Cite This        Tampung        Export Record
Judul AKSESIBILITAS PELAYANAN KARTU KELUARGA DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DI KOTA BATAM PROVINSI KEPULAUAN RIAU / Refaldo Ramadhan
Pengarang Refaldo Ramadhan
Pusung, Piet Hein
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), 2025
Deskripsi Fisik 16
Subjek Administrasi Perkotaan
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pelayanan administrasi kependudukan di Kota Batam, khususnya dalam hal penerbitan Kartu Keluarga (KK), masih menghadapi berbagai kendala yang signifikan, terutama di wilayah kepulauan seperti Kecamatan Galang, Bulang, dan Belakang Padang. Meskipun cakupan penerbitan KK terus meningkat secara kuantitatif dari tahun ke tahun, masih terdapat kesenjangan akses layanan yang dipengaruhi oleh faktor geografis, keterbatasan sarana transportasi, serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam melakukan pembaruan data kependudukan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat aksesibilitas pelayanan pembuatan Kartu Keluarga di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesibilitas pelayanan pembuatan KK di wilayah kepulauan Kota Batam masih tergolong rendah. Dibuktikan dengan 3 dimensi yang digunakan masih menunjukkan hasil yang kurang baik dari semua dimensi. Faktor penghambat utama adalah jauhnya jarak tempuh menuju Disdukcapil, tingginya biaya transportasi laut dan darat, serta waktu tempuh yang lama. Selain itu, ditemukan pula hambatan non-fisik seperti rendahnya kesadaran masyarakat, kuatnya budaya “tiba masa tiba akal”, cuaca buruk yang mempengaruhi jaringan dan listrik, serta praktik percaloan dalam pengurusan KK. Kesimpulan: Aksesibilitas pelayanan pembuatan KK di wilayah kepulauan Kota Batam masih tergolong rendah. Untuk itu perlu meningkatkan aksesibilitas pelayanan KK secara merata di wilayah kepulauan, diperlukan pendekatan yang lebih adaptif seperti penyediaan transportasi dinas, penjadwalan layanan keliling yang lebih intensif, dan edukasi publik yang konsisten agar kesadaran masyarakat meningkat. Kata Kunci: Aksesibilitas, Kartu Keluarga, Kepulauan, Administrasi Kependudukan
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/24359

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07045/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192649
005 20260128101024
035 # # $a 0010-0126001094
082 # # $a 352.160 959 814 36
084 # # $a 352.160 959 814 36 REF a
100 0 # $a Refaldo Ramadhan
245 1 # $a AKSESIBILITAS PELAYANAN KARTU KELUARGA DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DI KOTA BATAM PROVINSI KEPULAUAN RIAU /$c Refaldo Ramadhan
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),$c 2025
300 # # $a 16
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pelayanan administrasi kependudukan di Kota Batam, khususnya dalam hal penerbitan Kartu Keluarga (KK), masih menghadapi berbagai kendala yang signifikan, terutama di wilayah kepulauan seperti Kecamatan Galang, Bulang, dan Belakang Padang. Meskipun cakupan penerbitan KK terus meningkat secara kuantitatif dari tahun ke tahun, masih terdapat kesenjangan akses layanan yang dipengaruhi oleh faktor geografis, keterbatasan sarana transportasi, serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam melakukan pembaruan data kependudukan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat aksesibilitas pelayanan pembuatan Kartu Keluarga di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesibilitas pelayanan pembuatan KK di wilayah kepulauan Kota Batam masih tergolong rendah. Dibuktikan dengan 3 dimensi yang digunakan masih menunjukkan hasil yang kurang baik dari semua dimensi. Faktor penghambat utama adalah jauhnya jarak tempuh menuju Disdukcapil, tingginya biaya transportasi laut dan darat, serta waktu tempuh yang lama. Selain itu, ditemukan pula hambatan non-fisik seperti rendahnya kesadaran masyarakat, kuatnya budaya “tiba masa tiba akal”, cuaca buruk yang mempengaruhi jaringan dan listrik, serta praktik percaloan dalam pengurusan KK. Kesimpulan: Aksesibilitas pelayanan pembuatan KK di wilayah kepulauan Kota Batam masih tergolong rendah. Untuk itu perlu meningkatkan aksesibilitas pelayanan KK secara merata di wilayah kepulauan, diperlukan pendekatan yang lebih adaptif seperti penyediaan transportasi dinas, penjadwalan layanan keliling yang lebih intensif, dan edukasi publik yang konsisten agar kesadaran masyarakat meningkat. Kata Kunci: Aksesibilitas, Kartu Keluarga, Kepulauan, Administrasi Kependudukan
650 # 4 $a Administrasi Perkotaan
700 0 # $a Pusung, Piet Hein
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/24359
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
MANAGING URBAN AMERICA / ROBERT E. ENGLAND Efektivitas Penerbitan Kartu Identitas Anak Melalui Website Pesona Dukcapil Bangka di Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung / Nandika Dwi Affrian KEPATUHAN DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL TERHADAP KEBIJAKAN IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL DI KOTA KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA / Muhamad Anas Kirsam Nur STRATEGI UPTD BALAI LATIHAN KERJA DINAS TENAGA KERJA DALAM MENGURANGI ANGKA PENGANGGURAN DI KOTA KUPANG PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR / David Carol Fernandes EFEKTIVITAS PROGRAM KAMPUNG KELUARGA BERKUALITAS (KB) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS KELUARGA DI NAGARI KOTO RAWANG KECAMATAN IV JURAI KABUPATEN PESISIR SELATAN PROVINSI SUMATERA BARAT : - / HAQQIL MIFTAHUR RIZQI Show More