penambahan personel, dan pemenuhan fasilitas pendukung guna meningkatkan efektivitas layanan pemadam kebakaran di Kabupaten Cilacap. Kata kunci: Efektivitas, Penanggulangan Bencana, Kebakaran |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22771 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06964/IPDN/2025 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192532 | ||
| 005 | 20260127101917 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126000977 |
| 082 | # | # | $a 363.375 982 622 |
| 084 | # | # | $a 363.375 982 622 SOF e |
| 100 | 0 | # | $a Sofyan Tri Utomo |
| 245 | 1 | # | $a EFEKTIVITAS PENANGGULANGAN BENCANA KEBAKARAN DI KABUPATEN CILACAP PROVINSI JAWA TENGAH /$c Sofyan Tri Utomo |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 15 |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Cilacap memiliki tingkat kerawanan kebakaran yang cukup tinggi, dengan intensitas kejadian kebakaran yang meningkat setiap tahunnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penanggulangan bencana kebakaran di Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari pejabat struktural, anggota pemadam kebakaran, dan masyarakat yang terdampak. Analisis data menggunakan teori efektivitas organisasi menurut Duncan dalam Steers (1985), yang meliputi dimensi pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penanggulangan kebakaran di Kabupaten Cilacap masih berada dalam kategori belum efektif. Hal ini terlihat dari capaian beberapa indikator kinerja utama Satpol PP yang belum tercapai secara mutlak, meskipun terdapat dua hal yang dapat menjadi potensi sebagai penunjang efektivitas penanggulangan bencana kebakaran yaitu dengan dikembangkannya Aplikasi Satkartaru SIAP dan Kabupaten Cialacap juga memiliki relawan pemadam kebakaran yang cukup banyak dan militan. Kendala utama yang dihadapi adalah jumlah personel pemadam yang belum memenuhi standar nasional, keterbatasan sarana prasarana, serta jumlah pos sektor yang tidak sebanding dengan cakupan wilayah. Upaya yang telah dilakukan antara lain penambahan armada pemadam, pelatihan personel, serta peningkatan edukasi masyarakat melalui sosialisasi dan penyuluhan pencegahan kebakaran. Kesimpulan: Penelitian ini merekomendasikan peningkatan jumlah pos sektor, penambahan personel, dan pemenuhan fasilitas pendukung guna meningkatkan efektivitas layanan pemadam kebakaran di Kabupaten Cilacap. Kata kunci: Efektivitas, Penanggulangan Bencana, Kebakaran |
| 650 | # | 4 | $a Penanggulangan Bencana Kebakaran |
| 700 | 0 | # | $a Sulthon Rohmadin |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22771 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :