
| Judul | KESIAPSIAGAAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KABUPATEN KOTABARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN / Nadya Fitri Adeliani |
| Pengarang | Nadya Fitri Adeliani Selamat Jalaludin |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 13 |
| Subjek | Penanggulangan bencana |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Kotabaru merupakan salah satu wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan yang rawan mengalami bencana banjir. Kondisi geografis yang didominasi oleh dataran rendah serta curah hujan yang tinggi menjadi faktor utama penyebab terjadinya banjir setiap tahunnya. Banjir yang terjadi menimbulkan dampak yang tidak hanya mengganggu aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa serta merusak infrastruktur publik. Dalam konteks tersebut, kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam menghadapi bencana banjir menjadi hal yang penting. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kotabaru dalam penanggulangan bencana banjir. Metode: Dalam penelitian ini digunakan pendekatan yaitu metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan induktif. Penentuan informan menggunakan teknik snowball sampling dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil: Temuan yang diperoleh peneliti dalam penelitian ini yaitu kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kotabaru telah berjalan cukup baik berdasarkan lima dimensi kesiapsiagaan, namun belum mencapai tingkat optimal. Faktor penghambat yang ditemukan meliputi keterbatasan infrastruktur, kurangnya alat peringatan dini, serta keterbatasan sumber daya manusia. Kesimpulan: BPBD terus melakukan perbaikan melalui kolaborasi dengan instansi terkait, peningkatan kapasitas SDM, dan sosialisasi kepada masyarakat. Kata Kunci: Banjir; Penanggulangan Bencana; Kesiapsiagaan |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21386 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 07010/IPDN/2025 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192603 | ||
| 005 | 20260127083618 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126001048 |
| 082 | # | # | $a 363.345 983 651 |
| 084 | # | # | $a 363.345 983 651 NAD k |
| 100 | 0 | # | $a Nadya Fitri Adeliani |
| 245 | 1 | # | $a KESIAPSIAGAAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KABUPATEN KOTABARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN /$c Nadya Fitri Adeliani |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 13 |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Kotabaru merupakan salah satu wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan yang rawan mengalami bencana banjir. Kondisi geografis yang didominasi oleh dataran rendah serta curah hujan yang tinggi menjadi faktor utama penyebab terjadinya banjir setiap tahunnya. Banjir yang terjadi menimbulkan dampak yang tidak hanya mengganggu aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa serta merusak infrastruktur publik. Dalam konteks tersebut, kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam menghadapi bencana banjir menjadi hal yang penting. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kotabaru dalam penanggulangan bencana banjir. Metode: Dalam penelitian ini digunakan pendekatan yaitu metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan induktif. Penentuan informan menggunakan teknik snowball sampling dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil: Temuan yang diperoleh peneliti dalam penelitian ini yaitu kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kotabaru telah berjalan cukup baik berdasarkan lima dimensi kesiapsiagaan, namun belum mencapai tingkat optimal. Faktor penghambat yang ditemukan meliputi keterbatasan infrastruktur, kurangnya alat peringatan dini, serta keterbatasan sumber daya manusia. Kesimpulan: BPBD terus melakukan perbaikan melalui kolaborasi dengan instansi terkait, peningkatan kapasitas SDM, dan sosialisasi kepada masyarakat. Kata Kunci: Banjir; Penanggulangan Bencana; Kesiapsiagaan |
| 650 | # | 4 | $a Penanggulangan bencana |
| 700 | 0 | # | $a Selamat Jalaludin |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21386 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :